4

Sayembara Video Pendek Materi Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19 Direktorat GTK Pendidikan Dasar Part II (0)

Muhammad Rifai March 28, 2021

Setelah saya menceriatan awal mula saya memutuskan untuk mengikuti Sayembara Video Pendek Materi Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19 Direktorat GTK Pendidikan Dasar pada poatingan part I. Kali ini saya akan menceritakan bagaimana proses saya membuat karya sebuah video pendek untuk saya ikut sertakan dalam acara tersebut.

Proses Pembuatan

Alat dan bahan

  1. Laptop Asus X45C
  2. HP Samsung J7 Prime (pinjam teman) kaarena hp saya saat pembuatan video baru Samsung  J1 Mini
  3. Printer Canon ip2770
  4. Kardus Bekas
  5. Bambu
  6. Golok
  7. Lakban
  8. Kostum dalang dan pensil alis
  9. Tripod
  10. Microphone klip

Langkah penyusunan

Saya menentukan ide trik apa yang dapat saya tampilkan dalam video yang akan saya buat. 

Saya memutuskan “Trik Menjumlahkan Bilangan Bulat Meggunakan Kancing Baju Merah Putih” dengan inspirasi dari modul ketika saya kuliah yaitu penyelesaian penjumlahan bilangan bulat dengan manik-manik.

Saya menggunakan model kancing baju merah putih yang saya animasikan menggunakan power point dengan harapan ada sisi nasiaonalis yang dapat saya sampikan secara tersirat. Peserta didik teringat kembali Bendera Negara Indonesia.

Kemudia saya membuat slide penjelasan trik tersebut menggunakan aplikasi power point 2010 pada laptop. Setelah slide selesai, kemudian saya menggunakan aplikasi camtasia untuk merekam layar tampilan slide power point yang saya buat dengan saya berikan suara penjelasan dari saya. Saya edit dengan menambahkan backsound tipis.

Kemudian saya mencari cara bagaiman trik ini dapat saya sampaikan dengan cara yang anak-anak banget. Sehingga saya memutuskan menggabungkan trik ini dalam sebuah cerita. Saya berperan sebagai Pak Raden (Sosok Legendaris Dunia Dongeng) dengan memegang dua buah tokoh wayang sederhana buatan saya menggunakan kertas, kardus dan bambu.

Saya cetak foto saya sebagai tokoh Pak Guru kemudian Gambar Siswa Laki-laki yang saya ambil dari Buku Siswa dengan saya beri nama Budi.

Puji syukur di rumah ada beberapa beskap (pakaian adat jawa untuk laki-laki) termasuk dengan blangkonnya. Saya hanya sedikit menambahkan goresan pensil alis pada kumis saya yang standar menajadi lebih panjang dan melengkung hehhee biar mirip-mirip kaya Pak Raden hehhee.

Setelah kostum dan penampilan slberes saya setting sedemikian rupa akhirnya saya bingung merekam pakai apa karena ponsel saya saat itu samsung j1 mini yang kualitas videonya jauh dari harapan saya. Akhir ya saya mencoba merepotkan, meminjam ponsel sepupu yang kualitas kameranya lebih baik. Tidak ada layar greenscreen yang dapat saya manfaatkan saat itu akhirnya saya memutuskan untuk mengambil lokasi outdor di samping rumah tetangga yang ada tanaman dan pager dari bambu. Mengatur posisi menghadap ke arah cahaya matahari. Memanfaatkan cahaya matahari sebagai pencahayaan. Tidak lupa saya menggunakan mic clip dan tripot untuk mendukung proses perekaman.

Saya merekam video dengan berperan sebagai Pak Raden menggunakan kostum dalang  dan berkumis tebal, bercerita kepada penonton, menceritakan kebingungan Budi dalam menjumlahkan bilangan bulat. Kemudian Pak Guru memberikan trik kepada Budi mampu menyelesaikan penjumlahan bilangan bulat dengan menggunkan trik kancing baju merah putih. Pak Guru seolah bercerita padahal sedang mengajarkan konsep. Harapannya penonton ikut larut, dnegan apa yang dialami Budi dan kemudian ikut memahami konsep yang disampaikan.

Berikut saya lampirkan link video hasil karya saya yang saya ikut sertakan sayembara. Semoga bermanfaat https://youtu.be/R3NrO4tt_FA

Comments (4)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar