8

Rita Junita, Kawan Sharingku yang Peniru (+5)

Zubaili May 20, 2015

                          Foto: Saya sedang sharing dengan Rita junita usai mengajar.

Sebagai seorang guru, saban hari kita akan berhadapan dengan murid, dan mereka selalu memonitor kita. Tanpa dikomandoi mereka akan meniru perilaku kita sehari-hari, baik di dalam  maupun di luar kelas. Disaat mereka meniru perilaku yang salah yang kita jalani, misalnya merokok, makan sambil berjalan, minum sambil berdiri, malas mengajar, ataupun selalu terlambat masuk ke kelas, secara spontanitas kita telah mengajarkan mereka cara hidup yang salah. Dan sebaliknya, disaat tingkah laku kita sehari-hari yang bersifat mahmudah(baik) ditiru, kita telah berhasil mendidik mereka cara berperilaku yang baik.

Kebiasan meniru anak-anak tidak boleh kita anggap sepele, karena berawal dari meniru, mereka akan terbiasa mengerjakannya, yang lambat laun akan mendarah daging dalam kesehariannya. Sebagaimana tertera dalam sebuah peribahasa “Alah bisa karena biasa”.

Al-kisah, Pagi itu embusan angin  ikut memeriahkan suasana sekolah kami, bel berbunyi pertanda jam masuk pelajaran tiba. Saya bergegas menuju ke kelas VIII-C, di sana murid-murid sudah siaga menunggu kehadiran gurunya, saat mereka melihat saya sudah didepan pintu, secepat kilat ketua kelas memberikan aba-aba kepada kawan-kawannya untuk berdiri dan memberi salam kepada saya sebagai bentuk ketakziman , kemudian dilanjutkan dengan membaca doa belajar bersama-sama. Proses belajar mengajar pun dimulai, dan singkat cerita di akhir proses belajar mengajar, sudah menjadi adat saya memberi motivasi dan siraman rohani kepada mereka; untuk melazimkan berperilaku yang baik dan menjadi pribadi yang jujur di mana pun mereka berada.

Usai mengajar dikelas VIII-C tersebut, ketika hendak meninggalkan ruangan, saya disapa dan dihampiri oleh seorang siswi dan diajak sharing dan berbicara empat mata. Saya menerima tawarannya dengan penuh semangat. “Jarang-jarang ada murid yang mau sharing dengan gurunya.” pikir saya dalam hati pada ketika itu. Rita junita, begitu nama yang tertera di ijazah SD nya. Murid yang tergolong siswi yang berprestasi di kelasnya ini, tak malu-malu mengakui kesalahannya, dan bercerita dengan polos bahwa pernah pada suatu hari, dia berbohong kepada orang tua kawannya, dia merasa bersalah, dan bertanya “haruskah saya meminta maaf atas kekhilafan saya,Pak!”. Mendengar pertanyaan yang demikian, Saya terharu dan menasehati dia untuk meminta maaf dan tidak mengulanginya lagi.

Di lain kisah, disela-sela jam istirahat, saya disapa oleh Rita junita dan beberapa kawannya, mereka bertanya, “Pak! Bapak puasa gk hari ini?” Spontan saja saya terkejut mendengar pertanyaan mereka, dengan sedikit tersenyum saya berkata, “Bapak hari ini(sabtu) tidak berpuasa, Bapak puasa senin ini.” Dan seperti tak mau kalah, mereka menyahut, “ Kami juga  akan berpuasa senin ini, kita puasa bareng ya, pak! “.

Hari senin pun tiba, mereka kembali menemui saya untuk mensahihkan tentang puasa yang saya janjikan, mereka mengatakan kepada saya bahwa hari ini mereka berpuasa, dan bertanya apakah saya berpuasa, sebagaimana janji yang pernah saya utarakan kemarin. “Ia Bapak berpuasa hari ini” jawab saya singkat. Mereka pun tersenyum & berucap, ”makasih pak, ya!”

Dua kisah di atas, mengajarkan kita  akan pentingnya menjadi guru yang baik dan mampu mengaplikasikannya dalam keseharian kita, di mana pun kita berada. Serta tidak bosan-bosannya menasehati mereka untuk berakhlak baik, yang nantinya dijadikan role model dalam mengarungi bahtera hidup. Apatah lagi, di zaman yang modernisasi ini, akhlak anak-anak sudah di ambang jurang kehancuran.

Sungguh, sebuah kehormatan dan kebanggaan, ketika kita sebagai seorang guru diteladani dan dijadikan kawan sharing oleh murid disaat mereka punya masalah.

Semoga tulisan ini bermanfaat! Aamiin.

Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru Untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10″.

 

Comments (8)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar