0

Rasa Ingin Tahu Siswa (0)

AfanZulkarnain February 26, 2021

Rasa ingin tahu harus dimiliki oleh siswa dalam belajar. Proses belajar mengajar akan berangsung baik jika para siswa memiliki keingin tahuan yang tinggi terhadap materi pelajaran.

Menurut McElmeel (2002: 51) , rasa ingin tahu adalah keinginan untuk belajar, menyelidiki atau mengetahui. Ini adalah keinginan yang mengarah ke aktifitas eksplorasi (exploration) atau penyelidikan (inquiry). Berikut ini adalah karakteristik siswa yang memiliki rasa ingin tahu :

  • bersikap penuh perhatian dalam belajar
  • bersikap antusias dalam belajar
  • bersikap gigih dalam menghadapi permasalahan
  • memiliki penuh percaya diri dalam belajar dan menyelesaikan masalah

Rasa ingin tahu adalah sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar (Kemdiknas, 2010: 10). Rasa ingin tahu membuat siswa lebih peka dalam mengamati berbagai fenomena atau kejadian di sekitarnya juga dapat digunakan untuk menunjukkan rasa ketertarikan akan sesuatu. Rasa ingin tahu membuat siswa terdorong untuk tahu hal-hal yang baru.

Karakter rasa ingin tahu itu sangat penting dimiliki siapapun. Archimides tidak akan menemukan hukum archimides yang kita kenal sekarang, jika ia tidak memiliki rasa ingin tahu yang besar. BJ Habibie tidak akan bisa membuat pesawat dan membanggakan nama Indonesia, jika ia tidak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Begitulah, banyak pemikir, ilmuwan , dan orang-orang besar memiliki rasa ingin tahu yang mendalam. Berikut, manfaat rasa ingin tahu :

  • Rasa ingin tahu membuat pikiran siswa menjadi aktif. Siswa yang pikirannya aktif akan belajar dengan baik, sebagaimana yang dijelaskan teori kontruktivisme, di mana siswa dalam belajar harus secara aktif membangun pengetahuannya.
  • Rasa ingin tahu membuat siswa menjadi para pengamat yang aktif. Salah satu cara belajar adalah yang terbaik adalah dengan mengamati. Banyak ilmu pengetahuan yang berkembang karena berawal dari sebuah pengamatan, bahkan pengamatan yang sederhana sekalipun. Rasa ingin tahu membuat siswa lebih peka dalam mengamati berbagai fenomena atau kejadian di sekitarnya.
  • Rasa ingin tahu akan membuka dunia-dunia baru yang memantang dan menarik siswa untuk mempelajarinya lebih dalam. Banyak hal yang menarik untuk dipelajari di dunia ini, tetapi seringkali karena rasa ingin tahu yang rendah yang siswa miliki, membuat mereka melewatkan dunia-dunia yang menarik itu.
  • Semakin tinggi rasa ingin tahu seorang anak, semakin bagus pula prestasi mereka secara akademis,

Dalam proses pembelajaran , kita dapat mengetahui indikator siswa memiliki suatu rasa ingin tahu yang besar dari bagaimana sikapnya dalam pembelajaran. Berikut indikator siswa memiliki rasa ingin tahu :yang merujuk pada indikator menurut Kemdiknas (2010: 42) yaitu:

  • Bertanya pada guru dan teman mengenai materi pelajaran.
  • Menunjukkan sikap tertarik dan tidak tertarik terhadap pembahasan suatu materi.
  • Mencari informasi dari berbagai sumber mengenai materi pelajaran.
  • Mencari informasi dari berbagai sumber tentang pengetahuan umum yang berkaitan dengan materi pelajaran.

Lantas bagaimana cara menumbuhkan rasa ingin tahu? Berikut tips yang saya rangkum dari berbagai macam sumber.

  1. Memperbanyak membaca. Dengan membaca, rasa ingin tahu siswa akan terpancing. Mereka akan merasa penasaran dan mencari informasi lainnya berkaitan dengan hal yang ingin mereka ketahui. Biarkan siswa mengikuti rasa penasarannya.
  2. Ajak berdiskusi. Rasa ingin tahu siswa akan terpancing saat berdiskusi dengan orang lain. Diskusi juga akan memberikan mereka berbagai informasi, terlebih jika diskusi tersebut menghadirkan seorang sosok yang berpengalaman. Tentu rasa ingin tahu mereka akan besar dengan banayk bertanya kepada sosok tersebut.
  3. Membiasakan siswa untuk aktif bertanya. Mungkin guru bisa mengiming-imingi siswa point tambahan jika mereka menanyakan hal yang sesuai dengan materi pelajaran.
  4. Mencoba hal-hal baru. Saat pelajaran, ada kalanya guru memberikan suau pengalaman baru kepada siswa. Misalnya, dalam matematika, guru menerangkan konsep rumus volume tabung dengan meminta siswa mengisi tabung dengan air dari sebuah kerucut. Setelah itu guru dapat mengajak siswa berdiskusi untuk merumuskan bagaimana cara mencari volume tabung.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar