0

Teknologi Boleh Maju, Guru Tetaplah Guru (0)

Thurneysen Simanjuntak October 24, 2021

Kata orang bijak, suatu hal yang pasti adalah perubahan. Sementara untuk memulai suatu perubahan itu bukan perkara mudah. Butuh proses dan penyesuaian diri. Bahkan, sering sekali muncul ketidaknyamanan dan penolakan ketika harus memulai sesuatu yang baru.

Belum lagi kalau bicara tentang proses penyesuaian diri yang terkadang butuh waktu. Bagi seseorang mungkin bisa saja dapat beradaptasi dengan cepat, tetapi bagi yang lain barangkali butuh waktu yang lebih lama

Semua kita tentu merasakan hal itu pada masa pandemi ini. Bisa dibilang semua kita sedang mengalami adaptasi pada sebuah perubahan. Bahkan kita dipaksa untuk beradaptasi dengan cara-cara baru. Tidak terkecuali dengan guru.

Salah satu tantangan terberat dari guru, ketika harus mengubah kebiasaan belajar bertatap muka secara langsung dengan anak-anak menjadi pembelajaran daring. Tentu bukan perkara mudah, ini adalah pengalaman baru bagi hampir semua guru.

Ketika kasus pertama covid-19 di negeri kita, salah satu anjuran pemerintah untuk melakukan proses belajar-mengajar dari rumah. Tanpa ada persiapan yang matang, karena mungkin tidak ada yang menduga bahwa pandemi ini ternyata memaksa kita harus belajar daring.

Pertama sekali, guru dan sekolah harus memikirkan teknologi yang digunakan, memastikan perangkat dan jaringan yang dimiliki guru dan peserta didik. Sementara guru dituntut juga untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyampaikan materi. Sehingga pembelajaran lebih menarik.

Kemudian guru bukan saja dituntut melakukan transfer pengetahuan, tetapi juga tetap memperhatikan perkembangan karakter siswa dari jauh. Dan itulah tantangan terberatnya, memperhatikan perkembangan karakter anak dengan tidak bertatap muka, bukan sesuatu yang gampang.

Beradaptasi dengan situasi baru dan cara belajar-mengajar yang berbeda memang tidak mudah. Energi terkuras dan tidak sedikit yang harus berurai air mata. Tetapi itulah serba-serbi menjadi guru.

Tetapi satu hal yang tidak bisa abai, walau teknologi terus berubah, guru tetaplah guru. Guru harus tetap mendidik dengan hati, menunjukkan keteladanannya, dan meyakini bahwa panggilan menjadi guru adalah tugas dan tanggung jawab mulia.

Pemahaman tentang ini, tentu membuat guru tidak memiliki kamus mundur dan menyerah. Dengan cintanya menggeluti profesi yang mulia ini, akan membuatnya tetap bersemangat untuk beradaptasi dan rela berkorban untuk berbenah. Seberapa pun sulitnya dan sehebat apa pun tantangannya.

Guru pun harus menyadari, walau dalam kondisi apa pun, pendidikan itu harus terus berjalan. Sebab pendidikan itu tidak boleh berhenti. Anak didik saat ini tidak boleh kehilangan masa-masa penting untuk mempersiapkan masa depan mereka. Masa depan mereka tentu dirajut dari masa sekarang.

Oleh karena itu anak didik masa sekarang harus kuat pengetahuan dan karkternya, sebab mereka akan menjadi pewaris kepemimpin di negeri kita pada masa mendatang.
Salam Pendidikan.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar