0

URGENSI WAWASAN NUSANTARA (0)

Rusmana January 31, 2021

URGENSI WAWASAN NUSANTARA
Ditulis pada Desember 2020
Rusmana, Januari 2021
Wawasan Nusantara atau wawasan nasional merupakan cara pandang bangsa terhadap diri dan lingkungan tempat ia hidup, yang mempengaruhi keberhasilan dan kelangsungan bangsa tersebut untuk menuju tujuannya.
Bagi bangsa Indonesia wawasan Nusantara telah menjadi cara pandang sekaligus konsepsi berbangsa dan bernegara, yang menjadi visioner Bangsa Indonesia.
Esensi dari wawasan nusantara adalah kesatuan atau keutuhan wilayah dan persatuan bangsa, mencakup di dalamnya pandangan akan satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Wawasan nusantara merupakan perwujudan dari sila III Pancasila yakni Persatuan Indonesia.
Konsepsi wawasan Nusantara bermula sejak tanggal 13 Desember 1957 yang tertuang dalam deklarasi Djuanda. Isi pokok deklarasi ini adalah lebar laut teritorial Indonesia 12 mil yang dihitung dari garis yang menghubungkan pulau terluar Indonesia. Dengan garis teritorial yang baru ini wilayah Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah. Laut di antara pulau bukan lagi sebagai pemisah, karena tidak lagi laut bebas, tetapi sebagai penghubung pulau.
Rumusan wawasan nusantara termuat pada naskah GBHN 1973 sampai 1998 dan dalam Pasal 25 A UUD NRI 1945. Menurut pasal 25 A UUD NRI 1945, Indonesia dijelaskan dari apek kewilayahannya, merupakan sebuah negara kepulauan (Archipelago State) yang berciri nusantara.
Seiring tuntutan dan perkembangan, konsepsi wawasan nusantara mencakup pandangan akan kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan, termasuk persatuan sebagai satu bangsa. Sebagaimana dalam rumusan GBHN 1998 dikatakan Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pada hakikatnya, tulang punggung berdirinya negara Indonesia adalah masyarakat Indonesia. Tulang punggung ini hanya mampu berdiri dengan baik jika dibalut dalam toleransi, kesatuan, dan saling membantu.Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat Indonesia untuk memiliki pengetahuan yang menyeluruh tentang bangsanya sendiri. Pengetahuan untuk memandang bangsanya dalam ranah kesatuan, persatuan, dan keberagaman, agar mewujudkan kesatuan Indonesia.
Wawasan nusantara pada dasarnya adalah pandangan geopolitik bangsa Indonesia, Geopolitik secara tradisional didefinisikan sebagai studi tentang “pengaruh faktor geografis pada tindakan politik”. Geopolitik dimaknai sebagai ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat tinggal suatu bangsa.
Wawasan nusantara yang pada awalnya sebagai konsepsi kewilayahan berkembang menjadi konsepsi kebangsaan. Artinya wawasan nusantara tidak hanya berpandangan keutuhan wilayah, tetapi juga persatuan bangsa.
Adapun, Asas-asas yang mendasari wawasan Nusantara antara lain meliputi:
1.Kepentingan yang Sama. Maksudnya adalah, kita harus memiliki satu visi dan satu orientasi dalam memahami wawasan nusantara ini.
2.Keadilan. Maksudnya adalah, distribusi kekayaan dan hasil yang proporsional.
3.Kejujuran. Maksudnya adalah, terdapat kesesuaian antara kata dengan tindakan.
4.Solidaritas. Maksudnya adalah bagaiamana seluruh elemen negara dapat saling berempati dan bersimpati dalam rangka menjaga kesatuan dan persatuan negara Indonesia.
5.Kerjasama. Maksudnya adalah berkerjasama secara strategis maupun taktis untuk mencapai tujuan bersama yaitu tujuan nasional. 
6.Kesetiaan. Maksudnya adalah loyalitas dari warga negara dan unsur-unsur negara terhadap kesepakatan-kesepakatan nasional yang dibuat semenjak bangsa Indonesia berdiri.
Jika asas-asas tersebut tidak dijalankan dengan baik, maka akan sangat sulit untuk mencapai tujuan akhir dari wawasan nusantara ini, yaitu perwujudan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
Secara umum, terdapat 4 fungsi utama dari wawasan nusantara bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu:
1.Sebagai konsepsi ketahanan nasional. Artinya, wawasan nusantara dijadikan dasar dalam pengembangan strategi ketahanan nasional yang meliputi ketahanan ekonomi, pangan, sosial kemasyarakatan, dan ketahanan kewilayahan.
2.Sebagai wawasan pembangunan. Artinya wawasan nusantara dijadikan pedoman dalam merencanakan pembangunan nasional yang tentu saja akan mencakup kesatuan politik, perekonomian, sosial, budaya, serta aspek hankam.
3.Sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara. Artinya, wawasan nusantara dijadikan dasar dalam merencanakan pertahanan dan keamanan nasional, geopolitik dan geostrategi regional, serta upaya hankam lainnya. Disini, Indonesia dianggap sebagai suatu kesatuan wilayah yang didalamnya ada unsur-unsur kekuatan yang dapat melindungi negara.
4.Sebagai wawasan kewilayahan. Artinya wawasan nusantara ini akan menjadi dasar untuk menetapkan batas-batas negara untuk mengurangi sengketa dalam wilayah-wilayah perbatasan Indonesia.
Tujuan dari wawasan nusantara Indonesia sudah sangat sejalan dengan dasar negara dan dasar konstitusi negara kita. Yaitu, untuk membina kedamaian nasional dan internasional, menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Semoga bermanfaat, terimakasih…

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar