4

Semut dan keistimewaannya (0)

Ayuma Sofyati March 3, 2021

Kehadiran semut  menjengkelkan ya, selain suka mengigit, juga jika terdapat makanan dalam jumlah kecil, seperti misalnya remah-remah makanan atau seekor serangga mati atau makanan yang lainnya langsung datang bergerombol  dalam waktu singkat. Semut memakan banyak hal tergantung pada apa yang tersedia di sekitar mereka, mulai dari memakan semut lain, remah-remah makanan ,serangga mati,  buah-buahan , hingga daging 

Meskipun demikian, jenis makanan semut dapat sangat bervariasi tergantung oleh beberapa faktor utama, termasuk spesies dan dimana mereka tinggal.Tentu tidak salah jika Anda berpikir bahwa ada gula ada semut artinya makanan yang disukai semut adalah segala sesuatu yang berasal dari hal-hal manis di sekitar rumah Anda.

Tapi faktanya banyak juga makanan yang  mereka makan tidak hanya makanan manis secara eksklusif, karena ada banyak hal lain yang ternyata menjadi makanan favorit semut baik ketika berada di dalam rumah maupun di alam luar.

Nah, karena sifat usilnya yang mengganggu , kita kerap mengusirnya bukan ?atau malah membunuhnya. Tapi tahukah anda bahwa semut ternyata memberikan pelajaran hidup beharga bagi kita tentang arti kebersamaan dan kerjasama  juga bersosial . Naah, tentang hal ikhwal semut ini telah di abadikan di dalam Al-qur’an yaitu  surah An -Naml ayat 18 . dalam ayat itu terdapat ucapan  raja semut kepada rakyatnya untuk  memasuki  sarangnya masing-masing  agar tidak terlindas oleh nabi sulaiman dan bala tentaranya yang akan melewati tempat itu. Selengkapnya tentang ayat ini bisa kita baca

“Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut,

“Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.”

Berdasarkan tafsir kementerian Agama RI tentang ayat ini dijelaskan Ayat ini menerangkan bahwa pada suatu ketika sulaiman berjalan dengan tentaranya pada suatu daerah, yang menurut Qatadah, merupakan suatu daerah di lembah sulaiman mendengar suara raja semut yang memerintahkan kepada rakyatnya agar segera memasuki liangnya masing-masing, agar tidak terinjak oleh sulaiman dan bala tentaranya.sulaiman dan tentaranya bisa menginjak mereka tanpa menyadarinya, karena semut makhluk yang amat kecil, sehingga sulaiman dan bala tentaranya tidak melihatnya.
Ayat ini memperlihatkan adanya komunikasi di antara semut dan kehidupan sosial di bawah kepemimpinan rajanya.

Sedangkan menurut tafsir ibnu katsir tentang ayat ini bahwa   Ibnu Asakir telah meriwayatkan melalui jalur ishaq Ibnu Bisyr, dari Sa’id, dari Qatadah dari Al-hasan, bahwa nama semut yang berbicara itu adalah Haras.Ia berasal dari kelompok semut yang dikenal dengan nama sulaiman maka ia menyerukan kepada makhluk jenisnya agar memasuki sarang-sarang mereka.Slaiman alaihssalam mengerti pembicaraan itu maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu.dan dia berdoa,
“Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh   yang Engkau ridai.” Doa nabi sulaiman ini merupakan bunyi dari ayat selanjutnya yaitu ayat ke-19  dari surah an-Naml ini
Yakni berilah aku kekuatan untuk mensyukuri nikmat yang telah Engkau limpahkan kepadaku sehingga aku dapat memahami bahasa burung dan bahasa semua hewan berkat pengajaran-Mu kepadaku, juga kepada kedua orang tuaku, agar diriku menjadi orang yang tunduk patuh dan beriman kepada-Mu.

Penelitian mengungkapkan bahwa untuk melaksanakan kehidupan sosial yang sangat terorganisasi ini, semut mempunyai kemampuan komunikasi yang canggih.
Di bagian kepala semut terdapat seperangkat alat peraba yang dapat mengenali sinyal kimia maupun visual.

Otaknya terdiri atas sekitar setengah juta simpul syaraf, mempunyai mata yang berfungsi baik, dan sungut yang berfungsi sebagai hidung untuk mencium atau ujung jari untuk meraba.
Tonjolan-tonjolan yang terletak di bawah mulutnya berfungsi sebagai pencecap.

Sedang rambut-rambut yang ada di tubuhnya bereaksi terhadap sentuhan.
Walaupun banyak organ yang dimiliki semut untuk berkomunikasi, namun komunikasi utama yang dilakukan adalah komunikasi kimiawi.

Mereka berkomunikasi dengan menggunakan feromon, suatu senyawa kimia seperti hormon yang mengeluarkan bau dan dihasilkan oleh salah satu kelenjar di dalam tubuh semut itu.
Dengan menggunakan hormon inilah semut berkomunikasi.

Apabila seekor semut mengeluarkan feromon, maka semut lainnya akan menerimanya dengan cara mencium baunya atau menyentuhnya, dan bereaksi terhadapnya.

Terimaksih sudah bersedia membaca Artikel ini, semoga bermanfaat. 

About Author

Ayuma Sofyati

Saya adalah seorang guru di SMP Negeri 2 Pontang Kabupaten Serang Banten juga blogger . Senang menyerap ilmu dan senantiasa belajar belajar dan belajar karena saya adalah pembelajar .Guraru adalah salah satu wadah untuk menyerap ilmu. Salam sukses !

View all posts by Ayuma Sofyati →

Comments (4)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar