21

10 Tips Mengajar Kelas Online Lebih Interaktif dan Asyik (0)

Pengelola Guraru December 8, 2020

Menciptakan kelas online yang menyenangkan adalah salah satu hal penting untuk mengajar. Tujuan utamanya tentu agar siswa tidak bosan menjalani proses belajar online.  namun membuat kelas online lebih interaktif dan asyik tentu bukan hal mudah. Para pengajar harus ‘putar otak’ membuat suasana belajar tidak membosankan. 

Dunia pendidikan saat ini memang mengalami perubahan signifikan sejak proses belajar dan mengajar dilakukan dari rumah. Meski begitu, Guraru jangan menyerah ya, sebab banyak referensi bagaimana cara pengajar sukses membuat kelas online disukai murid. Seperti membuat strategi belajar yang tak biasa demi menciptakan kelas online seru dan interaktif. 

Berikut ini tips mengajar kelas online lebih interaktif dan asyik bagi para guru yang sedang berjibaku menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

1. Lakukan Pendekatan dengan Murid

Pepatah tak kenal maka tak sayang adalah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan situasi saat ini. Guru tak hanya mengetahui siapa saja muridnya, melainkan mengenal mereka. Guru sebaiknya menanyakan kabar para murid yang sudah online sebelum menjelaskan materi. Cara ini diharapkan untuk membangun kedekatan antara murid dan guru.

Melakukan pendekatan dengan murid adalah hal utama jika guru ingin menciptakan kelas online yang hangat dan menyenangkan. Jika murid mengetahui gurunya memberikan perhatian dan mampu menjadi pendengar yang baik, tentu mereka akan menikmati proses belajar dari rumah dengan nyaman. Suasana pun lebih mencair dan tak terasa kaku.

Baca juga: 7 Cara Efektif Belajar Online di WhatsApp

2. Rancang Metode Belajar dengan Baik

Tanpa perencanaan metode belajar yang baik, justru akan membuat siswa terbebani. Apalagi jika guru hanya fokus membuat materi belajar online dengan cara yang sama setiap harinya dan selalu memberikan tugas. Jika guru menggunakan metode belajar seperti ini, praktis memberatkan siswa.

Jika guru sudah menjalani kelas online, tentu Anda dapat mengetahui metode belajar seperti apa yang tepat untuk dipraktekkan sesuai dengan karakter para siswa. Agar tak salah, lakukan observasi setiap kelas online dimulai. 

3. Beri Ruang Interaksi untuk Murid

Jika saat di sekolah murid hanya fokus kepada guru yang sedang menjelaskan materi pelajaran, kini Anda harus mengubahnya menjadi lebih fleksibel. Kurangi ketegangan dan cairkan suasana dengan memberi waktu 10 menit agar murid bisa berinteraksi. 

Namun agar suasana tetap kondusif, guru dapat membuat sebuah diskusi kelompok atau tanya jawab. Atau jika Anda ingin suasana lebih mencair, guru bisa menanyakan hobi salah satu murid yang mungkin saja dapat memancing obrolan baru antar murid.

4. Pilih E-Learning yang Tepat

Kehadiran berbagai macam E-learning di Indonesia sangat mendukung dunia pendidikan. Terlebih lagi, E-learning menjadi solusi bagi pihak sekolah untuk melancarkan proses belajar mengajar dari rumah sejak pandemi merebak di Indonesia. 

Namun pihak sekolah juga harus mengetahui kelebihan dan kekurangan dari berbagai E-learning yang ada. Jika sudah melakukan observasi, tentu saja setelahnya pihak sekolah dapat mengetahui E-learning mana yang tepat untuk digunakan.

5. Buat Kuis Interaktif

Selain berdiskusi, guru juga dapat membuat kuis interaktif menggunakan berbagai aplikasi. Dengan membuat kuis, guru bisa mengetahui sejauh mana murid menyimak materi. Selain itu, dengan membuat kuis interaktif menggunakan aplikasi, suasana kelas online jadi lebih seru.

Tanpa sadar, mereka akan lebih giat belajar dan benar-benar menyimak materi yang disampaikan Sehingga ketika sesi kuis interaktif diadakan, murid akan merasa terdorong untuk mendapatkan nilai terbaik di antara murid yang lain.

Baca juga: 5 Aplikasi Video Editing untuk Proses Mengajar

6. Penyajian Materi dengan Infografis

Trik satu ini sangat tepat diaplikasikan ketika guru mengajar pelajaran Sejarah. Kenapa? Tentu saja lebih ringkas dan tidak membuat murid cepat bosan. Dengan menyajikan infografis ketika menjelaskan materi, guru tak perlu menampilkan bahan presentasi yang dipenuhi dengan teks.

Dengan infografis, murid akan mudah dan lebih cepat mengingat inti pelajaran yang mereka ikuti. Pasalnya, sebuah penelitian menyatakan bahwa informasi secara visual lebih mudah diingat ketimbang teks. Jadi ketika membuat infografis, pilih visual yang menarik perhatian murid.

7. Menggunakan Metode ‘Blended Learning’

Metode belajar online sebenarnya sangat beragam, bahkan guru pun bisa menciptakan metode belajar yang dinilai efektif. Namun, guru dapat pula mengimplementasikan metode Blended Learning.

Dengan menggunakan metode Blended Learning, siswa memiliki kendali atas akses kegiatan belajar online. Sedangkan guru dapat menyampaikan materi yang dapat disesuaikan dengan generasi Z, jadi sebaiknya jangan terlalu terpaku pada text book.

Manfaatnya, dengan menggunakan metode ini murid akan lebih berpikir kritis, kreatif dan percaya diri. Metode Blended Learning pun banyak jenisnya, berikut penjelasannya:

  • Model Rotasi

Guru akan membentuk kelompok. Namun masing-masing kelompok mendapatkan tanggung jawab berbeda. Misalnya kelompok A khusus diskusi, lalu B membuat tutorial, sedangkan C mengerjakan tugas atau proyek.

  • Model Kelar Flex

Seperti namanya, kelas online model satu ini mengedepankan fleksibilitas. Saat guru mengetahui permasalahan yang dihadapi siswa ketika memahami materi, guru dapat membuka sebuah diskusi. Hanya saja, guru sebagai fasilitator dan biarkan murid yang berdiskusi antar kelompok. Jika kesimpulan sudah didapat, murid dapat menjelaskan kembali inti materi yang telah disampaikan dan guru menyimak. Anda dapat mengoreksi jika ada yang keliru.

  • Model Self Blend

Walau tidak belajar di sekolah, murid tetap diperbolehkan untuk mengambil kursus online tambahan. Atau jika dibutuhkan, murid yang merasa kesulitan mengikuti pelajaran dapat meminta guru untuk mendapatkan pelajaran di jam reguler kelas online.

  • Outside-In Blended Learning

Metode satu ini membahas pembelajaran non-akademik. Misalnya guru dapat membahas bagaimana pengaruh media sosial saat ini, atau isu lainnya. Sehingga, murid dapat memperkaya wawasan, berkreasi dan berkolaborasi dengan teman sekelas. Sehingga tak membuat murid stres jika terus ‘disuapi’ dengan mata pelajaran berhitung hingga menghafal.

Baca juga: Bikin Materi Edukasi Seru dengan Aplikasi Power Point

8. Tentukan Media yang Tepat

Foto, video, infografis dan voice note adalah sebuah media yang memang sangat mendukung penyampaian materi kelas online. Namun, tentu tak harus semua media digunakan untuk menyampaikan satu materi.

Guru dapat menentukan media yang tepat ketika memberi pelajaran. Jika memang video dan infografis saja sudah cukup, guru tak perlu lagi menambahkan media lainnya jika memang kurang efisien.

9. Beri Apresiasi kepada Murid

Secara global, semua siswa di berbagai dunia harus menjalani kelas online tanpa dapat bertemu teman dekat secara tatap muka. Apalagi harus tetap mengikuti pelajaran dengan disiplin dari rumah dengan berbagai distraksi. 

Karena itulah, guru juga harus memberi apresiasi kepada murid. Cara ini diharapkan agar siswa dapat menyadari bahwa, selain orang tua dan sahabat,  guru juga menjadi support system mereka.

10. Akhiri Kelas Online dengan ‘Call to Action’

Call to action yang dimaksud di sini adalah dengan mengajak murid untuk melakukan aksi. Misalnya setelah materi menulis Bahasa Indonesia yang baik dan benar telah disampaikan, guru dapat mendorong siswa untuk mengimplementasikan di kehidupan nyata. 

Guru pun dapat mengisi materi yang dekat dengan sehari-hari, misalnya fakta unik penulisan yang salah. 

Semoga adanya tips menciptakan kelas online di atas, siswa lebih fokus belajar dan tak merasa terlalu berat menjalani kegiatan belajar dari rumah. Bagikan informasi ini kepada guru lainnya dan aktif berbagi serta update informasi materi pembelajaran dan pendidikan bersama guru, praktisi atau konsultan pendidikan di website Guraru. Gabung Komunitas Guraru untuk berbagi dan tetap semangat mengajar!

Belum daftar di Guraru ? Tunggu apa lagi?

Yuk, daftarkan diri sekarang!
Daftar Guraru

Tagged with: ,

Comments (21)

  1. Sangat setuju setelah membaca artikel dari @GuraruID tentang 10 tips mengajar kelas online lebih interaktif dan asyik, dimana poin-poin seperti membuat media ajar interaktif, pendekatan dengan murid dan penentuan media yang tepat serta memberikan apresiasi untuk murid dan akan terus belajar agar lebih mudah mengajar di masa pandemi ini..terima kasih..

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar