0

Urgensi Peta Konsep (Concept Map) dalam Pembelajaran (0)

Yusmini April 5, 2021

Hai sahabat Guraru-ers. Semoga selalu sehat dan tetap semangat. Kali ini pembahasan artikel kita mengenai urgensi peta konsep (concept map).

Urgensi Peta Konsep

Dr. Bermawy Munthe, M.A., dalam bukunya Desain Pembelajaran mengemukakan urgensi peta konsep (concept map) yang ditinjau dari beberapa kepentingan pembelajaran. Urgensi pertama adalah concept map merupakan representasi secara visual dari ide-ide kunci yang berhubungan. Urgensi kedua adalah concept map mampu menunjukkan arti hubungan-hubungan tersebut ke dalam bentuk label.

Kegunaan Peta Konsep (Concept Map)

Lebih lanjut dijelaskan pula bahwa concept map (peta konsep) dapat digunakan untuk beberapa hal, diantaranya:

1. Concept map dapat digunakan untuk teknik mengajar

Beberapa kegunaan concept map sebagai teknik mengajar antara lain sebagai berikut: (a) memperkenalkan keseluruhan materi dan mata pelajarannya secara utuh dalam satu lembar kertas, dalam bentuk gambar, dan dalam satu waktu yang sama, (b) sebagai dasar untuk merencanakan pemilihan urutan materi perkuliahan/konsep-konsep yang akan disampaikan guru dalam proses pembelajaran, (c) sebagai satu panduan proses pembelajaran materi-materi perkuliahan/materi pelajaran, (d) menjaga konsistensi pengontrolan penyampaian materi dan menjaga batas-batas informasi luar yang akan masuk ke dalam materi bahan ajar, (e) daya ingat otak akan gambar jauh lebih kuat bertahan dalam otak dibandingkan daya ingat otak akan susunan kalimat, (f) sebagai alat pertimbangan dalam pemilihan strategi pembelajaran yang tepat.

2. Concept map dapat digunakan untuk strategi belajar bermakna

Beberapa kegunaan concept map sebagai strategi belajar siswa antara lain sebagai berikut: (a) sebagai sarana belajar dengan membandingkan concept map siswa dengan guru, (b) sebagai cara lain dalam mencatat pelajaran sewaktu belajar, (c) sebagai alat belajar dengan membandingkan peta konsep yang dibuat di awal dengan di akhir sebuah kelas, (d) membantu meningkatkan daya ingat siswa dalam belajar. Siswa dapat belajar semakin efektif dan efisien, karena ia belajar berpikir reduktif, dengan merangkum informasi yang banyak ke dalam konsep-konsep utama yang saling berhubungan ke dalam sebuah diagram atau gambar yang mencakup keseluruhan konsep-konsep yang dipelajari.

3. Concept map dalam pembelajaran

Di samping dua urgensi di atas, concept map juga dapat diguanakan dalam pembelajaran. Seorang guru mungkin saja menggunakan concept map sebagai teknik untuk beberapa kesempatan (sebelum siswa mengetahui langkah-langkah dari pembuatan concept map), antara lain sebagai berikut: (a) concept map dapat memetakan konsep-konsep utama yang akan diajarkan selama satu semester, (b) membantu guru menghubungkan rincian bahan ajar ke dalam bingkai konsep utama, (c) pembuatan peta konsep per topik bahasan mata pelajaran dapat membantu guru menunjukkan kepada siswa letak hubungan konsep-konsep per topik dengan bingkai konsep utama, (d) concept map akan membantu siswa memahami hubungan penting antara kegiatan di dalam kelas dengan kegiatan tutorial, laboratorium, atau seminar, (e) dapat digunakan untuk menunjukkan urgensi atau posisi hubungan konsep-konsep yang diajarkan sebelumnya dengan konsep-konsep yang akan diajarkan.

*Semoga bermanfaat

Sumber:

Dr. Bermawy Munthe, M.A. 2009. Desain Pembelajaran. Yogyakarta: PT. Pustaka Insan Madani.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar