2

TataOtak: Jejak Literasi Qordhowi (0)

AfanZulkarnain January 19, 2021

Tulisan ke-31 Tahun 2021

Penulis : Moch Afan Zulkarnain

Namanya Qordhowi. Dia muridku,kawan. Aku wali kelasnya. Pandemi membuatku tak bisa bertemu dengannya yang baru duduk di bangku Madrasah Aliyah. Meski sama sekali tak pernah berjumpa, aku hafal wajahnya berkat video tugas hafalan surat-surat pendeknya. Sungguh, tajwidnya luar biasa.

Di awal tahun ajaran baru 2020/2021, anak-anak di kelasku hanya bisa berkenalan lewat grup WA kelas. Saat itu, Qordhowi membagikan link sebuah website. Ia menyarankan teman-temannya untuk membaca website tersebut. Saat itu aku tak begitu tertarik dengan apa yang ia bagikan. Hingga akhirnya link tersebut tertumpuk oleh chat-chat lainnya di grup.

Beberapa hari kemudian, orang tua dari Qordhowi menghubungiku lewat WA. Beliau menanyakan tentang perkembangan Qordhowi dalam pembelajaran daring ini. Beliau juga menceritakan alasan memilih madrasah tempat saya mengajar sebagai sekolah lanjutan untuk Qordhowi. Madrasah literasi, itu alasannya. Rupa-rupanya Qordhowi memiliki bakat dibidang tulis menulis. Terbukti ia memiliki website sendiri. Iya, website sendiri. Tak lupa, orang tua Qordhowi membagikan link website milik putranya.

https://tataotak.com/

Tentu hal itu membuatku terkejut. Pasalnya link tersebut adalah link yang dibagikan oleh Qordhowi di grup WA kelas dulu.

Akhirnya aku pun tertarik membuka link itu dan membaca setiap konten di sana. Masya Allah, gaya menulis Qordhowi benar-benar luar biasa. Saya sempat dibuat iri. Dia yang masih duduk di kelas X SMA sudah punya website sendiri, sedangkan saya yang seusia segini hanya bisa menuangkan ide di blog atau laman sosial media. Hehehe beruntung sekarang ada Guraru, wadah saya yang baru.

Tata Otak terdiri atas empat konten. My Story, Edukasi, Gambar dan Quotes. Lewat my story, Qordhowi banyak bercerita mengenai pengalamannya di pondok pesantrennya dulu. Dari pengalaman membuat roti maryam, menyembelih qurban, hingga menjadi juara suatu perlombaan. Terakhir yang disebutkan tadi adalah cerita yang membuat saya senyam-senyum sendiri. Qordhowi begitu jujur menceritakan setiap prosesnya mengikuti lomba tersebut. Ada juga cerita mengenai dirinya yang nekat bermain kartu remi, padahal jelas pondok pesantrennya melarang santri melakukan hal itu. Semua kejahilan itu ia tulis dengan lugas, apa adanya.

Pada konten edukasi, ia banyak menulis mengenai rumus-rumus matematika. Seperti bagaimana menentukan luas permukaan prisma, volume kubus , hingga bagaimana mengkonversi satuan liter ke meter kubik. Bahasa yang ia gunakan cukup menarik. Ia juga membagikan cara membuat teks persuasif, teks deskripsi bahasa jawa, dan lain sebagainya. Qordhowi benar-benar bisa memanfaatkan website pribadinya itu untuk membagikan ilmu pengetahuan yang ia punya.

Siswa yang berasal dari Sidoarjo ini juga membagikan ragam gambar menarik di konten gambar. Ia juga menyajikan kutipan-kutipan penyejuk hati lewat konten quote. Ada banyak nasihat yang ia kutip dari ayat suci Al Qur’an yang ia padukan dengan gambar yang mudah dimengerti pembacanya.

TataOtak.com telah menjadi jejak literasi Qordhowi. Dari websitenya itu ia telah menginpirasi banyak orang, termasuk gurunya ini. Iya, benar. Beberapa kali saya bertanya kepada anak yang telah hafal beberapa juz Al Qur’an ini tentang bagaimana cara membuat website sendiri. Ia menjelaskannya dengan senang hati.

Terus berkarya, Qordhowi. Tetap gemakan semangat literasi.

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar