5

PP. Darul Muhajirin; Mutiara Pedalaman Gucialit (+3)

Pendidik Menulis ○ Abdul Muis May 23, 2015
DSCN5489

Halaman Pesantren Putri Darul Muhajirin

Jalan berliuk, sesekali diselingi dengan tanjakan dan turunan terjal, batu kerikil kecil dan bahkan besar berserakan dikanan dan kiri jalan. Sesekali dijumpai pula bangunan masjid yang sedang dalam proses renovasi dan peneyelesaian pembangunan, disitu juga terdapat beberapa orang yang berkumpul menghimpun dana dari orang yang lalu lalang dan kebetulan melewati jalan tersebut.

Di Ujung jalan pertigaan, sekitar 3 rumah dari jalan masuk gang kecil, ada bangunan memanjang mirip asrama, didepannya tertata rapi bunga dan hiasan taman indah, bangunannya sederhana, bagian depan bangunan banyak sekali tulisan yang jika dibaca, memeberikan semangat dan motivasi tersendiri bagi pembacanya.

Pada bagian tengah atas bangunan memanjang ini, terdapat tulisan “Bahu, Bondo, Pikir, Lek Perlu Saknyawane Pisan”. Filsafat jawa yang maknanya dalam dan mengena, melambangkan bentuk pengabdian dan pengorbanan tinggi pada sesuatu.

Di depan bangunan yang memanjang ini, terdapat satu bangunan kecil mirip pos ronda, di depan bangunan kecil ini ada taman ikan kecil yang menambah aroma dan kesejukan lingkungan sekitar.

Wisma Tamu PP. Darul Muhajirin, Gucialit-Lumajang-Jatim

Wisma Tamu PP. Darul Muhajirin, Gucialit-Lumajang-Jatim

Pada sisi yang lain, terdengar sayup-sayup merdua lantunan kalimat berbahasa arab yang diucapkan dengan serentak oleh beberapa orang. Beberapa perempuan berjilbab hitam, bawahan hitam dengan baju putih lengan panjang nampak bercakap-cakap dengan menggunakan bahasa asing, nampak lancar dan santai mereka berbahasa asing tersebut.

Darul Muhajirin, pondok pesantren yang terletak di Desa Wonolopo Kecamatan Gucialt Kabupaten Lumajang. Desa yang tidak sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan pedagang, ada juga yang berwirausaha dengan membuat bahan bangunan seperti bata merah, batako dan sebagainya.

Darul Muhajirin adalah pesantren yang menganut sistem pembelajaran mirip pondok modern Gontor, Ponorogo. Sistem pembelajaran yang dilaksanakan di pesantren ini menekankan pada pemahaman bahasa asing, tak heran jika beberapa santri yang terlihat berlalu-lalang tadi bercakap-cakap dengan bahasa inggris.

Darul Muhajirin adalah pesantren “kecil” yang baru saja berdiri, masih banyak di sana-sini kekurangan yang perlu dan segera untuk disempurnakan, namun dibalik kesederhanaan Darul Muhajirin, sistem pembelajaran yang ada di pesantren ini sudah modern, kendati pesantren ini terletak di pedalaman Lumajang, namun nuansa religius dan semangat belajar begitu kental terasa.

Keberadaan Darul Muhajirin di desa Wonolopo menjadi angin segar bagi masyarakat sekitar, pasalnya di desa Wonolopo sangat jarang sekali lembaga pendidikan apalagi yang berbasis pesantren seperti Darul Muhajirin.

Guru di kota sepertinya perlu untuk berkunjung ke Pesantren kecil ini, memberikan motivasi, suntikan dan lecutan semangat serta berbagi pengalaman dengan ustadz dan ustadzah serta santriwan dan santriwati. Sekedar tambahan, pesantren ini tak memiliki akses internet, santri pun sulit mendapatkan akses informasi dengan cepat dan akurat, oleh karenanya, guru yang menginspirasi sangat dibutuhkan dan ditunggu kehadirannya oleh santri-santri di pesantren pedalaman ini. Maju Terus Pendidikan Indonesia.

Comments (5)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar