5

Sosok Ibu. (+4)

Okky Fajar Tri Maryana December 29, 2013

Bismillah.

Malam ini saya mau menulis ini saja.

Sumber gambar : img1.etsystatic.com

Malam yang indah untuk menulis tentang seorang sosok Ibu yang akhir-akhir ini banyak menginspirasi para guru di guraru. Di penghujung tahun.

Melalui sosok beliau pula, saya merindukan Ibu saya.

Ibu Etna.

Apa yang sesungguhnya menarik hati saya tentang sosok Ibu Etna?

Para pembaca dan penulis aktif di guraru tentu sudah mengetahui. Keterbukaan, kerendahhatian untuk mau tetap berlajar dan berbagi. Nasihat-nasihat seorang Ibu. dsb.

Nah bagi saya pribadi, ada hal khusus yang saya rasakan.

Beliau adalah satu-satunya guraruers yang paling sering atau bahkan hampir muncul di setiap tulisan saya. Dan sering menjadi yang pertama memberikan komentar.

Dan bila saya perhatikan. Komentar yang beliau berikan kepada saya begitu mendalam dan saya yakin dibuat dengan penuh kehati-hatian dan kesungguhan. 🙂

Ketika tulisan ini dibuat. Mungkin beliau telah tertidur lelap.

Semoga Allah SWT senantiasa menjada beliau dan orang-orang dicintanya.

Sebagai penutup saya hanya bisa menhgadiahkan sebuah tulisan sederhana dari Blog saya. Sebuah tulisan yang dikala itu saya sangat merindukan Ibu kandung saya.

Tulisan tersebut saya beri judul

“Memperbaiki Kancing Sweater”

 

Kancing Sweater kesayangan akhirnya terlepas juga. Sabtu pagi.

Demi memenuhi rasa estetika dan agar dapat dipakai kembali maka aku harus segera memperbaikinya.

Berhasil aku mendapatkan jarum dan benang berwarna hitam. Aku pun mulai memperbaiki.

Kala hendak memasukkan benang ke dalam lubang jarum.

Aku merindukan orang yang selalu memintaku memasukkan benang ke dalam lubang jarum karena matanya sudah tak mampu. Ibuku.

Kini suara permintaan itu tak akan pernah kudengar kembali. Selamanya.

Aku merindu lubang jarum dan benangnya menyapaku kembali.

 

 

 

diambil dari www.ayoberbagiilmu.blogspot.com

 

Comments (5)

  1. hiiiiiiiiii hiiiiiiiiiii jadi sedih dan gembira membacanya …. 😥
    sy putranya bu Etna … masih belum tidur Pak …. bentar lagi sy smskan agar beliau membaca tulisan Anda 🙂
    sy sendiri belum pernah bertemu beliau …. cuman lihat fotonya emang pekerja keras betul
    semoga Pak Oky dan Bu Etna sama2 sehat …. amiin

  2. Anakku sayang, ibu baru saja tiba di rumah sekitar jam 01.00 dini hari. Dua hari ini ibu mengikuti TWC 3, agar ibu tetap dapat mendampingimu berjuang melayani bangsa yang sangat memerlukanmu, juga pak Bakri dan Guraru lainnya. Memang ibu sering menunggu artikelmu dan ingin merespon yang pertama, untuk menunjukkan bahwa hati ibu selalu dekat denganmu, juga pak Bakri. Sebelum tidur, ibu sempatkan membuka website ini untuk mencari artikelmu dan pak Bakri, juga yang lain. Dari awal ibu menyukai tulisanmu, menulislah terus, semua pengalamanmu dalam melayani bangsa. Jangan pernah ingin menghentikan tugas mulia ini, walau apapun yang akan menghalangi kita. Airmata ini kubiarkan menetes, karena bahagia membaca rangkaian katamu. Insya Allah ibu tak akan melupakanmu. Terima kasih sayang, Insya Allah ibu dapat merasakan, apa yang kaurasakan. Plz do your best in your life.

  3. @Pak Bakri : hehehe…Terimakasih Pak Bakri. Semoga bapak dan keluarga sehat selalu..kapan-kapan kita berjumpa ya Pak. Mari bermain ke Bandung Pak..hehe

    @Bu Etna : Ibu, saya tidak bisa berkata banyak lagi. Saya hanya bisa bilang jazakillah kahiran kastira. Bersyukur Allah SWT telah mempertaukan hati kita dalam keimanan dan keindahan berbagi. Titip salam untuk keluarga Bu Etna 🙂

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar