1

Pisah Sambut Pengawas (0)

FitriyaniElHasan January 13, 2021

Good Bye Bapak Choirul Fatah S.Pd.

Welcome Ibu Lastriasih S.Pd.

Seutas surat ingin ku utarakan untuk pengawas lamaku, Bapak Ilung. Ya, panggilan akrab kami pada beliau selama menjadi pengawas di daerah kami, Leces. Sebelum akhirnya berpisah karena ada rolling dari kemenag yang membawa beliau menjadi pengawas di daerah Gending, Probolinggo.

Sebelum menjadi pengawas, beliau adalah rekan mengajar saya pada mapel yang sama yaitu Bahasa Inggris di salah satu sekolah Madrasah Negeri di Probolinggo. Selama mengajar disekolah yang sama, beliau adalah sosok guru yang baik dan sangat mengayomi para siswanya untuk memahami pelajaran asing ini. Beliau juga merupakan teman baik bagi siswanya. Mengapa? Mungkin karena beliau sangat friendly pada mereka, namun tidak lepas dari batasan-batasan dalam guyonan pada siswa hingga mereka masih saja menghormatinya meski merasa seperti teman sendiri.

Ketika masih mengajar, saya jatang sekali bertegur sapa dengan beliau. Entah mengapa, saya merasa sangat sungkan. Namun ketika beliau menjadi pengawas di sekolah saya, kami sering sekali bercengkrama akan masalalu ketika mengajar di sekolah yang sama.

Sejauh beliau menjabat sebagai pengawas, tidak ada satupun guru yang mengeluh akan kinerjanya. Beliau sangat profesional dan juga objektif dalam tanggung jawabnya. Pernah ada kasus yang membuat para guru sertifikasi merasa iba.

Ada 3 guru yang tunjangan sertifikasinya tidak bisa didapatkan karena kesalahan operator dalam pengimputan data pada awal semester. Imbasnya, ada 3 guru yang terpaksa tidak bisa menerima hak tunjangan sertifikasinya selama 6 bulan. Sungguh ini bukanlah wewenang pengawas untuk ikut campur. Namun pada saat masalah ini menimpa mereka, pak Ilung turut memperjuangkan hak mereka dengan banyak sekali yang harus diurus. Hingga pada akhirnya, ketiga guru sertifikasi ini mendapatkan haknya kembali. Hebat bukan!

Tak hanya itu, pak Ilung adalah sosok pengawas yang sangat sejuk akan nasihat-nasihat yang diberikan pada tiap masalah yang madrasah kami alami. Semangat yang tak pernah padam seolah membuat kami bangkit dan optimis akan madrasah yang maju dan bermartabat. Sungguh tak terlupakan.

“Berpisah bukan berarti kita harus jauh, Berpisah bukan saatnya untuk menutup lembaran kenangan, Berpisah tidak harus memutus silaturrahmi. Dengan perpisahan kita akan semakin dekat, Dengan perpisahan kita akan semakin rindu, Dengan perpisahanpun kita akan selalu berkomunikasi. Ada pertemuan, pasti da perpisahan. Namun, jangan putuslah suatu hubungan hanya karena perpisahan. Semoga Bapak Ilung selalu sehat dan semangat akan tugas-tugas yang diemban nantinya. Tentunya kami rindu, hingga tak terasa air mata menetes ketika membaca salam perpisahanmu. Kami bangga sudah engkau ayomi selama ini, tanggung jawabmu yang sungguh luar biasa untuk dicontoh. Trimakasih Bapak Ilung. Selamat mengemban tugas selanjutnya.”

Leces, 13 Januari 2021.

Comments (1)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar