2

Semua ada Saatnya (0)

Ayuma Sofyati February 7, 2021

Rasulullah telah mengajarkan umatnya untuk mengalokasikan setiap waktu sesuai pada tempatnya .Bahwa segala sesuatu memiliki waktunya.Ada waktu untuk keluarga, ada waktu untuk bermain,ada waktu untuk ibadah, ada waktu untuk belajar dan seterusnya

Ketika sebagian sahabat nabi mencapai ketinggian spiritual, mereka menyangka bahwa seorang muslim itu mesti menjauhkan dirinya dari semua kenikmatan duniawi , mesti serius dan keras, tidak tertawa untuk selamannya, mesti berada di dalam mihrab untuk beribadah di waktu malam dan siang. Maka Rasulullah menjelaskan kepada mereka jalan tengah dalam masalah ini seraya bersabda, ” satu waktu dan satu waktu” (Sa’atan – Sa’atan )

Hidup ini adalah kumpulan-kumpulan kegiatan. kegiatan itu ada yang serius dan ada yang memerlukan canda dan senyum.Kehidupan seorang muslim tidak semuanya ibadah, tapi terkadang harus di selingi dengan kegiatan-kegiatan yang mengundang rehat dan senyum.Bukankah Rasulullah juga pernah bercanda?

Tidak semua waktu dipakai untuk sujud dan ruku dan tidak semua waktu  dipakai untuk bermain.

Manusia terdiri dari tiga unsur;

Akal, jasad dan ruh, yang masing-masing mempunyai kebutuhan.Kebutuhan akal adalah tadabur, membaca dan menganalisa. Kebutuhan jasad adalah makan,minum, dan istirahat.sedang kebutuhan ruh adalah amal Sholeh

Merupakan keadilan Allah SWT bahwa Dia memberi setiap manusia waktu 24 jam sehari.Yang membedakan adalah hasil yang tercipta dari 24 jam itu. Ada yang berbuat banyak, ada yang tidak menghasilkan apa-apa .

Dari 24 jam itu mestinya memiliki alokasi yang jelas .Ada waktu untuk Allah, ada waktu untuk keluarga, ada waktu untuk bekerja, ada waktu untuk rekreasi, untuk sahabat dan juga ada waktu-waktu untuk yang lainnya .Sekali lagi yang membedakan adalah hasilnya. Disinilah pentingnya Harus ada keberimbangan dalam mengisinya dan harus ada seni dalam menikmati hidup agar tetap seimbang

Apapun yang terjadi baik yang sudah terjadi, sedang terjadi maupun yang akan terjadi masa lalu kini dan yang akan datang semua dalam rencana-Nya dan dalam genggamannya, tidak ada yang luput dari kuasa-Nya. Jika Allah menghendaki dan mengizinkan maka itu akan terjadi begitupun sebaliknya jika Allah tidak menghendaki dan tidak mengizinkan maka itu tidak akan terjadi

Karena semua ada saatnya ada masanya dan ada waktunya sendiri-sendiri. Manusia hanya  berencana tapi tetap yang kuasa yang menentukan

Buku ini terdiri dari 4 bab dimana setiap bab memuat kumpulan cerita-cerita ringan juga kisah -kisah perjalanan kehidupan manusia yang di dalamnya  berisi hikmah, nasihat,hiburan, tauladan, dan yang lainnya. sebuah kejutan sebagai peristiwa dari liku-liku kehidupan yang di alami manusia  baik suka maupun duka yang sarat akan ibrah atau pelajaran untuk kita. Di terjemahkan oleh ustad Abdul Somad dengan kemasan bahasa yang menarik dan layak untuk di baca .

Judul.            : Semua ada saatnya

Penulis.        : Syaikh Mahmud Al-Mishri

Penerjemah : Ust.Abdul Somad, LC.,MA

Penerbit.      : Pustaka Al-Kautsar

Cetakan       : pertama ,Januari 2011

ISBN.           : 978-979-592-779-2

Tebal Hlm.   : 392: 25 cm.

About Author

Ayuma Sofyati

Saya adalah seorang guru di SMP Negeri 2 Pontang Kabupaten Serang Banten juga blogger . Senang menyerap ilmu dan senantiasa belajar belajar dan belajar karena saya adalah pembelajar .Guraru adalah salah satu wadah untuk menyerap ilmu. Salam sukses !

View all posts by Ayuma Sofyati →

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar