0

RPP Kelas 7 Pengukuran 3 (0)

Tantri January 31, 2021

Satuan Pendidikan   :   ………………………………………………

Kelas / Semester       :   VII / 1

Mata Pelajaran         :   Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Materi Pokok            :   Objek IPA dan Pengukuran

Sub Materi Pokok    :   Objek Ilmu Pengetahuan Alam

–    Penyelidikan IPA

–    Pengukuran sebagai Bagian dari Pengamatan

Alokasi Waktu          :   ………. x 40 Menit

a.   Kompetensi Inti (KI)

KI-3  :  Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI-4  :  Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B.    Kompetensi Dasar  (KD) & INDIKATOR

Kompetensi DasarIndikator Pencapaian Kompetensi
3.1.    Menerapkan konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada diri sendiri, makhluk hidup lain, dan benda-benda di sekitar, serta pentingnya penggunaan satuan standar (baku) dalam pengukuran.3.1.1. Menjelaskan 3 keterampilan proses penyelidikan IPA 3.1.2. Menjelaskan kegunaan mempelajari IPA 3.1.3. Menyebutkan objek yang dipelajari dalam IPA 3.1.4. Menjelaskan pengertian pengukuran 3.1.5. Menyebutkan hal yang dapat diukur (besaran) dan tidak dapat diukur (bukan besaran). 3.1.6. Membandingkan satuan baku dan tidak baku 3.1.7. Memahami kegunaan satuan baku dalam pengukuran 3.1.8. Mengkonversi satuan dalam SI (Sistem Internasional) 3.1.9. Menjelaskan pengertian besaran pokok 3.1.10.            Menyebutkan macam-macam besaran pokok beserta satuannya 3.1.11.            Menjelaskan pengertian besaran turunan 3.1.12.            Menyebutkan macam-macam besaran turunan beserta satuannya
4.1.    Menyajikan data hasil pengukuran dengan alat ukur yang sesuai pada diri sendiri, makhluk hidup lain, dan benda-benda di sekitar dengan menggunakan satuan tak baku dan satuan baku.4.1.1.  Menyajikan hasil pengamatan, inferensi, dan mengomunikasikan hasil 4.1.2. Melakukan pengukuran dengan satuan tidak baku 4.1.3. Melakukan pengukuran besaran- besaran panjang, massa, waktu dengan alat ukur yang sering dijumpai dalam kehidupan  sehari-hari 4.1.4. Melakukan pengukuran besaran- besaran turunan sederhana yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari

Pertemuan KE-2 & 3 (2 JP dan 3 JP)

Pengukuran

a.    Materi untuk Guru

Pengukuran merupakan bagian dari pengamatan. Pengukuran merupakan  proses  membandingkan  besaran  dengan  besaran  lain yang sejenis sebagai satuan. Segala sesuatu yang dapat diukur adalah besaran, seperti massa, suhu, dan tinggi badan. Adapun hal yang tidak dapat diukur adalah bukan besaran. Contoh kasih sayang orangtua terhadap anak.

Hasil pengukuran berupa nilai (angka) dan satuan. Satuan adalah sesuatu yang digunakan sebagai pembanding dalam pengukuran. Satuan terdiri atas satuan yang tidak terstandar (tidak baku), dan satuan baku. Satuan tidak baku misalnya jengkal (dari jarak ujung ibu jari sampai dengan jari kelingking), dan depa (jarak ujung telunjuk tangan kiri sampai dengan telunjuk tangan kanan ketika tangan direntangkan ke samping kiri dan kanan). Contoh satuan baku (standar), dalam Sistem Internasional, misalnya meter, sekon, yang menggunakan kelipatan 10 (metrik).

Pemakaian satuan dalam penyelesaian suatu persoalan  terkadang menjadi masalah. Hal ini dikarenakan perbedaan satuan yang digunakan untuk menafsirkan suatu besaran. Untuk  mengatasi  hal tersebut, guru dan Peserta Didik memerlukan suatu tahapan konversi untuk mengubah suatu satuan ke satuan lain. Di dalam pengkonversian suatu  satuan,  diperlukan  suatu  faktor  konversi  yang  terdiri atas bilangan dan penyebut yang masing-masing memiliki satuan yang berbeda, tetapi memiliki besar  yang  sama. Dengan demikian, faktor konversi ini bernilai satu.

Contoh:

Ubahlah satuannya, dari 45  yard ke dalam satuan meter.

1 yard = 0,9144 meter

= (45 yard ) x 0,9144 meter/1 yard

= 41,1 meter

Tabel 1.1 Faktor Konversi Besaran Panjang, Massa, dan Waktu

PanjangWaktuMassa
1 in = 2,54 cm 1 yd = 0,9144 m 1 km = 103m 1Å   = 10-10 m1 slug = 14,59 kg 1 amu = 1,66 x 10-27 kg 1 ton = 1000 kg 1 g     = 10-3 kg1 jam = 3600 s 1 hari  = 86200 s 1 tahun = 3,16 x 107 s

Sumber : www.file.upi.edu

Dalam melakukan pengukuran, seringkali akan berhadapan dengan bilangan yang sangat besar (misalnya,  radius  rata-rata  Matahari =

696.000.000 m) atau bilangan yang  sangat  kecil  (misalnya, radius atom hidrogen = 0,000 000 000 053 m),  sehingga kita mengalami kesulitan. Untuk menyelesaikan masalah tersebut disusunlah bilangan secara ilmiah   yang   disebut   notasi   ilmiah.   Dalam   notasi   ilmiah dapat dituliskan bilangan sebagai hasil kali bilangan  a ( 1 < a < 10) dengan bilangan 10 berpangkat yang disebut orde.

Contoh: 140.000 = 1,4 x 105 dan  0,0037 = 3,7 x 10-3

Tabel 1.2 Awalan dan Simbol Bilangan 10 Berpangkat

Panjang10 BerpangkatAwalanSimbol
0,000 000 000 001 0,000 000 001 0,000 001 0,001 0,01 0,1 1 10 100 1000 1000 000 1000 000 000 1000 000 000 00010-12 10-9 10-6 10-3 10-2 10-1 100 101 102 103 106 109 1012Piko Nano Mikro Mili Senti Desi – Deka Hekto Kilo Mega Giga Terap n μ mm c d – da h k M G T

Sumber : www.file.upi.edu

b.    Kegiatan Pembelajaran

NoKegiatan Pembelajaran
Pendahuluan
 Peserta Didik diminta melakukan kegiatan “Ayo Kita Lakukan” pada buku siswa, yaitu mengukur benda-benda di sekitarnya dengan menggunakan satuan tidak baku. Misal, Peserta Didik mengukur panjang bangku dengan jengkal tangan  dan membandingkan hasil pengukurannya dengan teman lain.
Inti
1.Guru meminta Peserta Didik melakukan pengukuran ulang terhadap benda tersebut, namun dengan menggunakan satuan baku, misal meter dengan menggunakan penggaris. Peserta Didik membandingkan hasil pengukurannya dengan teman lain.
2.Setelah melakukan pengukuran dengan satuan baku dan tidak baku, guru menyimpulkan betapa pentingnya satuan baku dalam pengukuran, yaitu hasil pengukuran yang diperoleh sama antara Peserta Didik satu dengan yang lainnya.
3.Guru menjelaskan pengertian dari mengukur, besaran, dan satuan. Guru membandingkan contoh benda atau hal lain yang dapat diukur (besaran) dan hal-hal yang tidak dapat diukur (bukan besaran). Besaran yang dapat diukur seperti panjang meja, dan jarak loncatan. Besaran yang tidak dapat diukur yakni kasih sayang orangtua kepada anaknya.
4.Guru meminta Peserta Didik menyebutkan contoh benda yang ada di sekitar kita disertai dengan hal-hal pada benda tersebut yang dapat diukur dan tidak dapat diukur.
5.Guru menjelaskan lebih lanjut terkait satuan baku dalam Sistem Internasional kemudian Peserta Didik mencoba mengonversi satuan baku dalam SI dari kegiatan “Bandingkanlah” pada besaran dan satuan mikroorganisme dan benda langit.
Penutup
1.Guru melakukan review bersama Peserta Didik dengan menjawab beberapa pertanyaan di buku siswa pada “Ayo Kita Amati”.
2.Guru menugaskan Peserta Didik untuk melakukan kegiatan “Ayo Kita Lakukan” untuk tugas kelompok dan “Penerapan” untuk tugas individu.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar