6

Remaja Back To Masjid (+2)

Namin AB Ibnu Solihin December 1, 2013

Prolog:

Perhatikanlah Hadits dan Firman Allah SWT berikut ini :

Yang pertama kali dihisab (amalan) seorang hamba pada hari kiamat adalah sholatnya (HR.Atirmidzi

“Wahai anaku tersayang, laksanakan sholat dan suruhlah (manusia) berbuat yang makruf dan  cegahlah (mereka) dari yang munkar dan bersabarlah terhadap apa yang apa yang menimpamu , sesunggunya yang demikian itu termasuk perkara yang penting” (QS:Luqman:17)

Perhatikan Ucapan Mantan Perdana Mentri Inggris, Gladstone , memaparkan skenario bagaimana merusak generasi muda Islam :“Percuma kita memerangi umat Islam, dan tidak akan mampu menguasainya selama di dada pemuda-pemuda Islam ini bertengger Al-Qur’an.tugas kita sekarang adalah mencabut Al-Qur’an di hati-hati mereka, baru kita akan menuasai mereka”

 Mari kita Perhatikan Data Berikut ini :

  1. 1.   Free Sex
Pernah Ciuman,Petting, Oral seks 93,7%
Remaja SMP Tidak Perawan 62,7%
Remaja SMU Pernah Aborsi 21,2%
Pernah Nonton Film Porno 97%
  1. 2.   Rokok

menurut lembaga survey Indonesia menduduki peringkat ke 5 sebagai jumlah Perokok terbesar di dunia, dan kini Indonesia juga mencetak rekor baru, yakni jumlah perokok remaja tertinggi di dunia. “Sebanyak 13,2 persen dari total keseluruhan remaja di Indonesia adalah perokok aktif, seusai acara peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia kemarin. Di negara lain, jumlah perokok remaja tertinggi hanya mencapai 11 persen.

  1. 3.   Narkoba

survey Yayasan Cinta AnBangsa membuktikan 60-70 % pengguna narkoba berasal dari keluarga baik-baik dan 80-90 % mengaku memakai narkoba saat orangtuanya ada di rumah. Apalagi seperti yang kita ketahui efek yang ditimbulkan dari narkoba menyebabkan gangguan fisik dan psikis. Merusak sistem syaraf pusat dan organ tubuh lainnya. Dari segi psikis pengguna narkoba sering berhalusinasi dan rentan terkena gangguan mental. Belum lagi pengaruh lainnya seperti dikucilkan, sering berbohong, dll.

  1. 4.   Pengakses Situs Porno

Sebuah perusahaan penyaring situs Internet asal California, MetaCert membeberkan data negara mana saja yang termasuk kategori negara yang paling gemar mengakses konten porno.

Beberapa waktu lalu, majalah terkemuka asal Kanada One Minute  menyebutkan bahwa jumlah video porno yang beredar di Dunia telah mencapai 10,3 juta buah, atau setara dengan jumlah penduduk di negara Israel. Namun angka tersebut telah menurun di tahun 2012 yang sebelumnya berjumlah 14,9 juta buah atau turun 15%. Namun ada beberapa Negara yang memiliki jumlah pengakses atau  pen-download terbesar di dunia dan berikut adalah peringkatnnya menurut  Majalah One Minute.

1). Amerika Serikat

Memang jumlah penduduk di negara ini terbesar kedua di dunia dan ini mungkin mampu mengangkat jumlah visitor terhadap situs porno yang ada. Majalah One Minute menyatakan bahwa sekitar hampir  500.000 orang setiap harinya mengakses video porno terutama dari kalangan perkantoran.

2). Jepang

Diakui bahwa Jepang merupakan negara no 1 di dunia yang paling banyak memproduksi  film porno. Sekitar 60% video porno yang beredar di dunia adalah produksi Jepang. Maka tak heran apabila Jepang mendapat urutan terbesar kedua penikmat film porno di dunia.

3). Kanada

Masih di kawasan Amerika yang kali ini diduduki oleh Kanada. Negara ini menunjukan perkembangan pesat dalam jumlah pengakses film porno di dunia. Sekitar 250.000 orang setiap harinya mengakses film panas atau porno dan anehnya lagi hampir 90 %-nya adalah dari kalangan ibu-ibu.

4). Indonesia

Sepertinya kita agak miris melihat negara tercinta kita ini masuk dalam peringkat ini. Memang tak bisa dipungkiri bahwa kemajuan internet di Indonesia juga sangat pesat. Menurut Kemkominfo bahwa penikmat film  porno di internet tiap tahun mengalami peningkatan yang signifikan yaitu sekitar 2 % setiap tahunnya. Padahal sejak tahun 2009 pemerintah sudah memblokir ribuan situs porno di Indonesia tetapi juga tidak efektif.

5). Turki

Di Turki pengawasan pemerintah terhadap situs porno sangatlah lemah. Terbukti banyak remaja di sana yang tak malu men-Share situs porno yang mereka akses kepada teman-temannya di media sosial seperti Facebook dan Twitter.

6). Spanyol

Spanyol merupakan satu-satunya negara di belahan Eropa yang masuk dalam peringkat ini. Hampir 160.000 orang beramai-ramai mengakses film porno di internet terutama dari kalangan umur 15-30 tahun. Ini merupakan ekses dari jumlah pengangguran di Spanyol sejak 2010 yang terus meningkat. Krisis ekonomi di Eropa membuat para pengangguran lebih memilih untuk mengakses situs porno di negaranya.

7).China

Walapun China adalah negara terbesar di dunia yaitu yang penduduknya lebih dari 1 miliar orang, tetapi dalam peringkat ini China menempati posisi terendah. Hal ini karena meningkatnya ekonomi China beberapa tahun terakhir ini, sehingga jumlah pengangguran di negara ini sangat minim. Namun perlu diketahui bahwa China adalah negara ketiga terbesar di dunia yang memproduksi film porno.(sumber :nahimunkar.com)

  1. Pendidikan

Menurut Education For All Global Monitoring Report 2012 yang dikeluarkan oleh UNESCO setiap tahunnya, pendidikan Indonesia berada di peringkat ke-64 untuk pendidikan di seluruh dunia dari 120 negara. Data Education Development Index (EDI) Indonesia, pada 2011 Indonesia berada di peringkat ke-69 dari 127 negara.

Sedikit Gambaran Remaja di Tempat Saya Tinggal saat ini dan dulu, berikut gambarannya:

Remaja Cileungsi Dulu dan kini

Kalau kita tengok ke belakang, sekitar 13 tahun yang lalu. Geliat aktivis Remaja Masjid begitu membahana, baik di perumahan atau di perkampungan. Mereka seolah tak mau kalah untuk menghadirkan sebuah event tandingan, para Remaja masjid ini “berkompetisi” untuk menjadi remaja masjid terbaik. Idikator keberhasilan bisa dilihat ketika mereka bisa menghadirkan banyak orang dalam kegiatan-kegiatanya, bagi mereka bisa menghadirkan pembicara dengan kualitas terbaik dan menghadirkan banyak peserta adalah kepuasan tersendiri.

Di Cileungsi beberapa ikatan Remaja Masjid yang cukup terkenal pada tahun 2000-an di antaranya, Remaja Masjid Al-Itihad Griya Kenari Mas, Rismanja Limus Pratama, Remaja Masjid Ar-Rajak (Toserba Cileungsi), Remaja Masjid Baiturrahman (Masjid Kampus A Perguruan Muhammadiyah Cileungsi), dan beberapa remaja masjid yang lainnya. Namun di antara Ikatan Remaja Masjid yang dulu cukup terkenalpun kita geliatnya mulai tiada bahkan boleh dikatakan tidak ada. Sesungguhnya untuk melihat eksistensi Remaja Masjid, yang kita lakukan cukup gampang, coba kita lihat pengajian-pengajian yang dilaksankan setiap Ba’da Magrib di Masjid dan Mushola, adakah kita melihat anak-anak remaja usia SMP dan SMA/SMK. Jawabanya sangat sedikit bahkan di beberapa Masjid dan Mushola sama sekali tidak ada, wajah-wajah anak-anak usia TK dan SD lah yang lebih banyak.

Dimana Remaja Berada pada saat Magrib?

Kalau kita lihat para remaja pada saat magrib tidak ada, lalu dimanakah mereka berada?, coba kita perhatikan disetiap perjalanan kita seusai magrib atau menjelang magrib, dikawasan perumahan, tempat wisata, tempat makan, Play station dan Warnet maka disitulah mereka berada. Tempat-tempat tersebut adalah tempat favorit mereka berada disaat menjelang magrib sampai dengan malam hari. Pertanyaan berikutnya, Sholatkah mereka? Mengajikah mereka? Belajarkah mereka ? dan dengan perempuan-perempuan mana mereka berbicang. Inialilahi, inilah fitnah akhir zaman, ketika remaja kini lebih senang di luar rumah dan di luar Masjid.

Dimanakah Orang Tua Mereka?

Suatu saat saya pulang sekitar pukul 03.00 malam, ditengah perjalanan saya melihat kumpulan sekelompok anak-anak remaja, namun yang membuat saya sangat miris bukan hanya remaja laki-laki tapi disana ada juga remaja perempuan, yang mereka

lakukan bukan hanya sekedar berbicang, tapi inilalilahi mereka berpelukan seolah tak merasa berdosa. Saya yakin ini bukan sesuai yang aneh, kini di negeri kita anak-anak remaja begitu bebas berpacaran. Saya terus melanjutkan perjalanan sambil berbicang dengan hati, dimanakah orang tua mereka, kok bisa yah, anak-anaknya jam segini belum pulang tidak dicari, apakah orang tuanya tidak gelisah dengan ketidak hadiran anaknya dimalam hari. Atau inialilahi jangan-jangan mereka bangga karena anak perempuanya sudah mendapatkan pacar.

Guru Utama Remaja adalah orang tua mereka sendiri

Wahai para ibu dan ayah saya sangat yakin ada menyangi anak-anak anda. Oleh sebab itu gelisahlah ketika melihat, anak-anak kita berboncengan motor dengan yang bukan muhrimnya, bermain dengan yang bukan muhrimnya, berjalan dengan yang bukan muhrimnya, Gelisahlah ketika anak-anak kita belum pulang menjelang magrib, ketika mulai mengenal pacaran, ketika mulai mengenal pergaulan. Gelisahlah ketika anak-anak kita berada di Warnet dan Play station(PS). Dan berbanggalah serta berbahagilah ketika anak-anak kita berada di Masjid ketika Panggilan azan tiba, berada di tempat pengajian ketika magrib tiba sampai menjelang malam, berada di Majelis ilmu dan berada bersama kita ketika malam tiba. Wahai para ibu dan ayah ketahuilah bahwa sesungguhnya guru utama anak-anak kita adalah kita sendiri, ibu dan ayah sendiri. Lihatlah Imam Syafii ibunyalah yang menjadikan dirinya sebagai ulama besar dan ulama besar Sayid Qutub orang tuanyalah yang menjadikan dirinya dan adik-adaiknya penghafal Al-Qur’an. Wahai para ibu dan ayah tentu kita tidak berharap anak-anak kita hancur masa depannya karena ketidak pedulian kita terhadap mereka. Bimbinglah anak-anak kita untuk senantiasa belajar Al-Qur’an dan melaksanakan sholat lima serta jaggalah akhlak anak-anak kita. Dan ketahuilah yang paling penting dari itu semua anak-anak butuh ketauladan dari kita.

Hadist dan Ayat Al-Qur’an yang berhubungan Remaja/Pemuda dengan Masjid

  1. 1.   Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda dlm hadits Abdullah bin Mas’ud -radhiallahu ‘anhu-, “Tidak akan beranjak kaki anak Adam pada Hari Kiamat dari sisi Rabbnya sampai dia ditanya tentang 5 (perkara) : Tentang umurnya dimana dia habiskan, tentang masa mudanya dimana dia usangkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya & kemana dia keluarkan & tentang apa yang telah dia amalkan dari ilmunya”. (HR. At-Tirmizi)
  2. surah at-Taubah ayat 18: “Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.
    1. 3.    7 Golongan Yang Allah Naungi di Hari Kiamat, dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
      “Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tak ada naungan kecuali naungan-Nya:

1)    Pemimpin yang adil.

2)   Pemuda yang tumbuh di atas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabbnya.

3)   Lelaki yang hatinya terpaut dgn masjid.

4)    Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga mereka tak bertemu & tak juga berpisah kecuali karena Allah.

5)    Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’.

6)     Orang yang bersedekah dgn sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.

7)     Orang yang berdzikir kepada Allah dlm keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.”
(HR. Al-Bukhari no. 620 & Muslim no. 1712)

  1. 4.   Surat.An-Nur: 36-38) “Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan utk dimuliakan & disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi & waktu petang. Laki-laki yang tak dilalaikan oleh perniagaan & tak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, & (dari) mendirikan sembahyang, & (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati & penglihatan menjadi goncang. (Meraka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberikan balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, & supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas.”

Remaja back to Masjid

Wahai generasi muda kembalilah ke Masjid, masjidlah yang akan bisa menjamin masa depan kita akan lebih baik, masjidlah yang akan membuat hidup kita menjadi lebih mulia, masjidlah yang akan membangun agama kita menjadi agama yang memilki kekuatan besar. Tinggalkan perbuatan yang tidak memberikan manfaat, nongkrong di jalanan, bermain music, berbincang dan bergadang malam, menghabiskan waktu di warnet, berpacaran dan jauhilah segala perbuatan kemaksiatan. Mari kita hadirkan fisik dan hati kita di acara kajian-kajian, tempat mengaji, diskusi ilmiah, ditempat para penghafal Al-Qur’an dan bergaulah dengan orang-orang yang memilki akhlak yang mulia.

Solusi Remaja Back To Masjid

Keberadaan remaja masjid sesungguhnya ditentukan oleh beberapa hal :

  1. DKM Masjid, memilki peran yang sangat strategis dalam menciptakan para Remaja Masjid, yaitu dengan membuat pengurus Remaja Masjid secara structural. Kemudian lakukan pembinaan dengan berbagai materi seperti Al-Islam, Ke-organisasia, Ilmu-ilmu Al-Qur’an, Fiqih, Hadits, sejarah dan ilmu-ilmu yang lainnya. Serta motivasilah mereka dengan training-traning yang bisa mendekatkan mereka terhadap Al-Qur’an dan Masjid.
  2. Para Guru (Ustadz, Ustazah, Penghafal Al-Qur’an), kepedulian para guru memilki peran yang sangat strategis, mulailah dari rumah-rumah, jika kesempatan membina remaja lewat masjid tidak ada, buatlah kelompok-kelompok kecil lakukanlah pembinaan secara intensif terutama pada bidang Aqidah, Ibadah dan Muamalah.
  3. Tokoh Masyarakat dan Masyarakat umum(Ketua Organisasi, RW/RT, masyarakat umum), adalah bagian terpenting dalam mengembalikan para Remaja Ke-Masjid. RT/RW bisa membuat spanduk himbauan agar para remaja tidak nongkrong saat malam tiba, menghibau dan membuat stiker matikan TV pada saat jam 18.00-20.00, adalah salah satu solusi yang bisa dilakukan oleh masyarakat.
  4. Orang Tua, tentu hal ini sudah sering kita bahas, merekalah tonggak utama sesungguhnya untuk mengembalikan remaja ke-Masjid.

Epilog :

Saudaraku, ditengah-tengah kondisi generasi muda yang terus memprihatinkan mari kita mulai melakukan sebuah gerakan nyata, melakukan penyadaran terhadap orang tua, bahwa sesungguhnya mereka memilki peranan yang sangat penting dalam membangun anak-anaknya menjadi pribadi yang soleh dan solehah. Kita ketuk hati para pemimpin kita, para ustadz, para guru, tokoh masyarakat, dan kita sebagai masyarakat sangat dibutuhkan kepeduliannya untuk menjaga generasi anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi terbaik. Insyallah akan ada jalan yang Allah berikan ketika kita mau melakukan sebuah gerakan da’wah dan mari kita mulai dari keluarga kita.

Referensi :Dari berbagai Sumber

Comments (6)

  1. Teladan :
    1. orang tua
    2. guru

    2 point tokoh di atas jangan sampai melakukan hal :
    1. menyimpan film porno apa lagi menonton meskipun tidak ada yang tahu
    2. tidak merokok
    3. berpacaran

    yang harus dilakukan :
    1. tidak hanya MENYURUH tapi memberi teladan PERGI KE MASJID
    2. membaca AL-QURAN di sekitar siswa atau anak-anak di rumah
    3. mengadakan pertemuan rutin dengan wali murid
    4. mendoakan setiap habis sholat untuk anak dan siswa

    semangat pak … artikelnya bagus, tapi mungkin perlu diambil beberapa poin dulu baru dijabarkan … di atas terlalu padat dan pusing saat permasalahan buannyaaaak, semoga generasi Islam lebih baik. amiin

  2. Pak Subakri : Betul sekali apa yang bapak sampaikan di atas, kini anak-anak telah kehilangan ke teladan dari orang tuanya sendiri, mereka malah meneladi yang tidak sepatasnya di teladani. mereka malah menganggumi yang tak sepatasnya di kagumi.

    Tapi sayabersyukur kini di tempat saya mengajar dan di TPA rumah saya, orang tua nya malah tersadrkan oleh anak-anaknya. awalnya orang tua yang tidak pernah sholat kini dia rajin sholat ke Masjid gara-gara anak nya rajin ke Masjid. Orang tua nya yang tidak belajar Al-Qur’an, kini ibu-ibu nya mulai belajar Al-Qur’an, karena melihat anaknya hafalan suratnya sudah banyak. Ko…Jadi ke balik yah… malah anaknya yang memberi keteladan
    .
    Tapi itulah kekuasan yang Allah tentukan hidayah bisa datang dari siapa aja termasuk dari anak-anaknya sendiri.

    Oh ya..pak artikelnya terlalu padat, sebenarnya ini penyempurnaan dari artikel yang pernah saya buat dengan singkat di Kompasiana.

    Terimakasih sudah berbagi ….saya save nomernya..haturnuhun..

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar