0

Sepucuk Sastra Tanpa Judul (0)

FitriyaniElHasan February 7, 2021

Aku menemukannya. Sepucuk surat yang terlihat seperti puisi manis yang ia tulis dalam file yang tersembunyi. entah mengapa ia sembunyikan dariku. Namun membacanyapun juga menambah kosa kata baru serta menumbuhkan jiwa sastraku kembali.

untuk siapa tulisan ini?? aku tak ingin tau, namun tetap pikiranku bertanya-tanya. indah sekali. Puisi tanpa judul yang membuatku tertarik dan menghayati isi dan maknanya. ah apakah ini untukku?? sepertinya bukan..

Namun yang pasti, baru aku sadari ternyata dia sosok laki-laki yang memiliki jiwa romantis. Yang tak aku ketahui sedari dulu. Bisakah aku menirunya? atau bahkan membalas kata-katanya (jika memang untukku).

Aku coba membalasnya, namun aku tak sepandai tangannya dalam menuliskan kata-kata manis seperti ini. Aku tidak sepuitis dia. Pantas saja dia lebih tertarik pada jurusan sastra. Ternyata jiwa sastranya memang sudah ada dalam pikiran dan hatinya.

baiklah, aku akan buka isi puisinya ini. Tentunya atas izinnya tanpa banyak bertanya, untuk siapa karya tanpa judul ini ditulis beserta artinya.

I open my eyes (Kubuka mata)

I tried to see but (mencoba tuk melihat tapi)

I m blinded by the white light (Aku dibutakan oleh cahaya putih)

I cant remember how (aku tak ingat bagaimana)

I cant remember why (aku tak ingat mengapa)

I m lying here tonight (aku diam disini malam ini)

And I cant stand the pain (dan aku tak bisa menahan sakit ini)

And I cant make it go away (dan aku tak bisa membuat ini pergi jauh)

No I cant stand the pain (tidak, aku tak bisa menahan sakit ini)

            How could this happened to me (bagaimana ini bisa terjadi padaku)

            I made my mistakes (aku membuat kesalahan)

            Got nowhere to run (tak ada tempat tuk pergi/lari)

            The night goes on as I m fading away (malam menghilang ketika kumenjauh)

I m sick of this life (aku bosan hidup ini)

I just wanna scream (aku hanya ingin berteriak)

Everybody is screaming (semua) orang teriak)

I tried to make a sound (aku coba bersuara)

But no one hears me (tapi tak ada yang mendengarku)

I m sleeping of the edge (aku tertidur di tepian)

I m hanging by a threat (aku hidup dengan ancaman)

I wanna start this over again (aku ingin mengulangi semua ini sekali lagi)

So I tried to hold onto a time (maka, aku coba tuk bertahan pada waktu)

Where nothing mattered (dimana tak ada yang dipermasalahkan)

And I cant explain what happened (dan aku tak mengerti mengapa)

And I cant erase the things that I’ve done (dan aku tak bisa menghapus semua yang telah kulakukan)

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar