5

Pilih Gaji atau Penghasilan? (+4)

Abi Kayla May 27, 2015

Banyak yang ngeluh lantaran kecilnya gaji, ini sering saya baca di forum-forum yang mangkal di sosial media, lantaran gaji yang kecil umumnya berpengaruh kepada kinerja. Lumrah memang. Topik gaji kecil kinerja mengendur memang topik pasaran, tapi tetap menarik untuk diperbincangkan. Selalu ada pro-kontra ketika yang “ngobrolinnya” adalah kita, guru. Melulu ngomongin gaji kecil kerap disangka tak iklas mengajarnya, padahal urusan iklas gak iklas yang maha kuasalah yang paling tau.

Ada temen yang sering ngoceh, kira-kira begini “gaji kecil gak pa-apa asal penghasilan besar…” apa maksudnya? Maksudnya, biarin lah gaji sebagai guru cuma satu juta lebih dikit sebulan, tapi penghasilan dari sana-sini dua atau lima kali lipat dari gaji eblan tersebut. Kalau yang kaya begini, tentu siapa yang tidak mau. Cuma, apakah semua orang mampu menjemput penghasilannya dua sampai lima kali lipat dari gaji rutinnya?

Hanya orang-orang yang yang bekerja lebih keras tentunya yang bisa melakukannya. Siapapun yang berusaha lebih keras berkali lipat dari kerja kerasnya orang kebanyakan, pasti memperoleh hasilnya juga lebih besar lagi.

Kalau guru, biar penghasilannya lebih besar dari gajinya bagaimana? Untuk yang ini mungkin kita perlu bertanya dan berguru kepada guru-guru yang sudah melakukannya, contohnya pak Dedi Dwitagama, pak Agus Sampurno, pak Wijaya Kusumah, pak Namin, pak Sukani, dan sederet guru yang mempunyai penghasilan tinggi lainnya tapi bukan dari gajinya. Mari bertanya kepada mereka..

Comments (5)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar