2

Saatnya Menularkan Semangat Membaca Buku di Perpustakaan (0)

Thurneysen Simanjuntak October 21, 2020

Setelah duapuluh tahun meninggalkan kampusku, maka semangat untuk berkunjung ke perpustakaan masih tergolong tinggi. Bahkan sebelum masa pandemi Covid-19 ini, saya sering memanfaatkan waktu luang untuk berkunjung dan meminjam buku ke perpustakaan. Tetapi tidak cukup sampai di sana. Bebanku sudah bertambah lagi.

Secara pribadi saya memiliki panggilan untuk menularkan semangat literasi kepada anak didikku. Itu adalah hutangku pada perpustakaan yang telah membesarkanku dalam pemahaman tentang pentingnya literasi bagi setiap individu, termasuk seorang pelajar. Bahkan pemahamanku, ketika anak tersebut sejak dini, sudah seharus dibiasakan untuk membaca buku dan memperkenalkan perpustakaan.

Apalagi mengingat zaman sekarang, ada tantangan berat untuk membiasakan anak gemar membaca. Alasannya, sudah jelas kita lihat dalam kehidupan nyata. Ketertarikan anak pada gawai, telah merubuhkan cara berpikir dan perilaku anak didik sekarang tentang buku dan perpustakaan. Mereka jauh lebih tertarik dengan gawai dan berbagai aktivitas yang terkadang membuat anak lupa diri dan lupa waktu.

Untuk menyeimbangkan hal tersebut, tidak jarang saya membuat penugasan kepada siswa agar meminjam buku dari perpustakaan. Entah itu hanya untuk dibaca di ruangan kelas, dibuat dalam bentuk resensi, atau menceritakan buku yang telah dibaca di depan kelas. Sehingga siswa lain juga mendapatkan manfaat dari buku yang dibaca temannya. Saya juga tidak lupa membiasakan anak-anak untuk menulis dan mempublikasikannya di media online atau blog. Mengapa? Alasannya, agar anak tetap menyenangi dunia literasi, membaca buku, dan menulis. Sudah barang tentu dengan aktivitas itu akan membuatnya berkunjung ke perpustakaan. Mungkin awalnya merasa terpaksa, tetapi berharap lambat laun menjadi sebuah kebiasaan baru.

Ngomong-ngmong mengapa perpustakaan itu masih penting bagi seseorang? Tentu juga bagi seorang pelajar.

Kalau kita merujuk pada Undang-Undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan, Pasal 3 dikatakan bahwa “Perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa.”

Sementara pada Pasal 4 dikatakan Perpustakaan bertujuan memberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca, serta memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Harapan bersama, dengan berjalannya fungsi dan tujuan dari perpustakaan itu, maka akan lahir generasi literasi, yang memiliki wawasan dan pengetahuan luas, yang tentu akan dibutuhkan di masa depan mereka. Akhir kata, yuk kembali kita galakkan semangat literasi melalui kecintaan pada perpustakaan. Salam

Tagged with: , ,

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar