0

Resensi Buku : Kerjaku Ibadahku (0)

AfanZulkarnain May 17, 2021

Judul Buku : Kerjaku, Ibadahku

Penulis : Elie Mulyadi

Penerbit : PT Gramedia

Tahun terbit : 2008

Tebal : 229 halaman

Anda merasa berada di titik jenuh dalam bekerja? Buku ini layak anda baca.

Karir dalam pekerjaan tentu tak selalu berjalan sesuai dengan keinginan. Tak melulu mulus. Kesuksesan dalam karir tak selalu diraih dengan cara mudah. Terkadang kita harus melalui banyak sekali cobaan untuk menaklukan suatu pekerjaan.

Kerjaku, Ibadahku adalah buku yang berisi kumpulan cerita tentang perjalanan karir banyak orang. Buku ini menggelar kisah-kisah nyata tentang orang-orang yang berbeda dengan pengalaman dan profesi yang berbeda. Kebanyakan kisah dalam buku ini diceritakan oleh perempuan.

Ada yang sudah sukses, ada yang masih dalam perjalanan menuju sukses, ada pula yang baru saja ditimpa kegagalan, ada juga yang merasakan suatu ketidaknyamanan dalam pekerjaan.

Salah satu kisah yang menraik perhatian saya adalah The Devil Wears Panda pada halaman 174. Seorang manajer operasional suatu perusahaan konsultan awalnya merasa nyaman dengan perusahaan tempatnya bekerja. Bosnya sangat baik. Bukan tipe diktator. Sangat demokratis. Ia tidak mengontrol setiap pekerjaan karyawannya dengan ketat, melainkan mendorong agar karyawannya dapat membuat keputusan mandiri. Hal tersebut membuat sang manajer operasional ini menikmati pekerjaan di perusahaan tersebut.

Namun situasi berubah ketika muncul wakil direktur baru. Pencerita menyebutnya little bos. Dia adalah kolega dari direktur perusahaan. Dalam waktu singkat orang tersebut langsung menguasai kantor. Setiap kebijakan yang sudah dirumuskan oleh manajer operasional bersama karyawan lainnya sellau ditolak dan dirombak. Little bos ini selalu memberikan kritik yang pedas terhadap setiap pekerjaan karyawannya. Yang mengesalkan, little bos ini jarang masuk kantor. Dia nyaris tak pernah tahu situasi yang terjadi dalam perusahaan. Namun ketika datang, ia langsung sok tahu dan mengkritik ini itu. Kata-katanya selalu pedas. Menyakitkan.

Beruntung sang manajer operasional memiliki tekad yang kuat. Ia tak berniat pindah kerja hanya gara-gara sikap kritis little bos. Ia terlanjur mencintai pekerjaannya dan berjanji tak akan berhenti hanya karena seseorang tak bersikap seperti apa yang diinginkannya. Dan seiring berjalannya waktu, ia mulai terbiasa dengan mulut tajam sang little bos.

Rupa-rupanya sikap little bos yang selalu mengkritik dengan kata-kata pedas disadari oleh sang manajer operasional sebagai cambuk untuk karyawan agar bekerja lebih profesional. Hal itu disadari oleh manajer operasioanl tatkala ia mengunjungi kediaman little bos karena urusan pekerjaan. Ia mendapati sang little bos tengah bermain dengan anaknya dengan mengenakan topi panda. Sifat little bos di rumah ternyata berbeda dengan sikapnya di kantor. Ia sangat ramah. Dalam kesempatan itu, sang little bos mengungkapkan bahwa ia kerap memberikan kritik tajam agar karyawannya menjadi pribadi yang tahan banting dan siap menghadapi persaingan di dunia kerja. Sang manajer pun mulai memahami hal tersebut. Ia merasakan sejak kehadiran little bos, ia dan teman-temannya lebih profesional dalam bekerja.

Buku ini sangat cocok dibaca untuk anda yang sudah bekerja, atau bahkan yang belum mendapatkan pekerjaan. Kisah-kisah inspiratif, indah, dan kadang diselingi humor ini akan menghibur dan menyemangati kita dalam menjalani hari-hari kerja yang penuh tantangan.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar