1

TOTALITAS TAK TERKURANGI KARENA PANDEMI (0)

Asmahudroh October 16, 2020

Kondisi pandemic saat ini tidak membuat surut untuk tetap belajar dengan baik.  Totalitas mengajar kepada siswa harus tetap dipelihara.  Tujuan pembelajaran yang mencerdaskan dan melatih kreativitas perlu terus dijaga.  Jangan sampai Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diselenggarakan saat ini membelenggu kreativitas dan menghambat proses penambahan wawasan siswa. Apalagi teknologi sangat mendukung untuk itu, mulai dari google site untuk menampilkan materi, google form pengganti lembar kerja siswa, google class room untuk pembelajaran harian dan penugasan, dan optimalisasi google drive untuk setor tugas masing-masing siswa.

Berbagai pertemuan virtual bisa dijalankan, baik melalui Zoom meeting, Google Meet, Padlet atau hanya sekedar Whatsup grup (WAG).  Namun paling penting adalah guru bisa mempersiapkan kelengkapan materi, penampilan video dan powerpoint, serta pembahasan yang ditampilkan detil.  Itu akan sangat membantu sekali siswa memahami tujuan pembelajaran dan materi yang harus difahami.  Bukan saja memastikan semua siswa menyelesaikan tugasnya sesuai harapan, namun paling penting adalah memudahkan dan sangat jelas langkah-langkahnya. Guru mempersiapkan Lembar Kerja (LK) dengan baik di Google Class Room berikut tahapan pembelajaran yang harus dilalui siswa. 

LK-LK sangat membantu proses berpikir dan jadi memudahkan sekali apa yang harus difahami siswa, apa yang harus dijelaskan siswa dana apa yang harus dianalisa siswa. Guru mengajar lebih sistematis.  Begitupun siswanya terbiasa berpikir sistematis dan lengkap.  Metoda keren yang kita gunakan jadinya tergambar jelas dalam tahapan-tahapan pembelajaran yang dicantumkankan. Ditambah lagi, dengan mengajarkan anak tentang mencari sumber bisa dari mana saja.  Siswa diperkenalkan Desktop Research. Materi dan bahan pembahasan melalui layar computer.  Siswa bisa memulung dari mana saja sebagai sumber belajar. Tentu dengan memenuhi syarat agar terhindar plagiasi.  Hal ini selain memudahkan juga menunjukkan sekali kita tidak gengsi untuk berkolaborasi.  Bisa melejit bersama dengan yang orang lain punya dan yang kita punya.

Pembelajaran Sosiologi pada dasarnya untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa dalam memecahkan masalah-masalah sosial, dan menumbuhkan kepekaaan, kepedulian dan tanggungjawab memecahkan masalah-masalah sosial. Jika mencermati ini maka penilaian yang digunakan semaksimal mungkin mengarah pada penilaian otentik dan penilaian yang basisnya pada aktivitas seperti aktivitas proyek atau menghasilkan produk dan sebagainya. Dengan demikian konsep-konsep sosiologi yang dipelajari siswa didorong untuk dipahami dan diinternalisasi siswa melalui aktivitas nyata dan bukan dihafal untuk kepentingan menjawab soal ujian semata. Dalam PJJ, semua hal tersebut masih bisa dilakukan.

Selain itu, aktivitas pembelajaran yang telah dirancang dan menjadi acuan guru untuk menyusun langkah-langkah pembelajaran terutama pada bagian inti pembelajaran tetap bisa diaplikasikan. Bahkan kategorinya lebih kaya. Sintaks atau langkah pembelajaran sesuai dengan model/metode pembelajaran yang sudah diadaptasi untuk PJJ, misal diskusi kelompok tergantikan di grup WAG, padlet atau pemanfaatan Infografis dan newletter untuk pelaporan hasil diskusi.  Bukan saja tampilan laporan menjadi lebih bagus, namun tingkat melek teknologi para siswapun otomatis meningkat.  Kreativitas siswa semakin bertambah.

Guru itu harus bisa berinovasi tiada henti agar siswanya pun demikian. Bukan hanya sebagai contoh untuk terus berkarya namun adalah sebuah kebanggan bisa menelurkan karya sendiri yang outentik dan hasil meramu sendiri.  Dari semua hal yang dilakukan, inspirasi menjadi konsepsi, tetap membiasakan mengajukan pertanyaan kritis, eksplorasi artikel dan gambar/foto, eksplorasi film, penelitian sederhana dan menyusun catatan harian dan lain sebagainya. Bahkan pembelajaran konstruktivisme lebih mudah dioperasionalkan. PJJ sebagai cara terkini di saat pandemic untuk tetap bisa belajar. PJJ yang lebih memberikan kesempatan kepada siswa untuk membangun pembelajaran secara mandiri dan menjadikan siswa lebih dekat memahami kenyataan sosial meski melalui dunia maya sebagai bagian dari kehidupannya sekaligus sebagai materi pembelajaran sosiologi.

#WritingCompetition

#NewNormalTeachingExperience 

#ABF_16102020

#asmahudroh

Comments (1)

  1. Selamat Sore 🙂
    terima kasih banyak atas partisipasi pada Guraru Writing Competition 2020.

    Semoga #sharing pengalaman dan ilmu diatas dapat bermanfaat bagi rekan guru lainnya dan semoga beruntung untuk memenangkan salah satu hadiah dari Guraru!

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar