3

Rindu Lagu-Lagu Anak Zaman Sherina (0)

AfanZulkarnain January 20, 2021

Tulisan ke-32 Tahun 2021

Penulis : Moch Afan Zulkarnain

Nama Sinna Sherina Munaf belakangan kembali menjadi perbincangan setelah ia mengunggah suatu peringatan kepada seorang presenter di insta story. Sherina agaknya jengah setelah mengetahui sang presenter berkumpul dengan teman-temannya padahal ia baru saja divaksin. Setelah unggahan itu viral, nama Sherina kembali menjadi trending topic di berbagai kanal media sosial. Tulisan ini tidak membahas hal itu.

Siapapun yang pernah merasakan masa kanak-kanak di medio 1999 pasti menganl siapa itu Sherina. Namanya populer setelah album anak-anaknya meledak di pasaran. Banyak kritikus musik yang memberikan apresiasi positif pada album berjudul Andai Aku Besar Nanti itu. Sentuhan musik orchestra, lirik yang edukatif dipadukan dengan suara lembut siswi kelas 4 SD itu membuat lagu anak-anak mengalami fase baru. Album yang diproduseri almarhum Elfa Seciora itu menjadi standart album anak-anak selanjutnya. Album anak-anak ya harus seperti album pertama Sherina.

Saya ingat betul, seluruh lagu di album itu selalu diperdengarkan setiap pagi sebelum jam pertama masuk di sekolah saya. Tak heran banyak dari kami yang hafal semua lagu-lagunya. Tak sedikit dari kami yang ikut menyanyi mengikuti irama lagu-lagu itu. Pada pelajaran Bahasa Indonesia pun, guru kami sesekali membahas lirik lagu Sherina. Kami diminta menginterpretasi lirik lagu-lagu di album itu. Saya waktu itu memilih lagu Andai Aku Besar Nanti.

Lagu yang menjadi single andalan ke-2 Sherina tersebut indah sekali. Kali pertama mendengarnya saya sudah jatuh hati. Bahkan sampai sekarang, saya masih hapal bagaimana lirik dan melodi lagu tersebut.

Andai aku telah dewasa
Apa yang ‘kan kukatakan
Untukmu idolaku tersayang
Ayah
O-o-oh …Andai usiaku berubah
Kubalas cintamu, Bunda
Pelitaku, penerang jiwaku
Dalam setiap waktu

O-oh …
Kutahu kau berharap dalam doamu
Kutahu kau berjaga dalam langkahku
Kutahu selalu cinta dalam senyummu
O-oh Tuhan, Kau kupintaa
Bahagiakan mereka sepertiku

Andai aku telah dewasa
Ingin aku persembahkan
Semurni cintamu, setulus kasih sayangmu
Kau selalu kucinta

Lagu tersebut sungguh meaningful. Suatu edukasi moral kepada anak-anak untuk menyayangi kedua orang tua dan membalas budi keduanya saat kelak dewasa. Dalam lagu tersebut digambarkan bagaimana perjuanagn orang tua dalam membesarkan anak-anaknya. Tersirat dalam reffreinnya,

Kutahu kau berharap dalam doamu
Kutahu kau berjaga dalam langkahku
Kutahu selalu cinta dalam senyummu

Lirik itu disempurnakan dengan suatu do’a agar Tuhan membahagiakan kedua orang tua seperti mereka membahagiakan kita.

Andai setiap anak memaknai lagu ini dengan sepenuh hati dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, tentu tak ada anak yang berani kepada orang tuanya. Lagu ini seakan menjadi motivasi bagi anak-anak, “kamu harus belajar rajin sekarang dan kelak dewasa harus membahagiakan kedua orang tua tersayang.”

Belakangan, lagu anak semakin berkurang. Ada, tapi tak banyak. Tidak sebooming lagu anak era Sherina. Hal itu membuat anak-anak zaman sekarang alami “kemarau lagu anak.” Bahkan beberapa kali kita lihat di sosial media ada banyak anak yang menari dengan musik latar lagu orang dewasa yang liriknya sungguh tidak bersahabat dengan usia mereka.

Saya menulis artikel ini dengan mendengarkan kembali album Andai Aku Besar Nanti yang telah mewarnai masa kanak-kanak saya yang penuh keceriaan dan imajinasi.

Comments (3)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar