39

Terjawab Sudah (+2)

Botaksakti January 15, 2014

Komik Ndableg 1komik ndableg 2

Tadi malam, seseorang menandai saya dalam sebuah kiriman di FB. Ternyata, isinya sebuah komik yang kalau dari gambar dan aksesorinya seolah mengacu kepada ‘seseorang’ yang mirip saya. Karena saya ditandai oleh si pengirim, maka saya anggap memang itu saya yang dimaksudkan dengan komik tersebut.

Terus terang saja, saya kagum dengan gambar yang terpampang. Goresan garisnya begitu nyata, dan bisa seolah benar-benar hidup. Hanya saja, dari jalan ceritanya, sepertinya kurang sesuai dengan yang saya alami(kalau benar komik itu tentang saya). Dalam komik diceritakan, misalnya, saya tidak lulus sertifikasi. Padahal, saya lulus tanpa mengulang (xixixix). Juga tentang kepandaian saya membuat blog, nyatanya saya justru dibuatkan blog(hehehehe) dan dibantu oleh banyak pakar blog lainnya. Nah, bagaimana coba?

Namun, bagaimanapun saya berterimakasih dengan adanya kiriman komik tersebut. Tanpa saya minta, sang komikus telah repot-repot membuatkan sebuah komik tentang saya(kalau benar lho, ya). Bagi saya, itu semua merupakan wujud perhatian dari seseorang yang bisa jadi tanpa saya sadari telah menjadi penggemar saya. Akhirnya, terjawab juga pertanyaan saya di sini dulu. Tks, Bro!

 

Comments (39)

  1. Wah pak Urip ini, saya lho selalu ingin mengklik nama bapak setiap menulis artikel apalagi merespon. Bisa saja berkelakar. Kelihatannya ada program nih, hehehe.

    Pak Isna, eh iya tuh, sepertinya gambar itu mirip deh dengan bapak, hahaha. Ehm … ya ya saya saya sudah baca dan mengangguk0angguk lho ya. Tulisan juga sudah lumayan ada, pamit dulu ya, Salam penuh senyum.

  2. Nah ini nih KELIMAX-nya.
    Menulis di guraru ini semakin seru saja memang. Apalagi kalau musim pada posting tulisan baru nongol langsung tenggelam.
    Kalau ada komentar (terutama saya) hanya basa-basi saja. Ditunggu komentar pedasnya biar semakin hot-lah.

    • bagiku sih enggak. Aku memandangnya itu sebagai sebuah simbol, menggantung(kan) diri kepada Tuhan, maka ternyata kemudian Tuhan memberikan pertolongan berupa energi dari murid-murid ku. Bukan begitu?

  3. ilustrator komik strip ini sangat kejam dengan menyarankan tokoh komik ini pilih gantung diri, tapi akhirnya ilustrator menyadari bahwa tokoh komik ini ternyata orang baik dan gak boleh mati di tambang gantungan. Ilustrator kemudian berubah menjadi motivator dan hasilnya tokoh komik ini sangat termotivasi dan menjadi motivator (semoga ini bukan kisah nyata)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar