0

Solusi Pembelajaran Hybrid (0)

Elisa Kristiyanti May 6, 2021

Beberapa sekolah sudah memiliki sarana dan prasarana, infrastruktur, dan fasilitas yang sudah memenuhi standar untuk pertemuan tatap muka secara offliine, apabila semua sudah memadai maka yang perlu di kejar adalah mengenai kreatifitas dari pendidik. Di luar sana, banyak sekolah yang masih banyak memiliki kekurangan, tetapi tetap dapat menghadapi situasi ini karena kreativitas dari para guru.

Bagaimana mensinkronkan kegiatan tatap muka secara offline dan juga online?

Pembelajaran hybrid dimana ada pembelajaran yang dilakukan secara bersamaa (offline dan online) tetap harus dapat membangun interaksi dengan siswa walaupun dalam dua kondisi yang berbeda . Guru harus dapat memilih model pembelajaran yang tepat.

Ada perbedaan antara hybrid learning dan blended learning. Sebelum pandemi kelas-kelas disebut dengan kelas reguler yaitu kelas yang dimana ada pertemuan tatap muka secara langsung, kemudian mengarah kepada blended learning, hybrid learning, dan online leraning. Blended learning menjadi pembelajaran dimana teknologi yang memperlengkapi kelas reguler, pembelajaran online menguatkan kegiatan tatap muka. Hybrid learning, pembelajaran online menjadi pengganti dari sebagian pembelajaran tatap muka, sebagian tatap muka di kelas sebagian tatap muka secara virtual/maya.

Selama pembelajaran jarak jauh atau PJJ ada istilah yang tidak asing yang sering didengar yaitu sinkronous dan asinkronous. Pembelajaran sinkronous dapat dilakukan secara langsung (belajar pada waktu dan lokasi yang sama) dan secara maya (belajar pada waktu yang sama tapi tempat yang berbeda). Pembelajaran asinkronous ada yang mandiri (belajar kapan saja, dimana saja, tentang apa saja, tanpa orang lain) dan kolaboratif (belajar kapan saja, dimana saja, tentang apa saja dengan siapa saja).

1 2 3

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar