Uncategorized
4

#GuraruTalk: Menumbuhkan Minat Siswa terhadap Bahasa Indonesia (+3)

Pengelola Guraru October 18, 2013

Picture01

Foto: kompasiana.com

Seberapa tinggi minat siswa Guraru untuk belajar Bahasa Indonesia? Bagaimana cara menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Bahasa Indonesia dan membiasakan mereka untuk berbahasa Indonesia secara baik dan benar? Topik tersebut diangkat dalam #GuraruTalk Senin (14/10) kemarin, masih dalam rangka memperingati Bulan Bahasa Indonesia. Silakan simak hasil diskusinya! 🙂

 Seberapa tinggi minat siswa Guraru terhadap Bahasa Indonesia?

  • @nyitlicious: Setidaknya lebih tinggi daripada bahasa daerah.
  • @gurukaya: Waah, murid bimbingan belajar saya tidak begitu suka pelajaran Bahasa Indonesia. Apalagi jika menyangkut cerita panjang. Intinya malas membaca.
  • @kikiw_huLk: Bagaimanapun, bahasa Indonesia itu penting. Namun, pada kenyataannya, siswa lebih memilih bahasa daerah untuk berkomunikasi.
  • @osusanto: Siswa saya kelas 3 SD gemar sekali membaca buku cerita karya Enid Blyton, seperti Si Badung, St. Claire, dalam Bahasa Indonesia.
  • @ramdhan_hamdani: Untuk di dalam kelas, minat siswa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sangat tinggi. Namun sayang, ketika.
  • @ramdhan_hamdani: ..berada di luar kelas, bahasa Indonesia mereka tercemar oleh bahasa gaul atau Bahasa Indonesia yang kurang baik.
    • @Pak_Sukani: Oleh karena itu, perlu penilaian khusus tentang penggunaan Bahasa Indonesia di lingkungan sekolah dari guru kepada siswa.
  • @wibiyana: Mereka sebenarnya suka Bahasa Indonesia, tapi sering kesulitan cari ide pokok dari suatu bacaan 🙁
    • @AprilenyApril: IMHO, karangan dalam Bahasa Indonesia sering tidak ikuti kaidah paragraf deduktif atau induktif.
    • @Pak_Sukani: Ajarkan anak bagaimana cara mencari ide pokok dari suatu bacaan. Deduktif, Induktif dan gestuktif.

 

Bagaimana cara Guraru menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa Indonesia dan membiasakan mereka berbahasa Indonesia secara baik dan benar?

  • @zahrotunnisarez: Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah sama penting. Keduanya jangan sampai punah, karena itu ciri khas bangsa kita. Mari lestarikan dengan pelajari.
  • @Pak_Sukani: Guru memberikan contoh penggunaan bahasa Indonesia yg baik dan benar,baik di dalam maupun di luar kelas. Guru terus memotivasi siswa.
  • @pramuddya: Pelajari lebih dalam tentang ilmu berbahasa sesuai dengan EYD.
  • @ibuguru_kami: Ketika di luar siswa berbicara dengan bahasa yang baku, guru dan lingkungan harus mengapresiasi.
  • @ibuguru_kami: Guru menjadi model bagi penggunaan Bahasa Indonesia, baik lisan maupun tulisan.
  • @ramdhan_hamdani: Adapun untuk menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan anak pada bahasa Indonesia salah satunya adalah dengan cara..
  • @ramdhan_hamdani: ..menceritakan kembali sejarah perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah dimana saat itu bhs Indonesia mampu menjadi..
  • @ramdhan_hamdani: ..pemersatu berbagai suku dan golongan untuk bergabung melawan penindasan yang dilakukan oleh penjajah.
  • @ramdhan_hamdani: Selain guru, ada faktor lain yang mempengaruhi kebiasaan anak dalam menggunakan bahasa Indonesia, yaitu orang tua dan media.
  • @ramdhan_hamdani: Celakanya, media dengan tayangan-tayangannya yang tidak mendidik justru jauh lebih berpengaruh daripada nasihat dan teladan orang tua.
  • @zahrotunnisarez: Mengajar Bahasa Indonesia jangan melulu EYD, tapi bagaimana siswa bisa menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik di lingkungan hidupnya. Gunakan cara belajar student centered.
  • @zahrotunnisarez: Sudah jelas belajar “Bahasa” belajar penggunaan bahasa, jangan jadi lebih menekankan sistematis (seperti bagian-bagian laporan atau surat).
    • @ramdhan_hamdani: Dengan student centered, siswa menjadi          pelaku utama   dalam proses pembelajaran.
    • @ramdhan_hamdani: Adapun guru bertindak sebagai             motivator, fasilitator,    dan pengarah selama proses pembelajaran.
    • @botaksakti: Hindarkan pembelajaran ‘mekanis’ dari Bahasa Indonesia.
    • @botaksakti: Tunjukkan bahwa Bahasa Indonesia bukan sekadar imbuhan dan bentuk kata.
    • @botaksakti: Lebih dari itu, gunakan situasi-situasi nyata untuk pembelajaran.
    • @botaksakti: Beri ruang imajinasi seluas-luasnya bagi siswa untuk bermain bahasa.
    • @fira157: Kadang siswa kurang baik dalam menggunakan bahasa Indonesia karena ada bahasa lain.
    • @fira157: Misalnya, adanya bahasa asing, sehingga anggapan mereka bahasa asing itu lebih keren.
    • @fira157: Atau bisa jadi adanya bahasa yang katanya ‘gaul’ yang membuat bahasa Indonesia mereka rancu.
    • @fira157: Maka dari itu, perlu adanya berbagai variasi strategi dan media belajar dari guru bahasa Indonesia 🙂

  

Apa saja contoh metode pembelajaran Bahasa Indonesia yang menarik untuk diterapkan di kelas?

  • @Pak_Sukani: Roleplaying atau berganti peran.
  • @ramdhan_hamdani: Selain melalui permainan, pembelajaran bahasa Indonesia juga bisa dilakukan melalui pemutaran film-film yang sesuai.
  • @zahrotunnisarez: Seperti untuk KD, membaca buku telepon bisa pakai games, anak-anak berlomba secara kelompok adu cepat dan tepat menemukan nomor telepon dan alamat orang lain.
  • @IbnuFJ: Kami di ekskul KIR SMAN 13 sedang mencoba penerapan bahasa Indonesia yg baik dan benar di tiap percakapan.
  • @nunk_delight: Minat Bahasa Indonesia lebih rendah daripada Matematika. Terutama huruf kapital atau besar. Cara menyiasatinya dengan Main Tepuk Huruf Besar.
  • @nunk_delight:

              Tepuk Huruf Besar

Nama diri prok prok

Nama bulan prok prok

Nama hari prok prok

Nama tempat prok prok

Awal kalimat

Sebagai bahasa persatuan, penting bagi guru untuk menjunjung tinggi bahasa Indonesia dan menumbuhkan rasa cinta terhadap bahasa Indonesia dalam diri siswa. Tentunya, tanpa mengesampingkan pelestarian bahasa daerah masing-masing. Caranya, seperti disebutkan dalam diskusi kemarin, antara lain dengan mengapresiasi penggunaan bahasa yang baik oleh siswa dan memperkenalkan keindahan Bahasa Indonesia di luar sisi mekanisnya.

Guraru punya cara lain? Atau punya pengalaman tentang siswa dan bahasa Indonesia? Silakan berbagi dalam kolom komentar di bawah ini! Atau punya tips dan ide dalam mengajarkan Bahasa Indonesia yang menyenangkan, silakan berbagi cerita dalam artikel di blog Guraru. Bagi yang melewatkan #GuraruTalk pekan ini, ingat, #GuraruTalk digelar tiap hari Senin pukul 18.00 WIB. Simak @guraruid dan siapkan waktu Anda untuk sesi diskusi berikutnya! 🙂

 

12,620 total views, 2 views today

Comments (4)

  1. Terimakasih pengelola Guraru atas sharingnya. Gurarutalk memang memberikan nuansa yang baru dimana guru-guru dapat berkolaborasi dengan sharing bersama seputar pendidikan melalui GuraruTalk tersebut. Saat bermanfaat untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

    Banyak cara yang dapat dilakukan dalam rangka meningkatkan minat siswa terhadap bahasa Indonesia antara lain :
    a) Menjelaskan tujuan belajar bahasa Indonesia kepada siswa.
    Pada permulaan belajar mengajar seharusnya terlebih dahulu seorang guru menjelaskan mengenai Tujuan Instruksional Khusus yang akan dicapainya kepada siswa. Semakin jelas tujuan maka makin besar pula motivasi dan minat dalam belajar.
    b) Hadiah.
    Hadiah akan memacu semangat siswa untuk bisa belajar lebih giat lagi. Guraru dapat memberikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Di samping itu, siswa yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa yang berprestasi.
    c) Saingan/kompetisi.
    Guru berusaha mengadakan persaingan di antara siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil prestasi yang telah dicapai sebelumnya.
    d) Pujian.
    Siswa yang berprestasi sudah sewajarnya untuk diberikan penghargaan atau pujian. Pujian yang diberikan bersifat membangun. Dengan pujian siswa akan lebih termotivasi untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi.
    e) Membangkitkan minat kepada peserta didik untuk belajar.
    Strateginya adalah dengan memberikan perhatian maksimal ke peserta didik. Selain itu, guru juga dapat membuat siswa tertarik dengan materi yang disampaikan dengan cara menggunakan metode yang menarik dan mudah dimengerti siswa.
    f) Membentuk kebiasaan belajar yang baik.
    Kebiasaan belajar yang baik dapat dibentuk dengan cara adanya jadwal belajar.
    g) Membantu kesulitan belajar siswa, baik secara individual maupun kelompok.
    Membantu kesulitan siswa dengan cara memperhatikan proses dan hasil belajarnya. Dalam proses belajar terdapat beberapa unsur antara lain penggunaan metode untuk menyampaikan materi kepada para siswa. Metode yang menarik yaitu dengan gambar dan tulisan warna-warni akan menarik siswa untuk mencatat dan mempelajari materi yang telah disampaikan..
    i) Menggunakan metode yang bervariasi.
    Metode yang bervariasi akan sangat membantu dalam proses belajar dan mengajar. Dengan adanya metode yang baru akan mempermudah guru untuk menyampaikan materi pada siswa.
    j) Menggunakan media yang baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

    Semoga bermanfaat,

  2. Terima kasih banyak pengelola Guraru dan pak Sukani, masukannya bagus sekali. Saya sedang meminta anak-anak untuk membuat perpustakaan sederhana, walaupun kecil, di rumah, di kampung, atau di mana saja yang memungkinkan. Buku-buku yang dikumpulkan adalah buku dari mereka sendiri. Salam perjuangan.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar