8

Video Pembelajaran: Pendidikan Anak Melalui Lagu (+7)

Bu Etna @gurutematik March 26, 2014

Selamat Sore Guraru. Di era cyber ini memang pembelajaran harus terus ditingkatkan walau secara bertahap. Bagaimanapun kita tak bisa memaksakan suatu kehendak kepada orang lain. Sebaiknya kita, para pribadi yang menyadari situasi dan kondisi dewasa ini, langsung bertidak berdasarkan hati nurani dan tentunya disesuaikan dengan perkembangan jaman. Insya Allah kita bisa. Di website Guraru ini telah banyak contoh dan semoga akan terus saling berbagi dan merespon apapun yang penting sehubungan dengan layanan bangsa. Amin.

Pembelajaran yang berlangsung di rumah maupun di sekolah, harus dapat kita optimalkan agar lancarnya proses pembelajaran Insya Allah dapat mewujudkan hasil yang memuaskan. Tentulah berdoa sesuai dengan agama masing-masing itu prima, kemudian secara bertahap diikuti dengan perjuangan yang bersih dan sehat, tanpa tekanan, marah, kecewa, membentak, atau lainnya.

Pendidikan yang dapat terjadi di manapun, kapanpun, oleh dan dari siapapun, haruslah dilakukan dengan kasih sayang yang ikhlas, tentunya dengan senang hati. Guru berada di mana-mana, di sekolah jelas ada guru. Di rumah, siapa saja bisa menjadi guru; tentunya orang tua, saudara kandung atau orang lain yang serumah juga bisa.

Cara mendidik anak-anak TK/SD jelaslah berbeda dengan remaja. Anak masih banyak memerlukan permainan, contoh, humor, pengandaian, dll. Musik amat penting untuk segala umur. Seyogyanya di rumah sering diperdengarkan musik-musik yang mampu menggetarkan syaraf otak untuk rileksasi. Rileks adalah faktor utama untuk mencapai kualitas optimal otak. Musik yang baik sebenarnya yang instrumental, suara gitar atau piano. Untuk kondisi tertentu, nyanyian anak yang mengarah langsung pada pendidikan bermakna juga bagus sekali. Walaupun musik ini ada kata-katanya, namun dapat memotivasi anak. Berikut saya sematkan video lagu Cita-cita Anak. Insya Allah bermanfaat untuk keluarga dan anak didik Guraru.

 

About Author

Bu Etna @gurutematik

Saya guru kimia di SMAN 16 Surabaya sejak tahun 1973 hingga Desember 2011. Saya sudah purna tugas sebagai PNS, namun Insya Allah saya tetap mengajar untuk melayani bangsa hingga akhir hayat. Pembelajaran yang saya lakukan dapat melalui blog, sms, email, atau yang lain. Saya selalu berupaya untuk mengajar kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Sebagian dari pengalaman ini sudah saya tulis di blog saya. Insya Allah saya dapat menulis secara rutin, termasuk permintaan pengguna blog.

View all posts by Bu Etna @gurutematik →

Comments (8)

  1. Banyak lagu yang mendidik dan disukai oleh anak-anak. Lagu-lagu itu banyak pula yang dikemas menjadi video. Sekarang banyak anak yang lebih menyukai video, namun ketika tak terkontrol, mereka kemungkinan menyetel video yang salah namun lebih menarik. Apalagi jaman internet dan di rumah banyak perangkat yg tersedia. Kita harus waspada dan sebaiknya kita bimbing mereka tanpa mengabaikan keinginan atau selera. Insya Allah pendidikan ini dapat tersituasikan dengan baik. Salam sukses mendidik.

  2. Pak Sarono, bagaimana kabarnya? kangen sekali deh. Ayo posting artikel di sini pak dan saling respon, senang sekali lho. Jangan putuskan persahabatan kita, saya tak lupa lho pada bapak. Apa mungkin karena nama suamiku Soerono? hehehe tidak hanya itu lah, Thx responnya, salam perjuangan.

  3. Eh maaf pak Sarono sampai saya belum menjawab responnya. Iya benar pak, guru harus tanggap terhadap perilaku setiap individu anak. Bahkan dari perilaku itu, kegembiraan anak, kediamannya, kesedihan, ketakutan, dll harus sedini mungkin dapat dirasakan guru. Thx pak. Salam.

  4. Alhamdulillah, thx pak Sukani. Iya, saya sangat kangen pada bu Resty. Oleh sebab itu saya ingin mengundang kembali beliau melalui lagu ini. Insya Allah beliau merasakan dan membuka kembali artikel kita. Salam perjuangan pak, Insya Allah artikel ini bermanfaat.

  5. Sama-sama pak Bregas. Salam kenal ya, ayo pak kita tingkatkan terus layanan pendidikan bangsa, mulai dari keluarga di rumah kemudian dilanjut ke anak didik. Bagaimanapun, kita upayakan keluarga sendiri menjadi contoh. Insya Allah anak didik selalu akan termotivasi bahkan tersugesti oleh kebiasaan dan keberhasilan keluarga kita. Hidup itu seni. Belajar juga penuh dengan seni. Seni membangkitakan rasa enjoy dan menguatkan minat belajar. Salam perjuangan dan sukses.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar