7

Tumbuhkan Kembali Kegiatan KKG/MGMP (+2)

Umar Tholib September 28, 2013

Banyak upaya untuk meningkatkan kemampuan profesional guru. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah melalui system pembinaan profesional, pembentukan gugus sekolah dan pembinaan professional di masing-masing sekolah. Pada setiap gugus SD/MI dibentuk Kelompok Kegiatan Kepala Sekolah (KKKS) dan Kelompok Kerja Guru (KKG), sedangkan di SMP/MTsdisebut Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

Walaupun gugus sekolah sudah dibentuk dan kegiatan kelompok kerja guru melalui KKG dan MGMP telah berjalan,namun pelaksanaan kegiatan ini sering kurang memadai sebagai forum untuk meningkatkanmutu pembelajaran di sekolah. Dalam sesi ini peserta diajak memahamidan menggali cara mengelola dan mengaktifkan KKG dan MGMP pada setiap gugus sekolah, menyiapkan program yang terfokus pada peningkatan mutu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), dan membahas pelaksanaan KKG/MGMP.

kkg 1
Pada kegiatan ini juga peserta pelatihan akan mengkaji/membahas contoh pemodelan kegiatan KKG dan MGMP yang terfokus pada persiapan dan pelaksanaan mengajar berdasarkan topik atau pokok bahasan yang ada sesuai dengan kurikulum. Beberapa pola kegiatan telah dilaksanakan di tempat yang berbeda sesuai dengan kondisi setempat. Pertemuan tersebut diorganisasikan dan dipimpin oleh pemandu/fasilitator yang telah mengikuti pelatihan. Pertemuan sebaiknya lebih menekankan pada unsur praktik dan harus interaktif.

Berikut adalah beberapa contoh bentuk kegiatan pertemuan KKG dan MGMP, yaitu:
1. Masing-masing guru kelas bertemu pada hari yang berbeda. Pertemuan berlangsung di PKG atau ruangan lainnya. Sedangkan guru mata pelajaran bertemu secara periodik (biasanya sebulan sekali) dalam forum MGMP yang diselenggarakan di sekolah yang disepakati bersama.
2. Untuk kegiatan KKG, beberapa atau semua kelas bertemu pada hari yang sama. Setelah pertemuan singkat dengan semua kelompok, guru-guru dibagi menjadi kelompok kelas dan melaksanakan kegiatan di ruang yang berbeda. Untuk maksud tersebut dipergunakan beberapa ruang kelas setelah anakanak selesai belajar. Penggunaan ruang kelas menyajikan latar belakang yang realistik untuk kegiatan yang berjalan.

Seringkali guru-guru dari kelas I dan II digabung menjadi satu kelompok karena banyak guru yang merangkap kelas. Alternatif lain sangat dimungkinkan untuk disesuaikan dengan kondisi setempat.

kkg2
Kegiatan yang dilaksanakan dalam pertemuan KKG dan MGMP
Pada umumnya kegiatan KKG dan MGMP membahas masalah-masalah KBM, misalnya: persiapan mengajar, termasuk membuat langkah-langkah kegiatan, membuat dan mengujicobakan alat bantu belajar, serta mengajar sesama guru (Peer teaching).

Kegiatan KKG dan MGMP hendaknya bervariasi dan diupayakan melibatkan peserta secara aktif. Contoh-contoh kegiatan antara lain :
• Mengujicobakan kegiatan baru (contohnya, percobaan IPA atau permainan bahasa)
• Membuat dan mencobakan alat bantu mengajar
• Mengajar sesama guru (peer teaching) diikuti dengan diskusi
• Menyaksikan tayangan video tentang guru yang sedang mengajar dan member umpan balik konstruktif
• Mengunjungi sekolah-sekolah dengan tujuan tertentu dan membahas hasil kunjungan
• Mengevaluasi hasil pekerjaan siswa
• Mengkaji buku teks dan mendiskusikan cara penggunaannya
• Mencoba teknik baru
• Memecahkan masalah yang dihadapi terutama yang berkaitan dengan dampak pembelajaran

Dalam pertemuan tersebut juga harus ada kesempatan bagi para peserta untuk menyampaikan masalah-masalah yang relevan untuk didiskusikan dalam kelompok sehingga akan ditemukan pemecahannya. Dari sedikit paparan tentang kegiatan KKG dan MGMP tersebut di atas kita bisa melihat begitu besarnya kontribusi KKG maupun MGMP dalam menumbuhkan kualitas profesional seorang guru (martho dari berbagai sumber)

Comments (7)

  1. Sepakat sekali pak Martho, KKG/MGMP harus selalu diadakan, karena merupakan wadah yang amat bermakna bagi peningkatan profesionalisme guru. Senang sekali membaca artikel bapak. Saya jadi teringat kembali saat-saat setiap Minggu berkumpul dengan rekan-rekan guru, memecahkan masalah pembelajaran dan mencari alternatif solusinya, sesuai dengan sikon masing-masing sekolah yang cukup heterogen. Insya Allah kegiatan itu terus berlangsung ya pak, tak tergoyahkan lagi oleh apapun. Saya tunggu sharing bapak yang lain. Salam perjuangan.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar