5

Rahasia Bu Ari (0)

Tantri January 12, 2021

Cerpen – Bu Ari sungguh mengherankan. Guru-guru dibuat heran. Padanya bahkan kepala sekolah pun dibuat geleng-geleng kepala.

Apa pasalnya? Tidak lain karena absensi Bu Ari.  Selama ini setiap bulan Februari selalu ada absen.

Hampir setiap bulan yang pasti ada absen. Kalau tidak satu atau dua kali absen.

Malah ada beberapa bulan yang sering hari absen dari mengajar. Termasuk absen di sekolah. Bisa jadi memang tidak mengajar tapi ada kegiatan di sekolah

Dan yang membuat guru-guru makin geram adalah
Jumlah absensi hari ini makin meningkat di bulan-bulan tertentu seperti Desember dan Januari.

Seperti itu bulan Januari ini. Dalam satu pekan saja sehari dua hari tidak masuk.
Hal ini menjadi tanda tanya bagi banyak guru dan juga kepala sekolah.

Mau tidak mau guru-guru menganggap Bu Ari tidak amanah karena punya jam mengajar eh ternyata tidak datang.

Setelah didera rasa penasaran yang menjadi-jadi, beberapa guru menghadap kepala sekolah.

“Pak, mbok ya dipanggil saja Bu Ari itu. Kenapa dia selalu nggak masuk setiap bulan. Ada aja dia nggak masuknya. Memangnya kenapa sih ya?” bertanya Bu Rita.

“Lha saya juga Ndak tau Bu.”

‘Panggil saja Pak. Pakai surat panggilan supaya dianggap serius. Lha memang ini hal serius kan ya,’

Setelah mendengar pendapat para guru akhirnya kepala sekolah pun menyetujui untuk memanggil Bu Ari.

Namun salah seorang guru justru  mengusulkan bahwa sebaiknya bukan Bu Ari yang dipanggil melainkan dari pihak sekolah yang mendatangi rumah Bu Ari.

Dan setelah melalui musyawarah memang benar juga yang dikatakan tadi bahwa yang terbaik adalah mendatangi rumah Bu hari.

Kepala sekolah lalu mengatur jadwal untuk berkunjung. yang akan datang hanyalah kepala sekolah dan beberapa wakil kepala sekolah.

Perlu diketahui Bu Ari ini guru baru 4 tahun bergabung di sekolah. Merupakan guru honor. Mengajar matematika. Sebetulnya matematika kan mata pelajaran pokok.  sehingga sangat disayangkan kalau guru ada yang tidak masuk sehari saja pasti berpengaruh pada anak.

Tibalah hari yang disepakati. kepala sekolah beserta wakil kepala sekolah mendatangi rumah Bu Ari yang cukup jauh jaraknya.  sejauh ditempuh 1 jam di perjalanan.

Mereka terbayang bagaimana repotnya perjalanankl Bu Ari untuk sampai ke sekolah. Apalagi Bu Ari menggunakan sepeda motor yang bisa panas atau hujan di tengah jalan.

Dengan banyak bertanya di rumah para warga di sepanjang jalan akhirnya mereka sampai pada rumah Bu Ari.

Sesampainya di tempat tujuan mereka sungguh terkejut mendapati pemandangan yang ada di depan mereka.

Rumah Bu Ari sungguh sangat sederhana kalau tidak boleh sopan disebut jelek.

di zaman sekarang di mana rumah mewah sudah banyak berlomba-lomba membangun rumahnya. Tapi rumah bu Ari masih berupa dinding semi permanen. Di bagian bawah dinding beton sementara di bagian atasnya masih berupa kapan. Atapnya genteng yang kelihatan sudah kusam warnanya.

teras rumahnya dilapisi lantai yang sudah bolong di sana-sini sementara pada bagian rumah yang sudah reot makin bertambah lagi. Sehingga rumah Bu hari ini tidak terlihat kokoh berdiri lagi.

Semakin didekati semakin nyata lah bagaimana kondisi memprihatinkan nya rumah Bu Ari

Mereka saling berpandangan dan bisa dipastikan isi kepala mereka adalah sama bahwa mereka sangat prihatin dengan kondisi rumah Bu Ari.

Comments (5)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar