12

7 Cara Efektif Belajar Online di WhatsApp (0)

Pengelola Guraru November 20, 2020

Semenjak pandemi COVID-19, hampir seluruh kegiatan produktif beralih ke rumah. Mulai dari bekerja, belanja, hingga belajar kini umum dilakukan dari rumah. Untuk itu, platform Zoom dan Google Meet hingga aplikasi chat WhatsApp menjadi pendukung belajar online. lalu, bagaimana dengan cara belajar online di WhatsApp yang tetap efektif?

WhatsApp Sebagai Pendukung Berjalannya Kelas Online

Kini aplikasi WhatsApp bukan lagi hanya digunakan rekan kerja atau sahabat untuk bertukar informasi. Namun juga digunakan oleh para guru dan murid untuk memperlancar proses belajar mengajar dari jarak jauh. 

Menggunakan aplikasi WhatsApp sangat solutif karena 39 juta masyarakat Indonesia tercatat sebagai pengguna aplikasi chatting ini. Maka dari itu, guru lebih mudah menginformasikan tugas dan melakukan tanya jawab dengan murid lewat grup WhatsApp. 

Guru dan murid tetap bisa belajar online secara efektif menggunakan aplikasi WhatsApp yang saat ini sudah pasti dimiliki oleh semua orang. Pasalnya WhatsApp memiliki banyak keunggulan jika digunakan sebagai pendukung belajar online, yaitu:

  • WhatsApp kini menjadi aplikasi paling populer. Setiap ponsel pintar hampir pasti terpasang WhatsApp sebagai aplikasi percakapan utama menggantikan SMS.
  • WhatsApp dapat diakses walau koneksi internet tidak stabil atau keadaan sinyal yang buruk.
  • Setiap orang dalam satu grup yang sama akan dapat menerima pesan berupa teks, gambar, suara, dan video dalam waktu yang bersamaan.
  • Untuk mengirim dan menerima pesan melalui aplikasi WhatsApp tidak memerlukan biaya tambahan. Anda hanya membutuhkan koneksi internet untuk mengaksesnya.
  • Aplikasi WhatsApp dapat diakses secara optimal hanya menggunakan ponsel. Mereka yang tidak memiliki laptop atau komputer pun akan tetap bisa menerima materi dengan kualitas format yang sama meski hanya diakses lewat ponsel.

Melihat kelebihan yang WhatsApp miliki di atas, tak salah jika aplikasi satu ini sangat tepat menjadi pilihan para pengajar untuk melaksanakan proses belajar dari rumah. Selain lebih praktis, WhatsApp juga mudah diakses oleh penggunanya, bahkan tak hanya dapat digunakan di ponsel, namun juga lewat laptop.

Baca Juga: Adaptasi Media Pembelajaran Di Era Distance Learning (Pembelajaran Jarak Jauh)

Tips dan Trik Cara Belajar Online di WhatsApp

Supaya belajar online di WhatsApp menjadi lebih efektif, para guru harus tahu trik menggunakannya. Nah, bagaimana cara efektif belajar online di WhatsApp? Simak tipsnya berikut ini.

1. Menggunakan Grup WhatsApp 

Cara efektif belajar online di WhatsApp adalah dengan membuat grup WhatsApp sebagai ‘ruang kelas’ versi online. Melalui grup WhatsApp, Anda dapat melihat dan mengontrol siapa saja yang ada di dalam kelas.

Selain mampu menampung jumlah peserta hingga 250 orang dalam satu grup, melalui grup WhatsApp Anda dapat berbagi materi dengan berbagai format, seperti: video, gambar, suara, hingga dokumen. Sehingga, seluruh peserta yang berada di dalam grup dapat dengan mudah mengakses materi yang diberikan, meskipun kualitas sinyal internet di lokasi mereka berada sedang dalam kondisi buruk.

2. Buat Aturan Tertulis 

Selanjutnya, agar belajar online di WhatsApp semakin efektif, guru wajib membuat aturan tertulis sebelum membahas materi. Aturan tersebut dapat dibagikan satu hari sebelum kelas berlangsung.

Salah satu contoh membuat aturan tertulis sebelum mulai belajar online di WhatsApp adalah sebagai berikut.

  • Waktu tepatnya belajar online di WhatsApp akan dilaksanakan.
  • Alat yang wajib disiapkan oleh peserta (bisa buku catatan, kalkulator, buku penunjang lainnya atau headset agar lebih fokus mendengarkan materi).
  • Format presensi sebelum memulai kelas agar memudahkan Anda mendata siapa saja yang sudah maupun belum hadir dalam kelas Anda.
  • Batas waktu toleransi absensi sebelum pembelajaran virtual dimulai.
  • Informasikan format materi yang akan diberi nantinya, sehingga peserta dapat mempersiapkan diri untuk menyimak materi yang diberikan.
  • Informasikan pula durasi pemaparan materi, durasi diskusi, dan durasi kuis yang akan diberikan saat pembelajaran virtual.

Aturan tertulis tersebut dapat Anda kirimkan satu hari sebelum kelas online dimulai. Hal ini bertujuan agar peserta didik dapat mempersiapkan diri terlebih dulu sebelum menerima materi yang akan dibahas keesokan hari. Guru juga dapat mengingatkan para murid dengan cara mengirimkan kembali aturan tersebut kurang lebih 30-15 menit sebelum waktu belajar dimulai.

3. Mulai Kelas Tepat Waktu dan Awali dengan Obrolan Ringan

Cara efektif belajar online di WhatsApp adalah memulai kelas tepat pada waktunya. Jika Anda menjadwalkan pukul 9 pagi sebagai jadwal pembelajaran virtual, maka mulailah tepat pada pukul 9. Hindari melonggarkan waktu pertemuan agar murid juga terlatih untuk disiplin tepat waktu mengikuti proses belajar online.

Agar suasana belajar tidak terkesan kaku, guru dapat memulai kelas online dengan obrolan ringan dan mulai menyapa murid yang sudah hadir. Guraru dapat menanyakan kabar, kegiatan apa yang sedang ditekuni peserta, atau bertanya soal materi yang terakhir dibaca oleh peserta untuk mencairkan suasana. 

Anda juga dapat memulai presensi dengan format unik agar seluruh peserta semangat. Misalnya dapat Anda lihat sebagai berikut.

Format presensi:

  • Nama:
  • No. Absen:
  • Pilih satu emoji yang menggambarkan mood hari ini:

Dari daftar presensi tersebut, Anda dapat memulai obrolan ringan dengan peserta sebelum masuk ke materi pembahasan. Agar pembicaraan tidak melebar dan peserta tetap disiplin mengikuti materi, batasi waktu intermezo dan absensi. Sepuluh hingga lima belas menit menjadi waktu yang cukup untuk absensi dan bertanya kabar sebelum masuk ke sesi belajar.

4. Manfaatkan Semua Format Media untuk Membahas Materi

Setelah absensi selesai, cara efektif belajar di WhatsApp selanjutnya adalah masuk ke sesi inti. Yakni membahas materi. Karena pembelajaran dilakukan lewat aplikasi percakapan, manfaatkan semua format media yang didukung oleh WhatsApp untuk membahas materi yang akan disampaikan.

Hindari pemaparan materi hanya dalam format dokumen atau PDF dengan banyak tulisan untuk menghindari kejenuhan peserta. Agar kelas virtual lebih interaktif, manfaatkan media dengan format gambar, suara dan video agar pemaparan materi lebih impresif. 

Jika Anda terbiasa menggunakan Google Slide atau Microsoft Power Point sebagai media pembelajaran, bisa membuat materi dengan menggunakan satu gambar pada setiap slide, usahakan kurangi tulisan. Jadi, cukup menuliskan intinya saja pada slide presentasi. Selanjutnya, Anda bisa menjelaskan materi tersebut lebih lanjut menggunakan rekaman suara. 

Jika ingin lebih detil, guru juga dapat memberi materi video sebagai penunjang. Cara ini dianjurkan agar murid lebih mudah dan cepat memahami materi yang dibahas. 

Baca Juga: Media Sosial untuk Proses Belajar Mengajar

5. Gunakan Fitur WhatsApp ‘Hanya Admin’ yang Dapat Kirim Pesan

Selama proses belajar via WhatsApp berlangsung, pasti ada saja murid yang mengirimkan pesan berupa teks, emoji atau stiker sebagai bentuk respons mereka terhadap materi yang disampaikan. Apabila hampir seluruh peserta di grup tersebut melakukan hal yang sama, otomatis materi pembahasan akan tenggelam dengan pesan yang dikirimkan. 

Tentu hal ini cukup mengganggu bukan?

Untuk menyiasati agar pembahasan materi tidak tenggelam oleh respons chat peserta grup, Anda dapat membatasi pengiriman pesan hanya untuk admin. Fitur ini dapat Anda aktifkan dengan cara sebagai berikut.

  • Klik titik tiga di pojok kanan atas ruang grup percakapan WhatsApp.
  • Kemudian klik Group Info.
  • Lalu klik Group Settings.
  • Selanjutnya klik Send Messages dan pilih Only Admins.
  • Setelah itu klik OK.

Jika fitur ini sudah diaktifkan, maka tak ada peserta yang bisa mengirimkan pesan selama pembahasan materi berlangsung. Hal ini akan memudahkan guru dalam menyampaikan materi yang akan dibahas. Guru juga dapat mematikan fitur ini jika sesi diskusi akan dimulai. 

6. Lakukan Diskusi Setelah Membahas Materi

Cara efektif belajar online di WhatsApp yang bisa guru terapkan selanjutnya adalah melakukan diskusi setelah membahas materi. Hal ini dapat Anda lakukan untuk mengukur sejauh mana pemahaman yang ditangkap peserta selama pembahasan materi berlangsung.

Guru dapat mengumpulkan terlebih dulu pertanyaan dari murid kemudian menjawabnya satu per satu agar lebih rinci dan jelas. Supaya tidak mengulur waktu, guru bisa memberikan waktu sekitar sepuluh hingga lima belas menit untuk mengumpulkan pertanyaan.

Setelahnya, Anda dapat mematikan fitur chat sementara sambil Anda menjawab pertanyaan tersebut. Semoga adanya cara ini bisa membuat belajar online lebih menyenangkan.

7. Fitur WhatsApp Video Call untuk Diskusi

WhatsApp video call bisa menjadi cara alternatif untuk proses belajar dan mengajar yang efektif. Pasalnya, video call ini bisa berinteraksi hingga 50 orang. Maka dari itu, Guraru bisa invite para murid untuk menerima panggilan WhatsApp video call melalui WhatsApp group.

Fitur ini bisa membantu Anda dalam merencanakan kegiatan diskusi kecil ketika harus membahas materi pelajaran dan membutuhkan waktu yang tidak terlalu lama. Bisa juga sebagai cara untuk mengatasi kesulitan pelajaran kepada beberapa murid yang membutuhkan bantuan Anda. 

Itulah tujuh cara efektif belajar online di WhatsApp yang dapat Guraru terapkan untuk belajar online. Bagikan informasi tips ini kepada guru lainnya dan selalu aktif berbagi atau mendapatkan informasi materi pembelajaran dan pendidikan bersama guru, praktisi serta konsultan pendidikan lainnya di website Guraru. Ayo, gabung Komunitas Guraru untuk saling berbagi!

Belum daftar di Guraru ? Tunggu apa lagi?

Yuk, daftarkan diri sekarang!
Daftar Guraru

Comments (12)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar