2

Tokyo Magnitude 8.0 : “Dua Anak yang Terjebak dalam Gempa Dahsyat” (0)

AfanZulkarnain February 23, 2021

Apakah Bapak Ibu pecinta anime? Film animasi khas Jepang memang telah mendunia. Mungkin banyak diantara kita yang sewaktu kecil menghabiskan waktu menonton film-film tersebut di televisi. Kali ini saya rekomendasikan anime yang patut ditonton oleh keluarga. Anime ini aman,kok. Tidak ada adegan yang aneh-aneh hehehe…

Judul : Tokyo Magnitude 8.0

Jumlah episode: 11 episode @ 23 menit.
Sutradara: Masaki Tachibana
Ide cerita: Natsuko Takahashi
Tahun rilis : 2009
Studio: Bones, Kinema Citrus

Apa yang ada di benak anda ketika tiba-tiba terjadi gempa bumi dahsyat dan membuat anda harus terpisah dengan keluarga? Apa yang anda lakukan? Menyelamatkan diri sendiri? Atau mencari keberadaan keluarga anda? Apa yang anda lakukan untuk bertahan hidup?

Anime ini menggambarkan hal tersebut. Dirilis 12 tahun yang lalu, anime ini tergolong underatted alias tidak populer. Jarang orang awam, bahkan pecinta anime mengetahui keberadaan anime ini. Namun , banyak pesan-pesan positif yang dapat kita petik setelah menonton keseluruhan anime berdurasi 23 menit di masing-masing episodenya ini.

Kisah berpusat pada kakak beradik Mirai dan Yuuki. Mirai adalah gadis SMP sementara Yuuki masih duduk di bangku sekolah dasar. Keduanya pergi ke Jembatan Odaiba untuk melihat-lihat pameran robotik. Setelah mengunjungi pameran robot tersebut, kakak beradik ini keluar dari gedung pameran. Akan tetapi, ketika mau keluar, Yuuki ingin buang air kecil dan haus, lalu Mirai menyuruhnya pergi ke toliet sendiri juga membeli minuman, sementara ia menunggu di luar.

Ketika menunggu Yuuki, tiba-tiba gempa besar terjadi. Gedung-gedung hancur begitu juga dengan gedung tempat mereka melihat pameran tadi. Mirai langsung panik mencari adiknya yang masih ada di dalam gedung. Dia masuk ke gedung seorang diri, lalu bertemu dengan seorang wanita bernama Mari. Sebelumnya mereka pernah bertemu Mari saat Mirai dan Yuuki pergi ke toko souvenir disana untuk membeli kado ulang tahun ibu mereka. Kemudian Mari membantu Mirai mencari adiknya.


Saat melihat ke toilet tempat Yuuki pergi, tidak ada siapa-siapa disana karena kebanyakan sudah terevakuasi. Mereka pun menanyakan kepada para petugas evakuasi dan orang-orang yang sedang dievakuasi, lalu mereka mendapat informasi bahwa banyak anak-anak yang ada di toko mainan yang letaknya di lantai bawah. Namun, Yuuki juga tidak ada disana. Mirai hampir putus asa, namun kemudian ia teringat bahwa Yuuki ingin minuman, lalu ia pun masuk ke toko minuman yang ia lalui. Ternyata benar, Yuuki ada disana dan selamat. Adegan pencarian Yuuki sangat menyentuh perasaan. Bagaimana perjuangan seorang kakak menyelamatkan adiknya yang dalam bahaya sungguh sangat heroik.

Cerita kemudian berlanjut dengan perjuangan mereka untuk pulang ke rumah yang berada di daerah Setagaya. Mari yang ternyata tinggal tidak jauh dari Setagaya, yaitu Sangenjaya, akhirnya menemani Mirai Yuuki untuk pulang ke rumah.
Selama perjalanan pulang, gempa susulan terus terjadi. Selain itu, banyak kejadian yang mereka alami selama perjalanan itu. Hingga suatu ketika saat sebuah gempa susulan terjadi yang membuat Tokyo Tower tumbang, Mirai hampir saja tertimpa sebuah puing dari Tokyo Tower yang tumbang tersebut, namun Yuuki menyelamatkannya walau akhirnya Yuuki yang terkena puing itu.
Awalnya keadaan Yuuki baik-baik saja setelah kepalanya terkena puing tersebut, akan tetapi suatu ketika tiba-tiba Yuuki jatuh tidak sadarkan diri sehingga dilarikan ke rumah sakit.

Mirai sangat sayang pada adiknya ini. Ia terus berimajinasi kalau adiknya masih menemaninya hngga ia berhasil sampai ke rumahnya di Sangenjaya. Dan karena anime ini disetting dengan sudut pandang Mirai, penonton pun dibuat agar masih percaya kalau Yuuki masih hidup. Inilah salah satu keistimewaan anime ini. Di episode 10 kita baru tahu kalau Yuuki sudah meninggal sejak episode 7.

Anime ini benar-benar berhasil mengaduk-aduk emosi penontonnya.

Ada hal menarik dari anime ini. Digambarkan kesigapan pemerintah Jepang dalam menangani bencana alam. Proses evakuasi korban , hingga proses pemulihan setelah bencana. Semua berlangsung sangat cepat. Menandakan bahwa mereka sangat siap menghadapi bencana kapan saja.

Ada banyak pesan tersirat dari anime ini. Pesannya amat mengena. Kita harus menyayangi saudara sendiri dengan tulus, karena kita tidak tahu kapan takdir akan memisahkan kita dengan keluarga yang sangat kita cintai. Anime ini juga mengajarkan untuk saling tolong menolong antar sesama, apalagi di saat bencana menimpa.

Bagaimana? tertarik menonton anime ini?

Mirai (kiri) , Mari (tengah), dan Yuuki (kanan). Mereka adalah ketiga tokoh sentral dalam anime ini


Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar