0

RPP EKONOMI (8) TERBARU SMA KELAS XII 2021 (0)

Adit Tristian January 20, 2021

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

TAHUN PELAJARAN 2020/2021

                                                                Sekolah                                : SMA YPKKP Bandung

                                                                Mata Pelajaran                 : Ekonomi

                                                                Kelas/Semester                : XII / Dua

                                                                Materi Pokok                     : Tahap Penutupan Siklus Akuntansi

                                                                                                                   Perusahaan Dagang

                                                                Alokasi Waktu                   : 12 x 45 menit (3 kali pertemuan)

  1. Kompetensi Inti :

KI 1.    Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2.    Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan proaktif; sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3.    Memahami, menerapkan,  menganalisis dan  mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4.    Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

  • Kompetensi Dasar dan Indikator :
Kompetensi DasarIndikator
3.6. Menganalisis tahapan penutupan siklus akuntansi pada perusahaan dagang  3.6.1  Menyusun jurnal penutup pada perusahaan dagang 3.6.2  Melakukan penutupan buku besar pada perusahaan dagang 3.6.3  Menyusun neraca saldo setelah penutupan pada perusahaan dagang 3.6.4  Menyusun jural pembalik pada perusahaan dagang  
4.6.  Membuat penutupan siklus akuntansi  pada perusahaan dagang4.6.1. Mempresentasikan praktik tahap penutupan siklus akuntansi perusahaan dagang  
  • Tujuan Pembelajaran

Setelah  mengikuti  kegiatan   pembelajaran melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning, peserta didik dapat menganalisis tahapan penutupan siklus akuntansi pada perusahaan dagang dan peserta didik dapat membuat penutupan siklus akuntansi  pada perusahaan dagang dengan penuh tanggung jawab, bekerja keras, toleransi dan bekerja sama.

  • Materi  Pembelajaran         

Penutupan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Dagang

  • Jurnal Penutup
  • Buku Besar Setelah Penutup
  • Neraca Saldo Setelah Penutup
  • Jurnal Pembalik
  • Pendekatan dan Metode Pembelajaran
    • Pendekatan    : Saintifik
    • Model                : PBL
    • Metode            : Ceramah, Diskusi, tanya jawab dan penugasan

F.         Langkah-Langkah Pembelajaran

  1. Pertemuan Minggu X
KegiatanDeskripsiAlokasi waktu
Pendahuluana) Kelas  dipersiapkan   agar  lebih  kondusif  untuk   proses  belajar mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas, berdoa, presensi (absensi, kebersihan  kelas, menyiapkan  media  dan  alat serta  buku  yang diperlukan). b) Peserta   didik  disinggung   tentang  materi   minggu   lalu  yaitu Penyusunan kertas kerja atau neraca lajur dan laporan keuangan perusahaan dagang c) Peserta didik ditegaskan kembali tentang topik dan menyampaikan kompetensi yang akan dicapai.15 menit
Intia) Sebelum  peserta  didik mempelajari  Tahap Pelaporan Siklus akuntansi Perusahaan dagang, terlebih dahulu Guru mempresentasikan konsep jurnal penutup, melakukan penutupan buku besar, penyusunan neraca saldo setelah penutupan buku, penyusunan jurnal pemablik pada perusahaan dagang dan contoh penyusunannya yang bersumber dari kertas kerja atau neraca lajur dan laporan keuangan perusahaan dagang  pada akhir periode b)  Peserta didik diajak untuk mengamati berbagai contoh penyusunan jurnal penutup, melakukan penutupan buku besar, penyusunan neraca saldo setelah penutupan buku, penyusunan jurnal pembalik suatu perusahaan dagang serta mendiskusikan dengan peserta didik yang lain c) Peserta didik disuruh untuk mengerjakan latihan soal berkaitan dengan penyusunan jurnal penutup, melakukan penutupan buku besar, penyusunan neraca saldo setelah penutupan buku, penyusunan jurnal pembalik yang ada di buku paket untuk menambah pemahaman dalam Tahap pelaporan akuntansi perusahaan dagang. d) Peserta didik diajak untuk melakukan penyusunan jurnal penutup, melakukan penutupan buku besar, penyusunan neraca saldo setelah penutupan buku, penyusunan jurnal pembalik suatu perusahaan dagang dengan bimbingan guru e) Peserta didik disuruh untuk mengerjakan soal pada uji pemahaman materi f) Peserta didik disuruh untuk mempresentasikan hasil mengerjakan soal-soal latihan150 menit
Penutupa) Peserta  didik  dapat   ditanya  apakah   sudah  memahami  materi tersebut. b) Peserta didik diminta untuk mengumpulkan kertas kerja. c) Guru  menutup pembelajaran minggu ke-10  ini             dengan memberikan ringkasan tentang makna penyusunan jurnal penutup, melakukan penutupan buku, neraca saldo setelah penutupan dan jurnal pembalik perusahaan dagang berdasarkan kertas kerja. Dan mengajak berdoa semoga pembelajaran hari ini bermanfaat untuk kita semua. d) Peserta didik diberikan uji pemahaman materi dan tugas mandiri atau tugas kelompok15 menit
  • Pertemuan Minggu XI
KegiatanDeskripsiAlokasi waktu
Pendahuluana) Kelas  dipersiapkan   agar  lebih  kondusif  untuk   proses  belajar mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas, berdoa, presensi (absensi, kebersihan  kelas, menyiapkan  media  dan  alat serta  buku  yang diperlukan). b) Peserta   didik  disinggung   tentang  materi   minggu   lalu  yaitu Penyusunan jurnal penutup, NSSP, melakukan penutupan dan jurnal pembalik perusahaan dagang c) Peserta didik ditegaskan kembali tentang topik dan menyampaikan kompetensi yang akan dicapai.15 menit
Intia) Peserta didik disuruh untuk mengerjakan latihan soal berkaitan dengan penyusunan jurnal penutup, NSSP, melakukan penutupan buku besar dan jurnal pembalik yang ada di buku paket untuk menambah pemahaman dalam Tahap pengikhtisaran akuntansi perusahaan dagang dan tahap pelaporan akuntansi perusahaan dagang, baik soal pilihan ganda maupun soal praktik, secara mandiri b) Peserta didik disuruh untuk mempresentasikan hasil mengerjakan soal-soal latihan  150 menit
Penutupa) Peserta  didik  dapat   ditanya  apakah   sudah  memahami  materi tersebut. b) Peserta didik diminta untuk mengumpulkan kertas kerja. c) Guru  menutup pembelajaran minggu ke-11  ini             dengan memberikan ringkasan tentang makna penyusunan jurnal penutup, melakukan penutupan buku, neraca saldo setelah penutupan dan jurnal pembalik perusahaan dagang berdasarkan kertas kerja. Dan mengajak berdoa semoga pembelajaran hari ini bermanfaat untuk kita semua. d) Peserta didik diberikan uji pemahaman materi dan tugas mandiri atau tugas kelompok15 menit
  1. Pertemuan Minggu XII
KegiatanDeskripsiAlokasi waktu
Pendahuluana) Kelas  dipersiapkan   agar  lebih  kondusif  untuk   proses  belajar mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas, berdoa, presensi (absensi, kebersihan  kelas, menyiapkan  media  dan  alat serta  buku  yang diperlukan). b) Peserta   didik  disinggung   tentang  materi   minggu   lalu  yaitu Penyusunan AJP, Neraca Lajur, Laporan keuangan, jurnal penutup, NSSP, melakukan penutupan dan jurnal pembalik perusahaan dagang c) Peserta didik ditegaskan kembali tentang topik dan menyampaikan kompetensi yang akan dicapai.15 menit
Intia) Peserta didik disuruh untuk mengerjakan latihan soal berkaitan dengan penyusunan AJP, Neraca Lajur, Laporan keuangan, jurnal penutup, NSSP, melakukan penutupan buku besar dan jurnal pembalik yang ada di buku paket untuk menambah pemahaman dalam Tahap pengikhtisaran akuntansi perusahaan dagang dan tahap pelaporan akuntansi perusahaan dagang, baik soal pilihan ganda maupun soal praktik, secara mandiri b) Peserta didik disuruh untuk mempresentasikan hasil mengerjakan soal-soal latihan  150 menit
Penutupa) Peserta  didik  dapat   ditanya  apakah   sudah  memahami  materi tersebut. b) Peserta didik diminta untuk mengumpulkan kertas kerja. c) Guru  menutup pembelajaran minggu ke-12  ini             dengan memberikan ringkasan tentang makna penyusunan jurnal penutup, melakukan penutupan buku, neraca saldo setelah penutupan dan jurnal pembalik perusahaan dagang berdasarkan kertas kerja. Dan mengajak berdoa semoga pembelajaran hari ini bermanfaat untuk kita semua. d) Peserta didik diberikan uji pemahaman materi dan tugas mandiri atau tugas kelompok15 menit
  • Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran               
  • Teknik Penilaian :
  • Penilaian Pengetahuan       :     Tes Tertulis
  • Penilaian Keterampilan       :     Unjuk Kerja/ Praktik dan Portofolio
  • Bentuk Penilaian              :              
    • Tes tertulis                    : Pilihan ganda dan Uraian beserta pedoman penilaian
    • Unjuk kerja                  : lembar penilaian presentasi dan pedoman penilaian
    • Portofolio                      : Pengumpulan tugas mandiri
  • Instrumen penilaian        : terlampir
  • Alat Penilaian                     : Soal terlampir

      Bandung,    Juli 2020

            Mengetahui,                                                                                         

            Kepala SMA YPKKP                                                                              Guru Mata Pelajaran Ekonomi

Drs. Mirwan MT Maspoetra                                                            Drs. Agus Hendiar

NIP. 19620609 200701 1 005                                                             NIP. 19630713 200701 1 002

Lampiran Materi Pembelajaran

Materi Pertemuan X

TAHAP PELAPORAN SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG

HARGA POKOK PENJUALAN

             Harga Pokok Penjualan (cost of goods sold) adalah harga pokok dari barang-barang yang telah laku dijual selama periode tertentu. Dalam menghitung harga pokok penjualan, kamu perlu mengetahui unsur-unsur yang terdapat di dalamnya, yaitu persediaan barang dagangan (awal), pembelian, beban angkut pembelian, retur pembelian dan pengurangan harga, potongan pembelian, dan persediaan barang dagangan akhir.

            Cara untuk menghitung besarnya harga pokok penjualan adalah sebagai berikut.

  Persediaan barang dagangan ……………………………………………………………………………………………….  Rp.xxx Pembelian …………………………………………………………………………………………….   Rp.xxx Beban angkut masuk ………………………………………………………………………………   Rp.xxx                                                                                                                                                                        Rp.xxx Retur pembelian dan potongan harga ……………………………………………   Rp.xxx Potongan pembelian ………………………………………………………………….   Rp.xxx                                                                                                                                                                   (Rp.xxx) Pembelian bersih………………………………………………………………………………………………….. Rp.xxx Barang tersedia untuk dijual ……………………………………………………………………………………. Rp.xxx Persediaan barang dagangan (akhir) ……………………………………………………………………. …(Rp.xxx) Harga pokok penjualan (HPP)………………………………………………………………………………….. Rp.xxx  

Cara lain yang lebih praktis untuk menghitung Harga Pokok

Penjualan yaitu dengan menentukan penambahan dan pengurangan dari unsur-unsurnya, antara lain:

1. persediaan barang dagangan awal (+),

2. pembelian barang dagangan (+),

3. beban angkut pembelian (+),

4. retur pembelian dan pengurangan harga (–),

5. potongan pembelian (–),

6. persediaan barang dagangan akhir (–).

LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG

            Laporan keuangan (financial statement) adalah hasil akhir dari akuntansi yang merupakan suatu ringkasan transaksi keuangan. Laporan keuangan disajikan dengan maksud memberikan informasi mengenai posisi harta, utang, dan modal serta perolehan laba atau rugi yang menunjukkan hasil aktivitas yang terjadi dalam rumah tangga perusahaan dan membantu pimpinan dalam pengambilan keputusan.

            Seperti dalam perusahaan jasa, pada umumnya laporan keuangan yang disusun dalam perusahaan dagang meliputi:

1. laporan laba/rugi,

2. laporan perubahan modal,

3. neraca,

4. laporan arus kas.

            Sekarang, simaklah pembahasannya masing-masing.

1. Laporan Laba/Rugi (Income Statement)

            Laporan laba/rugi menggambarkan sumber-sumber penghasilan yang diperoleh perusahaan dalam menjalankan usahanya, dan jenis-jenis beban yang harus ditanggung perusahaan. Jadi, laporan laba/rugi adalah laporan yang menunjukkan pendapatan dan beban pada akhir periode akuntansi.

Laporan laba rugi atau perhitungan laba rugi dapat disajikan dalam dua bentuk, yaitu sebagai berikut.

a. Bentuk Langsung (Single Step)

Penyajian laporan laba/rugi dengan bentuk single step dilakukan dengan menjumlahkan semua pendapatan menjadi satu, demikian pula bebannya. Setelah itu dicari selisihnya untuk mengetahui laba dan rugi.

b. Bentuk Bertahap (Multiple Step)

Penyajian laporan laba/rugi dengan bentuk multiple step dilakukan dengan memisahkan antara pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha, serta memisahkan pula antara beban usaha dan beban di luar usaha. Setelah itu mencari selisihnya sehingga akan diperoleh laba atau rugi bersih usaha.

2. Laporan Perubahan Modal (Capital Statement)

            Laporan perubahan modal merupakan laporan yang menunjukkan adanya perubahan modal yaitu dari modal awal menjadi modal akhir. Hal-hal yang perlu diperhitungkan atau yang memengaruhi dalam penyusunan laporan perubahan modal antara lain:

a. besarnya modal awal periode,

b. adanya laba atau rugi usaha,

c. adanya pengambilan pribadi pemilik atau prive,

d. adanya investasi tambahan dari pemilik,

e. besarnya modal akhir periode.

            Laporan perubahan modal hanya lazim berlaku dibuat pada perusahaan perseorangan, persekutuan atau firma, dan CV. Sementara itu, untuk perusahaan berbentuk perseroan terbatas (PT) istilah untuk laporan perubahan modal adalah laporan laba ditahan (returned earning statement).

3. Neraca (Balance Sheet)           

Neraca adalah laporan yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada akhir periode, mengenai besarnya harta, utang, dan modal perusahaan. Data-data dalam menyusun laporan necara pada perusahaan dagang bersumber dari kolom neraca pada kertas kerja dan modal akhir dalam laporan perubahan modal.

INSTRUMEN PENILAIAN PERTEMUAN X

Jawablah dengan singkat dan jelas menurut pendapat anda!

  1. Identifikasikan macam laporan keuangan dalam suatu perusahaan dagang!
  2. Apa sumber penyusunan laporan neraca dan laporan laba-rugi dalam perusahaan dagang! Jelaskan!
  3. Bagaimana urutan dalam penyusunan laporang laba-rugi perusahaan dagang yang berbentuk multiple step?
  4. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penyusunan laporan perubahan modal?
  5. Apa yang terjadi jika dalam penyusunan laporan neraca antara jumlah aktiva tidak seimbang dengan jumlah pasiva? Jelaskan!

Score : Setiap soal memiliki nilai 5

Nilai akhir : Jumlah Score x 4

TUGAS KELOMPOK

Coba buatlah kliping tentang laporan keuangan perusahaan dagang (berbentuk perusahaan perorangan atau persekutuan atau PT) yang berasal dari media setak atau media elektronik (internet) atau laporan keuangan dalam suatu perusahaan dagang yang ada di sekitarmu. Kemudian analisislah laporan keuangan tersebut, dan laporkan kepada gurumu!

Materi Pertemuan XI dan XII

JURNAL PENUTUP

            Pada prinsipnya cara membuat jurnal penutup untuk perusahaan dagang tidak berbeda dengan membuat jurnal penutup pada perusahaan jasa. Pada akhir periode, saldo untuk perkiraan/akun sementara (perkiraan pendapatan, beban, dan Prive) harus dipindahkan ke perkiraan tetap, atau ditutup

dengan penyusunan jurnal penutup. Jadi, jurnal penutup adalah jurnal untuk memindahkan saldo perkiraan sementara ke perkiraan tetap pada akhir periode akuntansi. Tujuannya untuk mengenolkan semua saldo perkiraan sementara, selanjutnya dipindahkan ke perkiraan modal (bagi perusahaan perseorangan atau persekutuan) atau ke perkiraan laba yang ditahan (bagi perusahaan perseroan/PT).            

            Sebagaimana yang kamu ketahui dalam penyusunan jurnal penutup pada perusahaan jasa, untuk menyusun jurnal penutup perusahaan dagang meliputi langkah-langkah sebagai berikut.

1.   Menutup semua akun Pendapatan, dengan cara mendebit akun pendapatan dan mengkredit akun ikhtisar laba/rugi. Jurnal penutupnya adalah:

2.   Menutup semua akun Beban, dengan cara mendebit akun ikhtisar laba/rugi dan mengkredit akun beban. Jurnal penutupnya adalah:

3.   Menutup akun Ikhtisar Laba/Rugi, untuk akun ini terdapat dua kemungkinan, yaitu:

      a. Jika perusahaan memperoleh laba

Laba diperoleh jika akun ikhtisar laba/rugi sebelah kredit lebih besar dari akun ikhtisar laba/rugi sebelah debit.

                Jurnal penutupnya adalah

        b. Jika perusahaan menderita rugi

Kerugian diderita jika akun ikhtisar laba/rugi sebelah debit lebih besar dari akun ikhtisar laba/rugi sebelah kredit. Jurnal penutupnya adalah:

4.   Menutup akun Prive, dengan cara mendebit akun modal pemilik dan mengkredit akun prive pemilik. Jurnal penutupnya adalah:

MELAKUKAN PENUTUPAN BUKU BESAR

            Penutupan buku besar dilakukan dengan cara memposting atau memindahbukukan dari jurnal penyesuaian dan jurnal penutup ke akun buku besar yang sesuai. Selanjutnya, setelah semua jurnal penyesuaian dan jurnal penutup diposting ke masing-masing buku besar, maka perkiraan sementara (akun nominal dan akun pembantu modal) akan bersaldo nol, sedangkan perkiraan riil yaitu akun harta, utang, dan modal tetap bersaldo. Saldo-saldo perkiraan riil tersebut disusun dalam sebuah daftar yang disebut Neraca Saldo setelah Penutupan.

NERACA SALDO SETELAH PENUTUPAN

             Dengan selesaikanya pembuatan jurnal penutup dan melakukan penutupan buku besar seperti tersebut di atas, maka tahapan berikutnya adalah membuat neraca saldo setelah penutupan. Neraca saldo setelah penutupan adalah daftar yang memuat semua perkiraan riil beserta saldonya setelah dilakukan penutupan buku besar. Neraca saldo setelah penutupan ini dibuat untuk memastikan bahwa saldo-saldo yang terdapat dalam pembukuan berada dalam keadaan seimbang dan sesuai dengan saldo yang dilaporkan dalam neraca dan neraca saldo setelah penutupan merupakan awal pencatatan pada periode akuntansi berikutnya.

JURNAL PEMBALIK

    Jurnal pembalik adalah ayat jurnal yang dibuat pada awal periode akuntansi untuk membalik jurnal penyesuaian tertentu, akan tetapi tidak semua jurnal penyesuaian dibuat jurnal pembalik. Jurnal pembalik ini dibuat jika diperlukan untuk menghindari kesalahan pencatatan pada awal periode akuntansi berikutnya.

           Adapun jurnal penyesuaian yang perlu dibuat jurnal pembalik antara lain:

1.   penyesuaian tentang piutang pendapatan atau pendapatan yang masih harus diterima,

2.   penyesuaian tentang utang beban atau beban yang masih harus dibayar,

3.   penyesuaian tentang pendapatan diterima di muka, tetapi saat penerimaan dicatat sebagai pendapatan, dan

4.   penyesuaian tentang beban dibayar di muka, tetapi saat pembayaran dicatat sebagai beban.

INSTRUMEN PENILAIAN PERTEMUAN XI dan XII

Jawablah dengan singkat dan jelas menurut pendapat anda!

  1. Apakah fungsi dilakukannya penyusunan jurnal penutup?
  2. Identifikasikan akun-akun yang memerlukan jurnal penutup dalam perusahaan dagang!
  3. Bagaimana cara melakukan penutupan buku besar pada akhir periode akuntansi!
  4. Apakah tujuan dibuatkannya neraca saldo setelah penutupan buku pada akhir periode? Jelaskan!
  5. Identifikasikan beberapa ayat jurnal penyesuaian yang memerlukan penyusunan jurnal pembalik!

Score : Setiap soal memiliki nilai 5

Nilai akhir : Jumlah Score x 4

TUGAS KELOMPOK

Diskusikan dengan kelompokmu soal tantangan tentang Data akuntansi yang terjadi dalam perusahaan dagang berikut ini.

Pada akhir bulan Desember 2014 PD LAMBADA mempunyai neraca saldo sebagai berikut :

Nama AkunDebitKredit
KasRp      64.000.000,00 
Piutang dagangRp    190.900.000,00 
Persediaan barang daganganRp    654.000.000,00 
PerlegkapanRp      27.000.000,00 
GedungRp 1.950.000.000,00 
Akumulasi penyusutan gedung Rp    360.000.000,00
PeralatanRp    456.000.000,00 
Akumulasi penyusutan peralatan Rp      58.000.000,00
Utang dagang Rp    283.000.000,00
Utang gaji  
Utang bunga  
Pendapatan diterima di muka Rp      65.600.000,00
Utang wesel jangka panjang Rp    870.000.000,00
Modal Tuan Abidin Rp 1.449.800.000,00
Prive Tuan AbidinRp      92.000.000,00 
Penjualan Rp 1.779.700.000,00
Retur penjualan dan PHRp      81.400.000,00 
Potongan penjualanRp      73.000.000,00 
PembelianRp 1.030.000.000,00 
Retur pembelian dan PH Rp      26.000.000,00
Potongan pembelian Rp      42.300.000,00
Beban penjualanRp    215.500.000,00 
Beban umumRp    100.600.000,00 
Beban bunga  
 Rp 4.934.400.000,00Rp 4.934.400.000,00

Informasi tambahan :

  1. Persediaan barang dagangan yang ada pada akhir tahun berjumlah Rp 607.200.000,00
  2. Gaji bulan Desember yang belum dibayarkan berjumlah Rp 11.500.000,00
  3. Perlengkapan yang digunakan pada periode ini berjumlah Rp 15.000.000,00. Separuh diantaranya digunakan oleh bagian penjualan dan separuh lainnya digunakan oleh bagian umum
  4. Penyusutan gedung ditentukan sebesar Rp 40.000.000,00. Seperempat dari beban penyusutan dibebankan ke beban penjualan dan sisanya dibebankan ke beban umum
  5. Bunga yang terutang pada akhir periode berjumlah Rp 78.000.000,00
  6. Pendapatan diterima di muka pada akhir tahun berjumlah Rp 12.000.000,00

Diminta :

  1. Susunlah jurnal penyesuaian per Desember 2014!
  2. Susunlah neraca lajur per 31 Desember 2014!
  3. Susunlah laporan keuangan (Laporan laba-rugi, laporan perubahan modal dan neraca) per 31 Desember 2014!
  4. Susunlah jurnal penutup per 31 Desember 2014!
  5. Susunlah neraca saldo setelah penutupan per 31 Desember 2014!
  6. Susunlah jurnal pembalik per 1 Januaro 2015!


PENILAIAN LAPORAN

Penilaian kompetensi ketrampilan         : Penilaian Proyek

KDIPK
4.6.  Membuat penutupan siklus akuntansi  pada perusahaan dagang4.6.1. Mempresentasikan praktik tahap penutupan siklus akuntansi perusahaan dagang  

Satuan pendidikan              : SMA NEGERI 2 Boyolali

Tahun pelajaran                   : 2017/2018

Kelas/Semester                    : XII/2

Mata Pelajaran                     : Ekonomi

NoNama Siswa/KelompokSkor PerolehanJml
Kerjasama kellompokKecepatan pengerjaanKetepatan pengerjaanTehnik presentasiLaporan
1.       
2.       
3.       
4.       
5.       
6.       
        
        

Nilai atau skor dalam rentang 0 – 100

Nilai akhir ketrampilan :

Penilaian kompetensi ketrampilan         :  Portofolio

KDIPK
4.6.  Membuat penutupan siklus akuntansi  pada perusahaan dagang4.6.1. Mempresentasikan praktik tahap penutupan siklus akuntansi perusahaan dagang  

Satuan pendidikan              : SMA NEGERI 2 Boyolali

Tahun pelajaran                   : 2017/2018

Kelas/Semester                    : XII / 2

Mata Pelajaran                     : Ekonomi

NoNama SiswaSKORNilai Akhir
Ketepatan waktuKerapihanKebenaran Jawaban
1.     
2.     
3.     
4.     
5.     
6.     
7.     
8.     
9.     
10.     
11.     
12.     
13.     
14.     
15.     
16.     
17.     
18.     
19.     
20.     
21.     
22.     
23.     
24.     
25.     
26.     
27.     
28.     
29.     
30.     
31.     
32.     
33.     
34.     
35.     
36.     

Nilai atau skor dalam rentang 0 – 100

Nilai Akhir =

SOAL ULANGAN HARIAN

  1. Di bawah ini adalah laporan keuangan yang biasa disajikan dalam perusahaan dagang kecuali …
  2. financial statement
  3. income statement
  4. capital statement
  5. balance sheet
  6. returned earning
  • Diketahui modal awal sebesar Rp. 10.000.000,00, modal akhir sebesar Rp. 15.000.000,00, dan pengambilan privepemilik sebesar Rp. 1.500.000,00. Maka besarnya laba bersih adalah…
  • Rp. 5.000.000,00
  • Rp. 5.500.000,00
  • Rp. 6.000.000,00
  • Rp. 6.500.000,00
  • Rp. 7.000.000,00
  • Diketahui laba bersih sebesar Rp. 4.500.000,00, laba kotornya sebesar Rp. 16.500.000,00 dan beban oprasi sebesar Rp. 11.000.000,00. Maka besarnya pajak penghasilan adalah…
  1. Rp. 5.500.000,00
  2. Rp. 3.500.000,00
  3. Rp. 2.500.000,00
  4. Rp. 2.000.000,00
  5. Rp. 1.000.000,00
  • Harga pokok penjualan adalah…
  • harga beli barang dagangan
  • harga perolehan barang dagangan yang dijual
  • harga beli dikurangi beban penjualan
  • harga beli barang dagangan yang dijual
  • harga jual dikurangi beban penjualan
  • Suatu perusahaan mempunyai data sebagai berikut :

Laba kotor                                   Rp. 12.500.000,00

Harga pokok penjualan         Rp. 15.000.000,00

Retur penjualan dan PH        Rp. 1.000.000,00

Potongan penjualan               Rp. 500.000,00

Maka besarnya penjualan bersih adalah…

  1. Rp. 27.500.000,00
  2. Rp. 28.000.000,00
  3. Rp. 28.500.000,00
  4. Rp. 29.000.000,00
  5. Rp. 30.000.000,00
  • PD Rista mempunyai data akuntansi sebagai berikut :

Harga per 1 Januari 2010       Rp. 10.000.000,00

Utang per 1 Januari 2010       Rp. 3.000.000,00

Harga per 31 Desember 2010 Rp. 13.000.000,00

Utang per 31 Desember 2010 Rp. 4.000.000,00

Bila pengambilan privenya sebesar Rp. 500.000,00, maka besarnya laba bersih adalah…

  1. Rp. 4.000.000,00
  2. Rp. 3.500.000,00
  3. Rp. 3.000.000,00
  4. Rp. 2.500.000,00
  5. Rp. 2.000.000,00
  6. Laba kantor diperoleh dari…
  7. penjualan dikurangi harga pokok penjualan
  8. penjualan bersih dikurangi harga pokok penjualan
  9. laba bersih ditambah harga pokok penjualan
  10. harga pokok penjualan ditambah retur penjualan dan potongan harga
  11. penjualan dikurangi retur dan potongan penjualan
  12. Apabila persediaan barang dagangan awal sebesar Rp. 5.000.000,00, pembelian sebesar Rp. 3.000.000,00, beban angkut pembelian sebesar Rp. 350.000,00, maka besarnya barang tersedia untuk dijual adalah…
  13. Rp. 8.100.000,00
  14. Rp. 8.000.000,00
  15. Rp. 8.350.000,00
  16. Rp. 7.850.000,00
  17. Rp. 7.750.000,00
  18. 1.    Penjualan
  1. Retur penjualan
  2. Pembelian
  3. Potongan pembelian
  4. Retur pembelian dan potongan harga
  5. Beban angkut pembelian

Perkiraan yang mempengaruhi jumlah perhitungan harga pokok penjualan adalah…

  1. 1, 2, 3 , 4, 5, 6
  2. 3, 4, 5, 6
  3. 1, 3, 5
  4. 4, 5, 6
  5. 2, 4, 6
  1. Dalam perusahaan dagang beban operasi dibagi menjadi…
  2. beban penjualan dan beban pembelian
  3. beban penjualan dan beban administrasi umum
  4. beban pembelian dan beban administrasi
  5. beban penjualan dan beban angkut penjualan
  6. beban pembelian dan beban angkut pembelian
  1. Dari neraca jalur periode 2010 diperoleh data sebagai berikut :

Persediaan brg dag 1 januari    Rp.   8.000.000,00

Retur penjualan dan pot hargaRp.      300.000,00

Pembelian                                       Rp. 15.000.000,00

Potongan penjualan                    Rp.     700.000,00

Beban angkut penjualan            Rp.     500.000,00

Retur pembelian dan pot pembRp.     800.000,00

Persediaan brg dag 31 Dese      Rp.  5.000.000,00

Apabila diketahui laba kotor mencapai Rp. 5.000.000,00, maka nilai harga pokok penjualan adalah…

  1. Rp. 20.000.000,00
  2. Rp. 17.500.000,00
  3. Rp. 17.200.000,00
  4. Rp. 10.500.000,00
  5. Rp. 10.200.000,00
  1. Berdasarkan soal nomor 11, maka besarnya penjualan bersih adalah…
  2. Rp. 21.000.000,00
  3. Rp. 21.400.000,00
  4. Rp. 21.700.000,00
  5. Rp. 21.900.000,00
  6. Rp. 22.200.000,00
  7. Dari pembukuan PT Mitabu   tahun 2010, diperoleh data sebagai berikut :

Persediaan awal barang dag     Rp. 7.500.000,00

Pembelian barang                         Rp. 50.000.000,00

Ongkos angkut pembelian         Rp. 1.000.000,00

Premi asuransi pembelian brg   Rp. 500.000,00

Persediaan akhir barg dag           Rp. 15.000.000,00

Besarnya harga pokok barang yang dibeli selama tahun 2010 adalah…

  1. Rp. 51.500.000,00
  2. Rp. 51.000.000,00
  3. Rp. 50.500.000,00
  4. Rp. 50.000.000,00
  5. Rp. 19.500.000,00
  1. Berdasarkan soal nomor 13, maka besarnya harga pokok barang yang dijual adalah…
  2. Rp. 42.500.000,00
  3. Rp. 35.000.000,00
  4. Rp. 32.500.000,00
  5. Rp. 44.000.000,00
  6. Rp. 15.000.000,00
  7. Dalam perusahaan dagang, rekening harga pokok penjualan termasuk kelompok rekening…
  8. harta
  9. utang
  10. modal
  11. pendapatan
  12. beban
  13. Biaya–biaya yang paling mempengaruhi perusahaan dagang adalah…
  14. biaya perolehan barang dagangan
  15. biaya–biaya yang berhubungan dengan administrasi kantor
  16. biaya–biaya penjualan
  17. biaya–biaya yang berhubungan dengan keuangan perusahaan
  18. biaya perolehan barang dagangan dan harga penjualan
  19. Salah satu kegunaan perhitungan harga pokok penjualan adalah…
  20. sebagai acuan dalam perhitungan laba kotor
  21. penetapan besarnya aktivitas perusahaan
  22. meyakinkan berbagai pihak tentang kewajaran besarnya laba
  23. sebagai bahan penyajian laporan perubahan modal
  24. sebagai bahan penyajian neraca

Data dari suatu perusahaan dagang di bawah ini untuk mengejakan soal nomor 18 sampai dengan 20.

Penjualan bersih                      Rp. 33.500.000,00

Pembelian bersih                     Rp. 38.000.000,00

Persediaan barang awal        Rp. 4.000.000,00

Persediaan barang akhir       Rp. 17.500.000,00

Beban usaha                              Rp. 3.500.000,00

Pendapatan di luar usaha     Rp. 1.000.000,00

Beban di luar usaha                 Rp. 500.000,00

  1. besarnya harga pokok penjualan adalah…

a.    Rp. 24.500.000,00

b.    Rp. 37.500.000,00

  1. Rp. 38.000.000,00
  2. Rp. 42.000.000,00
  3. Rp. 75.500.000,00
  1. Besarnya laba kotor adalah…
  2. 42.000.000,00
  3. 24.500.000,00
  4. 9.000.000,00
  5. 6.500.000,00
  6. 5.500.000,00
  • Besarnya laba bersih…
  • Rp. 3.000.000,00
  • Rp. 5.000.000,00
  • Rp. 6.000.000,00
  • Rp. 6.500.000,00
  • Rp. 7.000.000,00

21. Pernyataan berikut berkaitan dengan ayat jurnal penutupan, kecuali ….

        a.    jurnal penutup dibuat pada akhir periode

b. fungsi jurnal penutupan adalah untuk memindahkan saldo-saldo perkiraan sementara ke perkiraan tetap

c. dengan adanya jurnal penutupan maka semua perkiraan beban dan pendapatan pada akhir periode tidak bersaldo lagi

d. tujuan ayat jurnal penutupan adalah untuk meng-nol-kan semua perkiraan sementara ke perkiraan modal

e. dengan jurnal penutupan maka semua saldo perkiraan pendapatan akan bersaldo nol karena dipindahkan ke perkiraan harta

22. Jurnal yang dibuat pada akhir tahun pembukuan yang berhubungan dengan penentuan hasil dan biaya yang termasuk ke dalam tahun buku berjalan adalah ….

  1. jurnal umum
  2. jurnal penyesuaian
  3. jurnal pembalikan
  4. general journal
  5. journal penutup

23.  Untuk membuat jurnal penutup diperlukan suatu perkiraan baru yaitu perkiraan ikhtisar rugi–laba, tahap pembuatan jurnal penutup yaitu ….

  1. untuk perkiraan pendapatan, beban, ikhtisar rugi–laba, dan prive
  2. untuk perkiraan pendapatan, modal, dan beban
  3. untuk perkiraan pendapatan, prive, dan beban
  4. untuk perkiraan beban prive, pendapatan, dan ikhtisar rugi–laba
  5. untuk perkiraan beban, ikhtisar rugi–laba, modal dan prive

24.  Perkiraan-perkiraan berikut ini yang saldo akhirnya dipindah ke akun Ikhtisar R/L sebelah kredit lewat jurnal penutup adalah ….

        a. retur penjualan dan pengurangan harga

        b. beban angkut pembelian

        c. pembelian

        d. penjualan

        e. potongan penjualan

25.  Diketahui penjualan tahun 2010 adalah Rp. 50.000.000,00 dan  jumlah beban  Rp. 30.000.000,00, jurnal penutup untuk penjualan adalah ….

a. Ikhtisar rugi–laba           Rp.       20.000.000

                   Penjualan                        Rp.  20.000.000

b.    Penjualan                      Rp.       20.000.000

                   Ikhtisar rugi–laba         Rp.  30.000.000

c.  Penjualan                         Rp.  30.000.000

                   Modal                               Rp.  30.000.000

d.  Penjualan                        Rp.  50.000.000

                   Ikhtisar rugi–laba        Rp.  50.000.000

e.  Modal                                Rp.  50.000.000

                   Penjualan                        Rp.  50.000.000

26. Jurnal penutup yaitu untuk menutup perkiraan–perkiraan ….

  1. aktiva dan modal
  2. riil dan nominal
  3. riil
  4. nominal
  5. mengkredit perkiraan modal

27.  Perkiraan berikut ini saldonya dipindahkan kea kun Ikhtisar R/L sebelah debit, kecuali …

        a. beban angkut penjualan

        b. beban angkut pembalian

        c. retur pembelian

        d. potongan penjualan

        e. pembelian

28.  Perbedaan antara kolom neraca dalam kertas kerja dengan neraca saldo penutupan adalah yang tersebut di bawah ini, kecuali ….

a.    masing–masing neraca hanya terdiri atas perkiraan riil

b.    neraca dalam kertas kerja masih ada prive, dalam neraca saldo penutupan tidak ada

c.     neraca dalam kertas yang tercantum adalah modal awalnya, sedangkan pada neraca saldo penutupan sudah diurutkan

d.    neraca dalam kertas kerja yang tercantum adalah modal awalnya, sedangkan pada neraca saldo penutupan yang tercantum adalah modal akhir periode

e.    jumlah neraca dalam kertas kerja dan neraca saldo penutupan harus sama

29. Rekening yang mempunyai saldo nol setelah jurnal penutup diposting adalah ….

a.    pendapatan diterima di muka

b.    supplies kantor

c.     persekot asuransi

d.    biaya sewa

e.    kas

30. Jika terjadi rugi bersih, maka ikhtisar rugi laba adalah ….

a.    di kredit dan modal pemilik di debet

b.    di kredit dan modal pemilik di kredit

c.     di debet dan prive pemilik di kredit

d.    di kredit dan prive pemilik di kredit

e.    di kredit dan modal di kredit

31.  Perhatikan akun–akun berikut ini !

Kas Rp.      12.000.000
Piutang dagang Rp.      10.000.000
Perlengkapan Rp.         1.000.000
Peralatan Rp.      10.000.000
Akum.peny.peralt Rp.      2.000.000
Tanah dan gedung Rp.    60.000.000
Akum.Peny.gedung Rp.      6.000.000
Utang dagang Rp.      10.000.000
Utang bank Rp.      2.000.000
Modal Tn.Gogon Rp.    40.000.000
Prive Tn. Gogon Rp.    20.000.000
Pendapatan usaha Rp.    30.000.000
Beban usaha Rp.      10.000.000

       Besarnya akun yang dicatat pada neraca saldo setelah penutupan sebelah debit adalah ….

a. Rp.    93.000.000
b. Rp.    85.000.000
c. Rp.    79.000.000
d. Rp.    78.000.000
e. Rp.    50.000.000

32  Berdasarkan soal nomor 31, besarnya akun yang dicatat dalam neraca saldo setelah penutupan sebelah kredit adalah ….

a. Rp. 50.000.000
b. Rp. 60.000.000
c. Rp. 79.000.000
d. Rp. 85.000.000
e. Rp.105.000.000

33. Akun yang tidak tercantum dalam neraca saldo setelah penutupan berdasarkan soal nomor 11 sebesar ….

a. Rp. 42.000.000 
b. Rp. 50.000.000 
c. Rp. 52.000.000 
d. Rp. 60.000.000 
 e. Rp. 70.000.000

34.Dari jumlah penutup pada tanggal 31 Desember 2010 diketahui data-data sebagai berikut :

Ikhtisar rugi laba (debit) Rp. 4.750.000,00

Ikhtisar rugi laba (kredit) Rp. 7.450.000,00

Modal (debit) Rp. 670.000,00

Besarnya laba yang diperoleh selama tahun 2010 adalah ….

a. Rp. 670.000,00                 d. Rp. 2.800.000,00

b. Rp. 2.070.000,00             e. Rp. 2.900.000,00

c. Rp. 2.700.000,00

35. Penyusunan jurnal pembalik dilakukan pada saat

  1. awal periode akuntansi
  2. setiap periode secara berkala
  3. setiap akhir bulan berjalan
  4. setiap awal bulan
  5. setiap akhir periode akuntansi

36. Tujuan disusunnya jurnal pembalik adalah untuk

  1. mengenolkan akun pendapatan dan beban
  2. membalik seluruh jurnal penyesuaian
  3. mengenolkan akun harta, utang dan modal
  4. ketepatan perhitungan pendapatan dan beban
  5. melakukan pencatatan akuntansi periode berikutnya menjadi benar.

37. Pada tanggal 1 November 2010 diterima uang sewa sebesar Rp. 600.000.00,   untuk 1 tahun. Apabila saat penerimaan dicatat sebagai Pendapatan,Maka jurnal penyesuaian tanggal 31 Desember 2010 adalah …

  1. sewa diterima di muka Rp. 500.000

        Pendapatan sewa          Rp.   500.000

  1. Pendapatan sewa        Rp. 500.000

Sewa diterima di muka  Rp. 500.000

c.    Sewa diterima di muka Rp.100.000

Pendapatan sewa          Rp.   100.000

        d.    Pendapatan sewa        Rp. 100.000

Sewa diterima di muka  Rp. 100.000

        e.   Pendapatan sewa        Rp. 100.000

Kas                                 Rp.          100.000

38. Jurnal yang diperlukan pada awal tahun 2010 untuk soal nomor 37 adalah …

        a. Sewa diterima di muka Rp. 500.000

Pendapatan sewa          Rp.   500.000

        b. Pendapatan sewa        Rp. 500.000

Sewa diterima di muka  Rp. 500.000

         c. Sewa diterima di muka Rp. 100.000

Pendapatan sewa          Rp.   100.000

         d. Pendapatan sewa         Rp. 100.000

Sewa diterima di muka  Rp. 100.000

           e. Pendapatan sewa         Rp. 100.000

Kas                                 Rp.          100.000

39. Jika uang sebesar Rp. 600.000 dicatat sebagai sewa diterima di muka, maka jurnal penyesuaian yang dicatat pada tanggal 31 Desember 2010 adalah …

        a. Sewa diterima di muka Rp. 500.000

Pendapatan sewa          Rp.   500.000

        b. Pendapatan sewa         Rp. 500.000

Sewa diterima di muka  Rp. 500.000

        c. Sewa diterima di muka Rp. 100.000

Pendapatan sewa          Rp.   100.000

        d. Pendapatan sewa        Rp. 100.000

Sewa diterima di muka  Rp. 100.000

        e. Pendapatan sewa        Rp. 100.000

Kas                                 Rp.          100.000

40.  Jurnal pembalik untuk soal no. 39 adalah …

        a. Sewa diterima di muka Rp. 500.000

Pendapatan sewa          Rp.   500.000

        b. Pendapatan sewa        Rp. 500.000

Sewa diterima di muka  Rp. 500.000

        c. Sewa diterima di muka Rp. 100.000

Pendapatan sewa          Rp.   100.000

        d. Pendapatan sewa        Rp. 100.000

Sewa diterima di muka  Rp. 100.000

        e. Tidak dibuat

PROGRAM REMIDIAL

Remedial merupakan program pembelajaran yang diperuntukkan bagi peserta didik yang belum mencapai KKM dalam satu KD tertentu. Berikut penjelasan strategi pelaksanaan pembelajaran remedial yang dapat disesuaikan dengan jenis dan tingkat kesulitan.

  1. Pemberian bimbingan secara individu.
    1. Pemberian bimbingan secara kelompok.
      1. Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda.
        1. Pemberian tugas-tugas latihan secara khusus.
        1. Pemanfaatan tutor sebaya.

Bentuk pelaksanaan pembelajaran remedial dapat dilakukan melalui:

  1. Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda jika jumlah peserta yang mengikuti remedial lebih dari 50%;
  2. Pemberian tugas-tugas kelompok jika jumlah peserta yang mengikuti remedial lebih dari 20 % tetapi kurang dari 50 %.
  3. Pemberian bimbingan secara khusus, misalnya bimbingan perorangan jika jumlah peserta didik yang mengikuti remedial maksimal 20 %;

Untuk materi tersebut, remedial dilakukan mengacu pada ketentuan di atas dan dilakukan penilaian kepada peserta didik yang belum tuntas.

PROGRAM PENGAYAAN

Pengayaan merupakan program pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai dan/atau melampaui KKM. Fokus pengayaan adalah pendalaman dan perluasan dari kompetensi yang dipelajari. Pengayaan biasanya diberikan segera setelah peserta didik diketahui telah mencapai KKM berdasarkan hasil penilaian harian.

Bentuk pelaksanaan pembelajaran pengayaan dapat dilakukan melalui:

  1. Belajar kelompok, yaitu sekelompok peserta didik yang memiliki minat tertentu diberi tugas untuk memecahkan permasalahan, membaca di perpustakaan terkait dengan KD yang dipelajari pada jam pelajaran sekolah atau di luar jam pelajaran sekolah.
    1. Belajar mandiri, yaitu secara mandiri peserta didik belajar mengenai sesuatu yang diminati, menjadi tutor bagi teman yang membutuhkan.

Bagi peserta didik yang sudah tuntas dalam materi tersebut, maka dapat melakukan pembimbingan tutor sebaya, atau berlatih secara mandiri soal-soal UN dan soal-soal SBMPTN

LINK DOWNLOAD RPP EKONOMI (8) TERBARU SMA KELAS XII 2021>>https://userscloud.com/c0oxruian9md

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar