4

Perlukah Ekstra Kurikuler Teater di Sekolah? (0)

AfanZulkarnain February 25, 2021

Setiap sekolah pasti memiliki ekstra kurikuler yang dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan kreativitas. Selain pramuka sebagai ekstra kurikuler wajib, ada juga ekstra lain yang menjadi wadah pengembangan prestasi non akademik siswa. Sebut saja basket, voli, pencak silat, judo, kaligrafi, paduan suara, futsal, musik, hingga teater. Nah artikel ini akan membahas tentang ekstra kurikuler yang saya sebut paling akhir.

Teater.

Adakah ekstra kurikuler teater di sekolah anda? Kalaupun ada, seberapa besar minat siswa mengikuti ekstra ini? Seberapa pentingkah teater dijadikan ekstra kurikuler di sekolah?

Teater berasal dari bahasa Yunani “theatron” yang artinya tempat atau gedung pertunjukan. Jadi awal mula teater diartikan sebagai gedung tempat menyaksikan pertunjukan. Dalam perkembangannya, makna tersebut meluas menjadi segala hal yang dipertunjukkan di depan orang banyak. Dalam rumusan yang sederhan teater adalah pertunjukan, seperti ketoprak, ludruk, wayang, wayang orang, sintren, atau dagelan.

Banyak manfaat yang dapat diambil dari hadirnya teater sebagai ekstra kurikuler di sekolah.

Melatih Rasa Percaya Diri

Siswa yang ikut teater akan dilatih untuk percaya diri tampil di depan umum. Ia akan dibiasakan untuk disaksikan beratus pasang mata. Hal itu mengharuskannya untuk tidak grogi berbicara di depan banyak orang, dan lebih yakin pada kemampuan sendiri. Bukan hanya itu, teater juga melatih rasa percaya diri siswa untuk melakukan improvisasi-improvisasi. Sehingga anak juga dapat lebih cepat berpikir dan bertindak . Mereka juga akan peka terhadap keadaan sekitar.

Meningkatkan Imajinasi

Teater mengharuskan siswa untuk melakoni suatu peran dengan baik. Beberapa peran sangat berbanding terbalik dengan kepribadian asli siswa. Misal, seorang siswa yang sejatinya sangat lembut harus dapat memerankan tokoh yang pemarah. Untuk itu perlu imajinasi yang kuat dalam menghayati karakter tokoh yang diperankan.

Dalam penulisan naskah, siswa juga akan terasah imjinasi dan kreativitasnya. Mereka diminta merumuskan suatu topik dan mengembangkannya menjadi naskah drama. Mereka harus memiliki kreativitas dalam menyuusun dialog yang mudah dicerna penonton. Proses penulisan itulah yang akan merangsang imajinasi dan kekreativitasan mereka.

Menajamkan Ingatan

Sebelum tampil di atas panggung, siswa harus menghapal segala dialog dan gerakan yang telah tersusun dalam naskah. Mereka juga harus mengikuti instruksi dari sutradara dalam melakoni peran. Naskah yang dihafal dan gerakan yang diingat dapat melatih ingatan siswa agar menjadi tajam. Tak hanya menajamkan daya ingat, bermain teater juga melatih konsentrasi anak. Di teater, anak diminta untuk fokus agar kesalahan sekecil apapun dapat dihindari pada saat pementasan.

Meningkatkan Kemampuan Komunikasi

Bermain teater akan membuat seorang siswa harus berinteraksi dengan banyak orang dari segala macam rentang usia. Interaksi itu tentu akan melatih kemampuan komunikasi mereka. Dalam membaca dialog, juga diperlukan kemampuan intonasi dan artikulasi. Bukankah kedua hal itu adalah bagian penting dari komunikasi?

Melampiaskan Emosi Terpendam

Bermain peran akan mendorong siswa memahami dan mengekspresikan berbagai macam emosi. Sebelum tampil biasanya siswa diminta membuang emosi negatif yang mereka rasakan di kehidupan, agar tidak mengganggu akting mereka di atas panggung. Hal itu dapat melatih siswa dalam memanajemen emosi. Tak jarang pula, suatu peran yang dimainkan dapat menjadi penyalur emosi mereka yang terpendam.

Meningkatkan Prestasi

Setiap tahun selalu ada kompetisi-kompetisi teater yang digelar sebagai wadah kreativitas pegiat teater. Semakin sering mengikuti perlombaan, semakin besar kesempatan untuk menjuarainya. Tentu kemenangan atas kejuaraan akan meningkatkan raihan prestasi sekolah.

Semakin sering mengikuti lomba, tentu akan membuat kemampuan siswa gterasah. Mereka dapat mempelajari hal-hal baru di setiap kompetisi yang mereka ikuti.

Penyemarak Pentas Seni

Pastinya setiap sekolah selalu memiliki agenda pentas seni sebagai wadah menampung kreativitas siswa. Namun tak jarang , panitia kerap kebingungan mencari pengisi acara. Kehadiran ekstra teater cukup membuat pentas seni menjadi semarak. Terlebih teater yang ditampilkan dapat mengundang gelak tawa penonton.

***

Begitulah manfaat dari ekstra kurikuler teater di sekolah. Saya tutup artikel ini dengan sebuah dokumentasi sebuah pertunjukkan ekstra teater yang pernah saya bina.

Comments (4)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar