4

Rahasia Bu Ari (3) (0)

Tantri January 14, 2021

Di sekolah, kepala sekolah mengumpulkan para guru kemudian memberikan keterangan tentang apa yang telah mereka temui pada saat kunjungan ke rumah Bu Ari.

“Mohon maaf bapak Ibu sekalian bawa ternyata ada banyak hal yang tidak kita ketahui dengan Bu Ari. Untungnya kita melakukan kunjungan sehingga tahu bagaimana kondisi hari.”

“Kita tidak bisa serta-merta menyalahkan Bu hari karena memang kondisi yang membuat Bu hari seperti itu.”

Lalu kepala sekolah berinisiatif untuk mengumpulkan dana seadanya yang nanti akan diberikan kepada Bu hari.

Semua guru setuju dengan usulan kepala sekolah. apa lagi di sekolah itu banyak guru yang telah mendapatkan sertifikasi sehingga memiliki gaji yang lebih dari cukup untuk diskusikan diberikan kepada bu Ari.

Gotong royong dan saling sokong memberikan hikmah bahwa masalah yang dihadapi bisa carikan solusinya bersama-sama.

Setiap guru malah merasa tidak enak karena tidak tahu apa sebenarnya kondisi yang di alami buat hari mereka tahunya Bu Ari sering tidak sekolah. Padahal harusnya sesama guru mereka saling senasib dan sepenanggungan minimal tahu apa yang dialami teman gurunya.

Bukan hanya itu saja berapa guru pun punya inisiatif untuk memberikan informasi itu kepada teman-temannya lagi.

Mereka menyebarlah informasi tentang hari ini kan tidak sedikit yang menaruh empati memberikan sambutan sumbangan ala kadarnya untuk diberikan kepada Bu Ari.

Pada dasarnya banyak guru yang mengetahui atau kenal dengan Bu Ari. karena memang Bu Ari cukup aktif di komunitas guru. Bu Ari juga disenangi oleh siswa. Dari banyak siswa itu mereka menceritakan tentang Bu Ari kepada orang tua masing masing.

Namun memang selama ini mereka yang mengetahui Bu Ari sebatas ke sekolah saja dan tidak mengetahui bagaimana kehidupan Bu Ari di rumah. Maka ketika mereka mengetahui kondisi hari tidak susah bagi mereka untuk memberikan sumbangan dan kontribusi yang terbaik.

Bahkan informasi itu sampai di telinga kepala desa tempat tinggal Bu Ari. Lalu tak menunggu lama ke kepala desa pun memberikan banyak bantuan kepada Bu Ari.

Kepala desa merespon dengan baik dan segera mengusulkan pada program pemerintah untuk pengadaan perbaikan rumah tidak layak huni.

Sedemikian banyaknya bantuan sehingga tidak begitu lama bisa mengubah kondisi Bu Ari. Tentu saja hal ini membuat Bu Ari terharu. Bagaimana tidak. Kemarin masih susah payah hidupnya. Rumah sudah sedemikian parahnya.

Tapi pertolongan Allah sedemikian cepatnya datang lewat tangan para guru dan masyarakat di sekitarnya.

Bantuan itu kemudian digunakan untuk merenovasi rumah yang memang sudah sangat mengkhawatirkan. Ditambah dengan berbagai bantuan dari masyarakat bantuan pemerintah sangat membantu sekali dalam renovasi di rumah bu Ari.

Kini Bu Ari dan anak-anaknya bisa lebih nyaman tinggal di rumahnya tidak takut kebocoran saat musim hujan. Juga tidak takut lagi rumahnya akan ambruk karena sekarang kondisinya jauh lebih bagus.

Bu Ari tetap jualan makanan tapi sekarang dia lebih memiliki banyak waktu untuk menjalankan profesinya sebagai guru. 

Bu Ari sudah jarang lagi absen dari mengajar. Bu Ari merupakan sosok yang tahu berterima kasih. Karena sudah diberikan bantuan sedemikian banyaknya maka Bu Ari membalas kebaikan itu dengan aktif mengajar agar dapat memberikan banyak ilmu kepada anak-anak dari orang yang telah membantunya. 

Comments (4)

  1. Cerita yang sangat menginspirasi kita dan mengajarkan kita untuk selalu bersyukur.

    Jika kondisi kita jauh lebih baik dari bu Ari, mak harusnya semangat kita harus lebih besar ketika mengajar. Tidak banyak mengeluh akan hal² administratif..

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar