1

RINGKASAN MODUL PEDAGOGI 2 PPG DARING Th.2020 (0)

AQILA INDANA ZULFA March 3, 2021
  1. RUANG LINGKUP MODUL 2 KEGIATAN BELAJAR 1
KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN ABAD 21
FENOMENA DAN KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN ABAD 21
KARAKTERISIK PESERTA DIDIK ABAD 21
PERAN GURU DALAM DALAM PEMBELAJARAN ABAD 21
Model-model pembelajaran abad 21
TPACK KERANGKA INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN ABAD 21
FENOMENA  DAN KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN  ABAD 21
FENOMENA DISRUPSI”  (1) belajar tidak lagi terbatas pada paket-paket pengetahuan terstruktur namun belajar tanpa batas sesuai minat (continuum learning), (2) pola belajar menjadi lebih informal, (3) keterampilan belajar mandiri (self motivated learning) semakin berperan penting, dan (4) banyak cara untuk belajar dan banyak sumber yang bisa diakses seiring pertumbuhan MOOC secara besar-besaran
FENOMENA LAIN ABAD 21 ADALAH  adanya pergeseran kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menggeser SDM berketerampilan tingkat rendah (pekerjaan tangan) dengan pekerjaan SDM berdaya kreatifitas tinggi.
KOMPONEN PEMBELAJARAN ABAD 21 YANG MENINGKAT INTERAKSINYA SATU SAMA LAIN (1) aktifitas instruktur/guru/ mentor/fasilitator, (2) desain pembelajaran online, (3) data sebagai sumber belajar (big data), dan (4) strategi pembelajaran online, dan (5) unjuk kerja peserta didik.
KETERAMPILAN PENTING ABAD 21 MENURUT BISHOP (2006) 1. Berpikir kritis dan penyelesaian masalah (critical thinking and problem solving). 2. Kreatifitas dan inovasi (creativity and innovation). 3. Pemahaman lintas budaya (cross-cultural understanding). 4. Komunikasi, literasi informasi dan media (media literacy, information, and communication skill). 5. Komputer dan literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (computing and ICT literacy) 6. Karir dan kehidupan (life and career skill)
TIGA KATAGORI ORIENTASI PEMBELAJARAN ABAD 21 (1) keterampilan belajar dan inovasi meliputi berpikir kritis dan pemecahan masalah, komunikasi dan kolaborasi, serta kreatifitas dan inovasi, (2) literasi digital meliputi literasi informasi, literasi media, dan literasi TIK, dan (3) keterampilan dalam karir dan kehidupan meliputi sikap luwes dan mampu 14 beradaptasi, inisiatif dan mengarahkan diri, mampu berinteraksi dalam lintas sosial budaya, produktif dan akuntabel.
KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK ABAD 21
Generasi z menyukai kebebasan dalam belajar (self directed learning) mulai dari mendiagnosa kebutuhan belajar, menentukan tujuan belajar, 15 mengidentifikasi sumber belajar, memilih strategi belajar, dan mengevaluasi hasil belajarnya sendiri.
3. Merasa nyaman dengan lingkungan yang terhubung dengan jaringan internet karena memenuhi hasrat berselancar, berkreasi, berkolaborasi, dan membantu berbagi informasi sebagai bentuk partisipasi
6. Berinteraksi secara kompleks dengan media seperti smartphone, televisi, laptop, desktop, dan iPod
5. Memiliki rentang perhatian pendek (short attention span) atau dengan kata lain sulit untuk berkonsentrasi dalam jangka waktu lama
4. Generasi z lebih suka berkomunikasi dengan gambar images, ikon, dan simbolsimbol daripada teks.
7. Generasi z lebih suka membangun eksistensi di media sosial daripada di lingkungan nyata dan cenderung memilih menggunakan aplikasi seperti Snapchat, Secret dan Whisper daripada whatsapp
2. Generasi z suka mempelajari hal-hal baru yang praktis sehingga mudah beralih fokus belajarnya meskipun memiliki kecukupan waktu untuk mempelajarinya
GENERASI Z TETAP MEMERLUKAN BANTUAN (a) cara memvalidasi informasi, (b) cara mensintesa informasi, (c) cara mengambil manfaat dari informasi, (d) cara mengkomunikasikan informasi kepada orang lain dengan baik, (e) menggabungkan informasi secara kolaboratif, dan (f) cara menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah yang produktif.
PERAN GURU DALAM DALAM PEMBELAJARAN ABAD 21
CARA BELAJAR BERBEDA 1. Generasi z abad 21 memerlukan tugas-tugas dan atau aktivitas pembelajaran yang bervariasi. 2. Abad 21 memerlukan konteks dan lingkungan belajar yang berbeda dengan kelas konvensional yaitu lingkungan dunia maya 3. Transisi dapat dimulai dari kelas konvensional dengan mengubah metode pembelajaran sesuai kebutuhan generasi z dan dunia masa depan.4 memanfaatkan sumber belajar lingkungan fisik dan dikombinasikan dengan sumber belajar digital.
IKLIM POSITIF BAGI GENERASI Z 1. Kurangi kebiasaan berdiri di depan kelas dan di tengah kelas sebagai satusatunya sumber dan pusat perhatian. 2. Guru lebih berperan dan bertindak sebagai mentor pendamping, pembimbing, dan pelatih dengan kebijaksanaan, pengetahuan, dan pengalaman3. Memotivasi peserta didik untuk mencapai tujuan yang telah dipilih melalui inspirasi-inspirasi baru 4. Peran guru adalah memberikan saran atas proses dan hasil belajar peserta didik sehingga perlu memfokuskan diri kepada monitoring proses belajar peserta didik. elah dipilih melalui inspirasi-inspirasi baru
1. Discovery learning; belajar melalui penelusuran, penelitian, penemuan, dan pembuktian
MODEL PEMBELAJARAN ABAD 21
2. Pembelajaran berbasis proyek; proyek memiliki target tertentu dalam bentuk produk dan peserta didik merencanakan cara untuk mencapai target dengan dipandu oleh pertanyaan menantang
6. Bermain peran dan simulasi; peserta didik bisa diajak untuk bermain peran dan menirukan adegan, gerak/model/pola/prosedur tertentu.
5. Pembelajaran kontekstual (melakukan); guru mengaitkan materi yang dipelajari dengan situasi dunia nyata peserta didik sehingga memungkinkan peserta didik menangkap makna dari yang pelajari, mengkaitkan pengetahuan baru dengan pegetahuan dan pengalaman yang sudah dimiLIKI
4. Belajar berdasarkan pengalaman sendiri (Self Directed Learning/SDL); SDL merupakan proses di mana insiatif belajar dengan/atau tanpa bantuan pihak lain dilakukan oleh peserta didik sendiri mulai dari mendiagnosis kebutuhan belajar sendiri, merumuskan tujuan, mengidentifikasi sumber, memilih dan menjalankan strategi belajar, dan mengevaluasi belajarnya sendiri
3. Pembelajaran berbasis masalah dan penyelidikan; belajar berdasarkan masalah dengan solusi “open ended”, melalui penelusuran dan penyelidikan sehingga dapat ditemukan banyak solusi masalah
9. Diskusi kelompok kecil; diskusi kelompok kecil diorientasikan untuk berbagai pengetahuan dan pengalaman serta untuk melatih komunikasi lompok kecil tujuannya agar peserta didik memiliki ketrampilan memecahkan masalah terkait materi pokok dan persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
8. Pembelajaran kolaboratif; merupakan belajar dalam tim dengan tugas yang berbeda untuk mencapai tujuan bersama
7. Pembelajaran kooperatif; merupakan bentuk pembelajaran berdasarkan faham kontruktivistik.
GAMBARAN UMUM DAN PRAKTIS PENGGUNAAN TPACK. 1.Lakukan refleksi diri 2.Lakukan pengamatan kondisi peserta didik dan ketersediaan perangkat 3. Pilih topik pembelajaran yang abstrak, sulit diamati langsung, bersifat kompleks, dan atau materi yang mengandung cara kerja 4. Identifikasi konten pembelajaran. 5. Identifikasi taktik 6. Gunakan komputer dan atau perangkat TIK dengan menempatkan peserta didik sebagai subyek aktif dan terbiasa bekerja secara berkelompok.
TPACK KERANGKA INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN ABAD 21
KONSEP TPACK a). Pengetahuan materi (content knowledge/CK). b). Pengetahuan pedagogis (pedagogical knowledge/PK). c). Pengetahuan teknologi (technological knowledge/TK. d). Pengetahuan pedagogi dan materi (pedagogical content knowledge/PCK) yaitu e). Pengetahuan teknologi dan materi (technological content knowledge/TCK). f). Pengetahuan tentang teknologi dan pedagogi (technological paedagogical knowledge/TPK). g). Pengetahuan tentang teknologi, pedagogi, dan materi (technological, pedagogical, content knowledge/TPCK)
DOMAIN UNTUK PENERAPAN TPACK SECARA PRAKTIS (1) Menggunakan TIK untuk menilai peserta didik(2) Menggunakan TIK untuk memahami materi pembelajaran(3) Mengintegrasikan TIK untuk memahami peserta didik(4) Mengintegrasikan TIK dalam rancangan kurikulum termasuk kebijakan. (5) Mengintegrasikan TIK untuk menyajikan data(6) Mengintegrasikan TIK dalam strategi pembelajaran. (7) Menerapkan TIK untuk pengelolaan pembelajaran. (8) Mengintegrasikan TIK dalam konteks mengajar
  • Kesulitan materi pada materi kegiatan belajar satu  tentang  karakteristik pembelajaran abad 21 yaitu :
  • Kesulitan yang saya alami dalam mendalami materi yaitu apa karena saya menolak lupa dan mungkin materi tersebut pernah saya pelajari dan sekian tahun hanya sibuk dengan materi pelajaran anak – anak setiap harinya sehingga Ketika menghafal model- model pembelajaran yang ada Sembilan diantaranya  Pembelajaran berbasis proyek, Discovery learning, Pembelajaran berbasis masalah dan penyelidikan, Belajar berdasarkan pengalaman sendiri (Self Directed Learning/SDL), Pembelajaran kontekstual (melakukan), Pembelajaran kooperatif, Pembelajaran kolaboratif, Diskusi kelompok kecil dan Bermain peran dan simulasi yang saya tidak bisa mengolah kata-kata ketika mendefinisikan maksud dari meodel- model pembelajaran tersebut seperti yang di modul
  • Materi kegiatan belajar satu modul dua yang cenderung menjadi miskonsepsi yaitu:
  • Generasi milenial yang disebut generasi Y, gen Y atau generasi langgas adalah kelompok  demografi setelah generasi x (gen X). tidak ada batas waktu untuk awal dan akhir dari kelompok ini . dimana para ahli dan peneliti biasanya menggunakan awal tahun 1980an sebagai kelahiran kelompok ini dan pertengahan tahun 1990an hingga awal 2000an . setelah membaca modul ini ternyata sekarang sudah memasuki generasi Z dimana, istilah yang mewakili generasi abad 21. Dan saya juga baru tahu kalua sekarang generasi dengan menggunakan inisail huruf.

Tagged with:

Comments (1)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar