0

Solusi Pembelajaran Hybrid (0)

Elisa Kristiyanti May 6, 2021
Oleh Bapak Setiyo Iswoyo, (Master Trainer Lembaga Konsultan Pendidikan Milenial 21st Century Academy)
Webinar yang diselenggarakan oleh Imadani (Aplikasi Multiplatform) dan Nuadu (Aplikasi Assesment Pembelajaran)

Memasuki pembelajaran di era new normal, setiap sekolah perlu ada persiapan yang baik, diantaranya yang perlu benar-benar dipersiapkan adalah dalam hal fasilitas dan kurikulum. Saat ini sekolah harus mulai fokus untuk mempersiapkan pembelajaran Hybrid.

Memasuki tahun pelajaran baru di era new normal ada tantangan-tantangan baru akan dihadapi dan sekolah harus siap menghadapi tantangan tersebut. Semua harus dapat beradaptasi dan berdamai dengan ‘kondisi” saat ini. Memang tidak mudah, karena harus juga membiasakan semua warga sekolah untuk hidup dengan kondisi dan situasi yang baru serta tentunya sangat jauh berbeda dengan waktu-watu sebelumnya.

Semua pihak terutama dalam hal ini guru sebagai pendidik harus meningkatkan kompetensi dengan belajar banyak hal, karena bisa jadi kompetensi yang dimiliki sebelumnya sudah tidak relevan dengan pembelajaran saat pada masa sekarang.

Memasuki proses adaptasi dengan “new normal” salah satunya yang harus dilakukan adalah menguasai secara detail. Detail dan cermat dalam melihat dan mempersiapkan segala serta dalam menguasai segala sesuatu.

Pembelajan hybrid merupakan kombinasi pembelajaran offline dan online. Memasuki pembelajaran di era new normal beberapa peraturan dibuat sesuai dengan protokol kesehatan, diantaranya dalam satu kelas maksimal 18 siswa dengan jarak dan kondisi kelas yang sudah diatur/ditentukan. Sekolah harus mempersiapkan dengan baik. Pertemuan tatap muka mengikuti arahan dari Pemda/Dinas Pendidikan/Kemenag dan model shift-nya menyesuaikan keputusan tersebut.

Pada pembelajaran hybrid memungkinkan adanya pembagian kelompok-kelompok, dimana ada siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka secara offline dan sebagian siswa yang mengikuti pembelajaran secara online. Yang menjadi tantangan sekolah adalah mempersiapkan dua model pembelajaran untuk offline dan online secara bersamaan. Sekolah utamanya guru dituntut untuk mengelola pembelajaran dengan baik. Seorang guru harus meningkatkan kreativitas untuk keluar dari zona nyaman dan berpikir out of the box, mulai berpikir dengan cara yang tidak biasa untuk menghadapi situasi ini, memikirkan apa hal baik yang bisa dilakukan dan yang terbaik untuk semua pihak.

1 2 3

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar