1

Serunya Belajar di Dumay … (0)

Tutiek Srihayati October 18, 2020

Tutiek Srihayati

SMPN 21 Malang, Jawa Timur

coronavirus disease atau yang lebih dikenal dengan covid-19  telah menyebar di Indonesia sekitar 7 bulan lalu sejak awal Maret tahun 2020. Banyak masyarakat yang sudah terpapar virus ini dan jumlahnya setiap hari terus meningkat bahkan tidak sedikit pula yang sudah meninggal. Sehingga pemerintah melakukan berbagai kebijakan  guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 antara lain dengan melarang warga untuk masuk ke suatu tempat karena kondisi darurat yang dikenal dengan istilah lock down, memberlakukan  Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tertuang di dalam Peraturan Menteri Kesehatan no 9 Tahun 2020 ,hingga mencanangkan era new normal yang disertai protokol pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Dimana pada masa ini kita harus menjaga jarak fisik dengan orang lain, selalu mengunakan masker ketika beraktifitas di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan belajar atau bekerja dari rumah. Hampir semua sektor terkena dampak, salah satunya dalam dunia pendidikan.

Pembelajaran tahun ajaran baru dimulai tanggal 20 Juli 2020. Karena situasi pandemi virus corona yang masih merajalela di negeri kita, Kemendikbud telah menetapkan proses pembelajaran jarak jauh dengan  menggunakan pembelajaran daring. Belajar dari Rumah (BDR) di masa pandemi covid-19 ini hanya diberlakukan terhadap wilayah zona merah, kuning dan oranye dan untuk wilayah zona hijau diberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (BTM) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

            Berdasarkan surat edaran Mendikbud nomor 4 tahun 2020 tentang tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran covid-19 dan surat edaran Kadikbud Kota Malang nomor 421/1701/35.73.401/2020 tertanggal 6 April 2020 tentang pelaksanaan Pendidikan dalam masa darurat covid -19 serta rapat MKKS SMP Kota Malang tanggal 20 April 2020 maka sekolah kami melakukan sosialisasi BDR kepada orang tua siswa dengan mengundang mereka ke sekolah secara bertahap. Pihak sekolah menghimbau agar orang tua selalu melakukan pendampingan dan pengawasan secara maksimal selama BDR berlangsung dan apabila ada kendala dalam sarana on-line mohon segera dikomunikasikan dengan wali kelas serta dimohon tetap memperhatikan himbauan pemerintah dengan selalu menjaga kesehatan, keselamatan dan keamanan. Pembelajaran daring bisa lebih efektif apabila didukung oleh sarana yang memadai diantaranya gawai, laptop atau komputer dan tentu saja jaringan internet serta kuota pulsa.

            Untuk menghadapi pembelajaran daring, sekolah kami mengadakan pelatihan sehari tentang pembuatan pembelajaran online bekerjasama dengan tim IT STIKI Malang. Dengan pelatihan tersebut diharapkan guru siap dalam menyampaikan materi pembelajaran secara daring kepada siswa sekaligus menyiasati agar tujuan pembelajaran dapat optimal tersampaikan dan mudah dipahami  oleh peserta didik. Siswa dan guru di sekolah kami menggunakan aplikasi Google Classroom.

Menurut Wikipedia Google Classroom (bahasa Indonesia: Google Kelas) adalah layanan web gratis, yang dikembangkan oleh Google untuk sekolah, yang bertujuan untuk menyederhanakan membuat, mendistribusikan, dan menilai tugas tanpa harus bertatap muka. Tujuan utama Google Classroom adalah untuk merampingkan proses berbagi file antara guru dan siswa. Google Classroom menggabungkan Google Drive untuk pembuatan dan pengiriman penugasan, Google Docs, Sheets, dan Slides untuk penulisan, Gmail untuk komunikasi, dan Google Calendar untuk penjadwalan. Siswa dapat diundang untuk bergabung dengan kelas melalui kode pribadi, atau secara otomatis diimpor dari domain sekolah. Setiap kelas membuat folder terpisah di Drive masing-masing pengguna, di mana siswa dapat mengirimkan pekerjaan untuk dinilai oleh guru. Aplikasi seluler, tersedia untuk perangkat iOS dan Android, memungkinkan pengguna mengambil foto dan melampirkan penugasan, berbagi file dari aplikasi lain, dan mengakses informasi secara offline. Guru dapat memantau kemajuan untuk setiap siswa, dan setelah dinilai, guru dapat kembali bekerja bersama dengan melalui komentar.

            Semua siswa SMPN 21 Malang mendaftar ke Google Classroom terlebih dahulu dengan menggunakan  akun dari sekolah (email dan password)kemudian gabung ke kelas guru mata pelajaran. Bahan BDR dari guru mata pelajaran dikirim melalui Google Classroom, dengan memberikan tambahan materi kecakapan hidup dan pendidikan karakter. Beberapa contoh pendidikan karakter antara lain: siswa membersihkan dan merapikan serta mendekorasi kamar mereka sebagus mungkin sehingga indah dilihat, kemudian di foto dan di upload untuk membentuk karakter mandiri dan selalu menjaga kebersihan. Setiap hari siswa mengisi presensi dari wali kelas dan guru pengajar sesuai jadwal mata pelajaran. Apabila tidak bisa mengikuti pelajaran dikarena sakit, maka harus ada keterangan yang disampaikan kepada guru mata pelajaran dan wali kelas. Ini juga untuk melatih karakter disiplin siswa. Apabila tidak ada informasi ijin dari orang tua maka siswa tersebut dianggap alpha. Selain itu siswa menggunakan pakaian bebas rapi ketika melaksanakan BDR dan wajib menggunakan pakaian seragam sekolah pada waktu siswa mengikuti pembelajaran langsung (live) dengan guru mata pelajaran, ini juga untuk melatih karakter disiplin.Setiap dua minggu sekali guru wajib melakukan zoom atau google meet untuk mengecek rambut dan kerapian siswa selama BDR. Meskipun BDR, tetapi tetap harus dipelihara kedisiplinan, kerapian dan keseriusannya.

                         Siswa belajar dari rumah menggunakan google classroom

            Siswa setiap saat bisa melihat materi, tugas, soal evaluasi pada Google Classroom kelas guru pengajar sesuai dengan jadwal mata pelajaran. Siswa mengumpulkan tugas, mengerjakan soal evaluasi, bertanya dengan melakukan chatting di Google Classroom guru pengajar. Orang tua /wali murid juga melakukan pemantauan aktivitas BDR siswa dengan mengisi jurnal aktivitas BDR siswa melalui link Google Form yang diberikan sekolah dan dikumpulkan setiap 1 bulan sekali di minggu pertama (tanggal 1-5 setiap bulannya). Batas pengumpulan tugas harian dan ulangan dari guru mata pelajaran maksimal jam 21.00 WIB. Ini dilakukan untuk memberi kesempatan pada siswa apabila mengerjakan tugas dengan menggunakan HP milik orang tua dan orang tuanya harus bekerja pada siang hari. Guru juga melakukan pengecekan tugas harian siswa, dan memberikan umpan balik, serta merencanakan tindak lanjut. Apabila ada siswa 3 hari tidak hadir/tidak mengumpulkan tagihan tugas/ tidak mengisi presensi, maka guru melakukan koordinasi dengan wali kelas, guru BK untuk melakukan rencana tindak lanjut terhadap siswa dengan melakukan home visit, sehingga tahu apa kendala yang dihadapi oleh siswa tersebut.

            Siswa yang tidak mempunyai fasilitas HP/PC harus memberi informasi kepada wali kelas, supaya dapat melaksanakan BDR siswa bisa memilih cara-cara sebagai berikut: a. ONLINE sekolah menyediakanfasilitas yang bisa digunakan siswa untuk mengerjakan online dengan ketentuan sebagai berikut: Siswa datang ke sekolah (dengan memperhatikan protokol kesehatan) sesuai dengan jadwal khusus yang diberikan sekolah serta berseragam lengkap. Guru mata pelajaran dan wali kelas bertanggungjawab untuk mendampingi siswa saat mengerjakan tugas secara online di Laboratorium Komputer. b. OFFLINE dengan fotocopy modul dari guru mata pelajaran, modul diambil di sekolahkemudian dikerjakan dirumah dan dikumpulkan lagi ke sekolah dengan diantar orang tua atau membuat kesepakatan dengan guru mata pelajaran.

Ada beberapa kesulitan selama pembelajaran daring diantaranya adalah pembelajaran daring  menggunakan  media berupa  aplikasi-aplikasi seperti zoom,  google Meet, google form atau aplikasi-aplikasi lainnya. Tidak semua orang tua juga anak  menguasainya, apalagi mereka yang berada di jenjang SMP yang masih membutuhkan bimbingan terus-menerus. Sehingga yang terjadi banyak siswa yang salah dalam mengirim tugas akhirnya mereka screenshot dan dikirim melalui whatsapp dan itu menyebabkan HP guru memorinya cepat penuh dan trouble.

Pembelajaran daringpun banyak memiliki kekurangan antara lain: siswa memiliki kesulitan untuk belajar online karena tidak adanya kuota pulsa. Dengan adanya pandemi covid 19 ini banyak orang tua yang semula bekerja kini tidak bekerja lagi akibat terkena pemutusan hubungan kerja atau dirumahkan oleh perusahaan tempat orang tua tersebut bekerja. Mereka sudah tidak bisa lagi membeli pulsa, mereka lebih memilih membeli beras untuk makan sehari- hari daripada buat belajar anaknya.

Dengan belajar Bahasa Inggris seperti yang penulis ampu diharapkan siswa memiliki empat kemampuan yaitu membaca, menulis ,mendengarkan dan berbicara, tentu butuh penjelasan berulang ulang agar siswa dapat memahami materi yang diberikan. Untuk kemampuan berbicara perlu praktik secara langsung antara guru dengan siswa atau antar siswa dengan siswa. Tentu ini memerlukan waktu  yang banyak, sementara daring sangat terbatas.Ini menjadi kelemahan tersendiri bagi guru dan siswa. Siswa juga mulai merasa jenuh belajar di rumah dan ingin segera bertatap muka dengan guru dan teman temannya. Kejenuhan siswa tersebut terjadi karena mereka bosan dengan kondisi dan situasi yang ada yang memaksa mereka untuk tetap berada pada kondisi dan situasi tersebut seperti tidak boleh keluar rumah, mengerjakan pekerjaan yang ada di rumah, dimarahi orang tua dan lain lain.

Kelebihan pembelajaran daring antara lain  siswa belajar menghargai waktu yang ada, sehingga siswa lebih giat dalam mengerjakan tugas tugasnya yang diberikan guru. Dengan waktu yang tersedia cukup banyak di rumah memungkinkan siswa untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut. Siswa juga termotivasi dalam mengikuti teknologi pembelajaran online dan mampu mengurangi kebiasaan bermain games online. Orang tua pun bisa lebih memantau dan mengetahui perkembangan belajar anaknya dan lebih peduli dengan tugas-tugas anaknya yang diberikan oleh gurunya. Karena guru mata pelajaran selalu memberikan informasi ke wali kelas siapa saja siswanya yang belum mengerjakan tugas yang diberikan setiap hari, selanjutnya wali kelas akan menginformasikan ke group orang tua.Dengan perhatian dan dukungan orang tua terhadap anaknya membuat anak bisa lebih fokus dan rajin dalam belajar. Anakpun bisa berkonsultasi langsung dengan orang tuanya mengenai masalah yang dihadapinya. Disamping itu orang tuapun dituntut untuk bisa memahami pembelajaran online dan tidak gagap teknologi atau akan tertinggal.

Namanya juga di masa yang diistilahkan sebagai new normal, tentunya pula tidak bisa selazim di masa normal. Ada beberapa rencana perbaikan pengajaran ke depannya antara lain: indikator pencapaian kompetensi dasar serta tujuan pembelajaran disederhanakan serta dihubungkan dalam konteks bertahan hidup di tengah pandemi virus korona ini. Kurikulum juga dimodifikasi, disesuaikan dengan kondisi kedaruratan bencana pandemi ini. Materi yang kami ajarkan sangat ensensial dan tertuang di power point dan Google Classroom. Untuk penilaian kami menggunakan google form , quizizz, kahoot sehingga siswa tidak merasa bosan ketika mengerjakan, bahkan anak yang berkomentar di forum pun kami beri tambahan nilai, karena anak tersebut aktif. Kerjasama antara orang tua, guru dan sekolah perlu ditingkatkan.Komite sekolah SMPN 21 Malang bekerja sama dengan paguyuban memiliki program peduli pembelajaran daring selama masa pandemi dengan mengumpulkan dana sukarela dari wali murid yang memiliki rejeki lebih dan memberikan bantuan HP serta pulsa bagi siswa yang kesulitan dalam mengerjakan tugas daring dengan meminta data dari wali kelas terlebih dahulu dan melakukan survey door to door.

Demikian pembelajaran daring yang terjadi pada masa pandemi covid-19 di SMPN 21 Malang. Tugas utama kita bersama adalah memutus mata rantai penyebaran virus, tetapi tetap berupaya memenuhi ajaran pendidikan. Keselamatan dan kesehatan guru, siswa, orang tua  selalu menjadi prioritas. Kita berharap wabah pandemi covid-19 ini cepat segera berakhir dan kita bisa menjalani proses pendidikan seperti sedia kala.

#WritingCompetition #NewNormalTeachingExperience

Comments (1)

  1. Selamat Malam 🙂
    terima kasih banyak atas partisipasi pada Guraru Writing Competition 2020.

    Semoga #sharing pengalaman dan ilmu diatas dapat bermanfaat bagi rekan guru lainnya dan semoga beruntung untuk memenangkan salah satu hadiah dari Guraru!

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar