1

Praktek Membuat Karya “Macrame” (0)

WAHIDYAH NUR IKHSANI April 9, 2021
Macrame belum cukup dikenal oleh anak didik di SMP Negeri 2 Tengaran. Dari sekian banyak siswa yang saya tanya hanya beberapa siswa yang pernah melihat secara langsung kerajinan macrame. Di era saat ini, macrame sebenarnya menjadi primadona di kalangan interior. Kerajinan macrame seringkali dijadikan sebuah hiasan dinding untuk mempercantik sebuah ruangan. Berbagai simpul macrame yang dipadukan dengan sekreatif mungkin menjadikan sebuah karya macrame terlihat unik dan menarik. Maka dari itu, untuk materi seni rupa kelas VII semester satu tentang “Penerapan Ragam Hias Pada Bahan Tekstil” saya memberikan tugas praktek kepada siswa yaitu membuat karya kerajinan macrame.

Makrame adalah seni menyatukan simpul yang terdiri atas satu, dua, tiga, bahkan lebih tali atau benang untuk membuat sebuah karya tangan. Disebut karya tangan, karena memang makrame membutuhkan keterampilan tangan saat menjalin tali-temali. Menurut beberapa sumber, makrame berasal dari Arab di awal abad pertengahan. Para penenun pada abad ini merajut benang dan rami dengan simpul dan ikat menjadi dekorasi yang menarik. Makrame berasal dari kata mikramah yang berarti hiasan tangan atau anyaman.

Di Turki, dikenal dengan nama magrama. Pada awal abad pertengahan ketika bangsa Moor menundukkan Spanyol, seni makrame ikut berkembang di sana dan menyebar secara merata ke Italia dan Eropa serta mulai dikenal di Inggris pada akhir abad 17. Dari semua mata rantai penyebaran makrame, diketahui bila pelautlah yang paling berjasa mengembangkannya. Para pelaut membawa kerajinan tangan ini dalam perjalanan mereka ke berbagai wilayah, mulai daratan Cina sampai ke sejumlah wilayah di dunia.

Di Indonesia sendiri, makrame sudah dikenal cukup lama. Tapi baru melejit dua tahun belakangan. Tak semata-mata mengutamakan asas fungsional, makrame pun juga indah bila digunakan sebagai elemen dekoratif. Seperti yang dilakukan oleh Nadia Maya Ardiani, salah seorang pegiat makrame di Surabaya.

Untuk kegiatan praktek membuat macrame oleh peserta didik kelas VII ini. Kita lakukan secara daring. Siswa secara mandiri menyiapkan alat dan bahan terlebih dahulu kemudian saya memberikan arahan melalui grup WA dan video tutorial pada youtube. Alat dan bahan yang digunakan antara lain adalah tali pramuka (sebagai pengganti tali macrame), menggunakan tali pramuka sebagai alternatif pengganti tali macrame sebab di daerah tempat tinggal anak-anak jauh dari toko tekstil/toko benang yang menyediakan bahan tersebut. Kemudian gunting, batang kayu dengan ukuran sesuai tuorial, penggaris dan solatip. Setelah alat dan bahan siap. selanjutnya siswa memperhatikan secara seksama langkah-langkah pembuatan macrame yaitu pada video tutorial yang sudah saya share di grup kelas. Apabila mengalami kesulitan, siswa dapat melakukan konsultasi melalui video call/telfon/mengirimkan foto. Siswa tidak hanya terpaku pada video tutorial yang saya berikan. siswa dapat mengeksplore desain lain yang lebih menarik sesuai kemampuannya.

Comments (1)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar