0

Tips Menulis Buku Antologi Dengan Mudah (0)

Pengelola Guraru August 24, 2022

Sejak berada di tingkat SD, siswa sudah diajarkan cara menulis sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Hal ini membuat siswa tidak lagi kesulitan dalam menulis karena sudah ditanamkan sejak dini. Namun, jika siswa diminta untuk menulis ide atau gagasan dalam bentuk buku, beberapa siswa merasa keberatan dan tidak mampu.

Menulis buku bukan hal yang mudah jika siswa tidak terbiasa dan tidak memiliki kemampuan untuk menulis. Keterampilan menulis dibutuhkan kesabaran dan waktu yang tidak sedikit. Semakin tekun siswa belajar menulis, maka akan semakin baik tulisannya.

Bagi siswa yang baru belajar menulis seringkali menemukan hambatan-hambatan yang bisa membuat semangat turun. Lalu, bagaimana tips agar siswa menulis buku dengan mudah? Simak informasinya berikut ini.

Baca juga: 4 Alasan Jelajah Ilmu Dapat Mengurangi Beban Kerja Guru yang Berlebih 

Pengertian Buku Antologi

Sebelum membahas mengenai tips menulis buku, ada baiknya memahami tentang pengertian buku secara garis besar. Bagi pemula, menulis buku merupakan sesuatu yang sangat sulit. Oleh karena itu, untuk mengawali menjadi penulis, siswa bisa memulai dengan menulis buku antologi.

Buku antologi adalah kumpulan karya sastra dari beberapa penulis. Karya sastra mempunyai banyak jenis dan yang paling mudah dibuat untuk pemula adalah puisi, cerita pendek (cerpen), atau cerita bersambung (cerbung). Dengan demikian, antologi akan terdiri dari beberapa penulis yang memiliki hasil karya dengan tema yang sama. 

Seringkali, buku antologi juga dijadikan sayembara untuk mengisi sebuah kegiatan. Hasilnya, 50 peserta dengan karya sastra terbaik akan dikumpulkan menjadi satu lalu dibukukan. Hal ini sangat bagus sebagai wadah siswa belajar menulis buku, selain mendapat pengalaman, siswa yang menang juga akan mendapatkan hadiah.

Manfaat Menulis Buku Antologi

Siswa sebagai calon penulis baru pasti bingung bagaimana cara membagikan karya sastra dan menerbitkan buku. Selain itu, karya sastra yang dimiliki penulis pemula biasanya tidak banyak sehingga jika diterbitkan belum memenuhi jumlah minimal yang diberikan oleh penerbit.

Buku antologi bisa menjadi solusi untuk bisa menerbitkan buku dengan karya sastra dari penulis lainnya yang mempunyai tema sama. Dengan antologi, jumlah halaman buku akan terpenuhi dan isi yang dibuat akan lebih variatif serta terdiri dari banyak sudut pandang. Menulis buku antologi mempunyai banyak manfaat terutama bagi penulis pemula, berikut di antaranya:

1. Biaya Murah

Biaya penerbitan buku akan ditanggung oleh beberapa penulis yang menerbitkan karyanya dalam buku tersebut. Setiap buku yang ingin diterbitkan, pasti memiliki estimasi biaya yang berbeda-beda. Oleh karena itu, buku antologi terbilang murah karena tiap penulis bisa membagi rata biaya penerbitan.

2. Motivasi untuk Menciptakan Karya Sastra Lain

Buku antologi akan menjadi pembuka untuk para penulis dalam menciptakan karya sastra lainnya. Bahkan melalui kesuksesan dalam menulis buku antologi, para penulis akan lebih bersemangat untuk menciptakan bukunya sendiri.

3. Membuka Relasi Penulis

Siswa yang menjadi penulis buku antologi akan mulai mengenal penulis-penulis lain. Hal ini akan membuka banyak relasi penulis baru untuk berdiskusi dan mencari inspirasi.

Baca juga: Cara Menulis Karya Tulis Ilmiah yang Baik

Tips Menulis Buku Antologi

Penulisan dalam buku antologi tidak serumit jika menulis satu buku penuh karena siswa hanya harus menuliskan setidaknya 1-3 karya sastra. Oleh karena itu, jika antologi ini diaplikasikan oleh banyak penulis pemula akan mendorong siswa untuk lebih gemar menulis sehingga memunculkan sikap aktif dan kreatif. Berikut tips menulis buku antologi yang bisa rekan guru ajarkan kepada siswa:

1. Memilih tema

Pertama, penulis harus memilih tema yang akan diangkat pada buku antologi. Hal ini dilakukan agar penulisan karya sastra bisa sejenis. Tema ini nantinya juga akan menentukan jumlah kontributor yang akan menulis karena setiap penulis mempunyai kemampuan dan keunikannya masing-masing.

2. Mencari Komunitas

Komunitas yang dimaksud merupakan orang-orang yang akan ikut serta dalam penulisan buku antologi. Pembuatan buku akan lebih cepat jika siswa sudah menemukan komunitas yang tepat dan sejalan dengan visi misi yang akan dituju. 

3. Mencari EditorĀ 

Tugas editor adalah melakukan pengecekan terkait karya sastra yang sudah masuk dari para penulis. Pengecekan bisa dimulai dari kesalahan tanda baca, kesalahan kata, kaidah kebahasaan, dan sesuai dengan PUEBI.

4. Mencari Penerbit

Tidak semua penerbit mau menerbitkan buku antologi. Setiap penerbit pastinya mempunyai kebijakan tersendiri terhadap buku yang akan diterbitkan. Siswa bisa mulai mencari penerbit dengan melihat latar belakang buku yang telah diterbitkan.

Menulis buku merupakan tantangan sendiri bagi para siswa. Hal ini juga harus dibantu oleh guru untuk melakukan pembimbingan agar minat dan bakat siswa dapat tersalurkan dengan baik. Demikian penjelasan mengenai penulisan buku antologi yang bisa rekan guru ajarkan kepada siswa.

Baca juga: Kenali Sertifikasi Guru: Definis, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Rekan guru bisa mendapatkan berbagai tips atau pelatihan lainnya melalui Jelajah Ilmu Academy – Road to Acer Smart School Awards 2022. Jelajah Ilmu Academy merupakan program pelatihan gratis dan bersertifikat untuk meningkatkan pengetahuan Bapak dan Ibu guru sehingga dapat mencapai proses pembelajaran yang berkualitas. Periode Jelajah Ilmu Academy berlangsung 17 Mei – 11 Agustus 2022.Jangan khawatir tertinggal karena rekan guru bisa menonton rekaman ulang webinar dan pelatihan melalui website https://www.acersmartschool.id/. Bersama Acer Indonesia, mari dukung usaha pemerintah dalam mengakselerasi Indonesia Emas 2045.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar