10

Seorang Guru Harus Pintar Stand Up Comedy (+4)

Kang Didno September 12, 2013

Raditya-Dika

(Guru Juga Harus Bisa Stand up comedy seperti Raditya Dika)

Sebagai seorang guru dalam proses belajar mengajar jangan terlalu kaku dan membosankan. Ajak para siswa untuk bermain dengan pembelajaran yang lebih kreatif dan menyenangkan. Ada baiknya guru juga mengetahui metode-metode pembelajaran yang disukai oleh murid-muridnya. Dengan demikian mereka akan menyukai pelajaran yang dibawakan oleh gurunya.

Berdasarkan pengalaman saya, seorang guru sebaiknya bisa membangkitkan suasana dan bisa menyenangkan siswa agar lebih ceria. Salah satunya dengan memberikan materi pembelajaran dengan metode ceramah, tapi ceramahnya tidak asal ceramah yang membosankan. Ajak mereka berdiskusi dengan ceramahan kita tersebut layaknya orang yang sedang melakukan stand up comedy seperti Raditya Dika, Panji dan lain sebaginya.

Biarkan para siswa tertawa terbahak-bahak dengan materi yang kita bawakan. Asalkan ada materi pembelajaran yang ditangkap oleh siswa. Saya biasanya membawakan materi dengan gaya stand up comedy tentang pelajaran Bahasa Inggris yang saya ajarkan.

Kebetulan saya mengajar Bahasa Inggris Kelas 7 di daerah pedesaan yang Bahasa Inggrisnya belum begitu fasih seperti anak di daerah perkotaan. Sebagai contoh untuk menghafal kata tanya seperti What, Where, When, Why, Who dan How, saya ambil contoh untuk menghafal kata where atau dalam bahasa Indonesia artinya dimana saya menggunakan nyanyian dengan gaya Ayu Ting-ting yang nadanya “dimana dimana dimana?” lalu mengubahnya menjadi “where where where” dengan pengucapan wer ewer wer ewer wer ewer. Dengan cara seperti ini dijamin siswa akan hafal terus sampai kapan pun.

Begitu juga dengan kata tanya lainnya seperti What. Kita sebagai guru pura-pura belum mengetahui arti What. Dengan cara menanyakan arti What kepada salah satu siswa. Caranya guru menunjuk seorang siswa untuk mengartikan arti what ke dalam Bahasa Indonesia. Dengan kata-kata seperti ini “Coba kamu Karto apa arti What?”. Maka Karto akan menjawab “Apa pa?”. Lalu kita (guru) seolah-olah siswa tersebut tidak mendengar kata-kata Karto dan bilang “eh kamu Karto apa arti What?”. Maka terus seperti itu dan akan membuat siswa tertawa terpingkal-pingkal.

Dengan gaya guru mengajar layaknya stand up comedy tersebut dipastikan akan membuat para siswa akan lebih semangat dan tidak terasa membosankan. Apalagi guru tersebut mengajar pada jam-jam terakhir dengan kondisi kelas yang panas dan siswa mulai mengantuk dan sudah kehilangan konsentrasi.

Saya yakin dengan cara seperti ini siswa akan ingat dengan pelajaran yang kita ajarkan dan juga akan ingat terus guru yang mengajarkan dengan cara seperti ini. Belajar Bahasa Inggris tidak lagi menakutkan dan membosankan tetapi justru bisa menyenangkan bagi para siswa dan siswinya. Selamat mencoba bagi guru-guru Bahasa Inggris yang masih pakem pada pembelajaran yang begitu-begitu saja.

Comments (10)

  1. Setuju 100% pak, hehehe bapak lucu sekali. Yayaya memang kita harus sering humor, dan cara bapak juga sering kulakukan. Kata anak-anak, ibunya lucu, sedang mereka sesungguhnya lebih lucu. Sampai kimia juga kunyanyikan, kimia dimana-mana, tak gendong kemana-mana, …. Terima kasih banyak pak, salam kenal dan salam perjuangan.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar