0

Program Sekolah Model SPMI (0)

Rifana Luudi February 7, 2021

Bapak/Ibu Guru pasti ada yang sudah pernah dan ada yang belum pernah sama sekali mendengar tentang apa itu Program Sekolah Model SPMI.

Pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2020, sekolah kami dipercayakan untuk menjadi Sekolah Model SPMI dengan 5 (lima) sekolah imbas/binaan.

Sekedar berbagi informasi, Program Sekolah Model SPMI adalah sebuah program dibawah naungan LPMP dalam membangun budaya mutu sekolah melalui implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Program ini melibatkan beberapa sekolah yang ditetapkan sebagai Sekolah Model dan beberapa Sekolah Imbas. Sekolah model ditetapkan dan dibina oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah imbas dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah imbas adalah sekolah yang berada dalam wilayah binaan yang sama dengan sekolah model yang akan mendapatkan pengimbasan  implementasi SPMI dari sekolah model.

SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) adalah

Sistem Penjaminan Mutu Internal adalah sistem penjaminan mutu yang
dilaksanakan dalam satuan pendidikan dan dijalankan oleh seluruh komponen satuan pendidikan.

Sistem penjaminan mutu internal pendidikan
dasar dan menengah adalah suatu kesatuan
unsur yang terdiri atas organisasi, kebijakan,
dan proses yang terkait untuk melakukan
penjaminan mutu pendidikan yang
dilaksanakan oleh satuan pendidikan dasar dan
menengah untuk menjamin terwujudnya
pendidikan bermutu yang memenuhi atau
melampaui Standar Nasional Pendidikan.

Siklus Penjaminan Mutu Internal dimulai dengan :

Pemetaan mutu pendidikan
yang dilaksanakan oleh satuan
pendidikan berdasarkan Standar
Nasional Pendidikan;

Pembuatan rencana peningkatan
mutu yang dituangkan dalam
Rencana Kerja Sekolah;

Pelaksanaan pemenuhan mutu
baik dalam pengelolaan satuan
pendidikan maupun proses
pembelajaran;

Monitoring dan evaluasi proses
pelaksanaan pemenuhan mutu
yang telah dilakukan; dan

Penetapan standar baru dan
penyusunan strategi peningkatan
mutu berdasarkan hasil monitoring
dan evaluasi.

Adapun penetapan Sekolah yang menjadi Sekolah Model SPMI adalah sebagai berikut :

Sekolah belum memenuhi SNP

Pemetaan mutu yang dilakukan oleh LPMP terhadap
sekolah tersebut dapat digunakan sebagai data dasar
penetapan pencapaian sekolah terhadap SNP. Data
hasil pemetaan tersebut diberikan kepada sekolah
untuk digunakan sebagai data dasar dalam pelaksanaan
penjaminan mutu pendidikan ke depan.

Seluruh komponen sekolah bersedia dan berkomitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian pelaksanaan pengembangan sekolah model

Pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan membutuhkan
keterlibatan seluruh komponen sekolah. Pembinaan
akan dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang
melibatkan seluruh komponen pemangku kepentingan
sekolah yaitu pengawas sekolah, kepala sekolah, guru,
tenaga kependidikan, komite sekolah, orangtua dan
siswa. Sekolah akan dibina untuk melibatkan pemangku
kepentingan di luar sekolah seperti lurah/kepala desa,
perusahaan, lembaga swadaya masyarakat dan lainnya.

Adanya dukungan dari Pemerintah Daerah

Pengelolaan sekolah menjadi tanggungjawab pemerintah
daerah, sehingga dukungan pemerintah daerah sangat
diperlukan saat LPMP melakukan pembinaan terhadap
sekolah tersebut, karena setelah sekolah tersebut
mampu melaksanakan penjaminan mutu pendidikan
secara mandiri, sekolah akan berada dalam pembinaan
pemerintah daerah.

Sumber : Petunjuk Teknis Pengembangan Sekolah Model dan Pola Pengimbasan, 2017

Tagged with: ,

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar