0

Senam Ketangkasan Volume 2 : Senam Lantai (0)

oloan February 14, 2021

Senam lantai adalah kegiatan olahraga yang cara gerakan dan bentuk latihannya dilakukan di lantai sesuai dengan namanya. Biasanya senam lantai menggunakan matras. Senam lantai juga bisa disebut latihan bebas karena tidak mempergunakan benda-benda atau perkakas untuk latihan seperti balok, tongkat dan lain-lain. Bila suatu ketika saat senam lantai menggunakan alat, hanya untuk menambah ketangkasan, kelemasan, kekuatan dan keseimbangan.

Dikutip dari Encyclopaedia Britannica, senam lantai (gymnastics floor exercise) adalah senam yang gerakannya dilakukan di tempat khusus yang dibuat dan digunakan untuk olahraga senam. Kriteria tempat untuk olahraga senam adalah: Lantai berukuran 12×12 meter dalam ruangan yang berukuran 14×14 meter. Lantai dilapisi karpet kenyal setebal kira-kira 0,045 meter.

Dikutip dari Cerdas dan Bugar Dengan Senam Lantai (2009), kesegaran jasmani yang dicapai dari aktivitas senam lantai ada 10 komponen, yaitu: Daya tahan kardiovaskuler atau daya tahan jantung dan paru-paru (cardiovascular endurance) Daya tahan otot (muscle endurance) Kekuatan otot (muscle strength) Kelentukan (flexibility) Komposisi tubuh (body composition) Kecepatan gerak (speed of movement) Kelincahan (agility) Keseimbangan (balance) Kecepatan reaksi (reaction time) Koordinasi (coordination).

Dikutip dari Dr. Olahraga Menjelaskan Senam Lantai (2012), dalam senam lantai terdapat berbagai gerakan dan teknik, antara lain: Sikap lilin Loncat harimau Handstand Handspring.

Sikap lilin diawali dengan posisi tidur telentang. Selanjutnya rapatkan kedua kaki lalu angkat kedua kaki lurus ke atas. Pada gerakan ini, pinggang ditopang oleh kedua tangan, lalu posisi pundak tetap menempel pada lantai. Pada gerakan sikap lilin ini, kekuatan otot perut fungsinya sebagai pengangkat kaki. Kemudian kelentukan otot pinggang, punggung dan leher berfungsi memudahkan kedua tangan menopang pinggang. Berikut ini latihan sikap lilin secara bertahap:

Tahap permulaan:

tahap permulaan dilakukan dengan bantuan teman yang bertugas menopang pinggul agar tidak terjatuh. Tahap kedua: teman bertugas memegangi kedua kaki bagian atas agar kedua kaki dapat lurus dan rapat. Tahap ketiga: dilakukan sendiri tanpa bantuan teman. Merupakan pengulangan tahap pertama dan kedua.

A.Senam Lantai

Berguling ke depan sikap berdiri

1.Lenting Tangan (Hans Spring)

Yang dimaksud dengan gerakan lenting tangan adalah suatu bentuk gerakan melentingkan badan dengan terlebih dahulu bertumpu pada kedua belah telapak tangan. Sebenarnya gerakan lenting tangan ini merupakan rangkaian gerakan yang terdiri dari ayunan salah satu kaki yang selanjutnya dijadikan kaki tumpu, tolakan kedua tangan, hingga badan melayang di udara seperti busur dan mendarat dengan kedua kaki.

Cara melakukan lenting tangan (hand spring) adalah sebagai berikut :

a.Sikap Awal :

1.Berdiri tegak kaki rapat, kedua lengan di samping badan;

2.Pandangan ke depan sambil berkonsentrasi untuk melakukan gerakan yang akan dilakukan.

b.Gerakannya :

1.Lakukan awalan beberapa langkah

2.Lankah terakhir, kaki yang di belakang berjingkat, kaki/tungkai yang berada di depan ayunkan ke atas disertai dengan ayunan kedua lengan lurus ke atas.

3.Tolakkan kaki yang berada di depan, kemudian lemparkan ke belakang atas tungkai yang berada di belakang, kedua telapak tangan bertumpu selebar bahu, tumpuan ini hanya sebentar, kaki tumpu ayunkan ke atas, badan melayang dengan kedua tungkai rapat.

4.Mendarat dengan kedua kaki, badan melenting seperti busur, kedua lengan lurus ke atas.

Demikianlah materi saat ini, sampai jumpa..salam olahraga

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar