0

Peraturan Permainan Futsal : Tendangan Sudut (0)

oloan February 27, 2021

Tendangan sudut merupakan salah satu cara untuk memulai permainan kembali. Gol dapat tercetak secara langsung dari tendangan sudut, tetapi hanya dilakukan terhadap tim lawan.

Tendangan sudut diberikan apabila : Keseluruh bagian dari bola, telah menyentuh seorang pemain dari lawan, melewati garis gawang di permukaan atau di udara dan gol tidak dicetak sesuai dengan Peraturan No. 11.

Prosedur

Bola ditempatkan tepat didalam busur sudut, disudut yang terdekat.

Para pemain lawan tetap berada pada jarak minimum 5 m dari bola hingga bola ditendang oleh pemain dari tim penyerang yang mendapat tendangan sudut.

Bola berada dalam permainan setelah bola ditendang atau disentuh.

Penendang tidak dapat memainkan bola untuk kedua kalinya sampai bola tersebut disentuh pemain lainnya.

Pelanggaran dan Sanksi

Tendangan bebas tidak dapat dilakukan oleh tim lawan, jika :

Pemain yang melakukan tendangan sudut memainkan bola kedua kalinya sebelum bola tersebut menyentuh pemain lainnya. Tendangan bebas tidak langsung dapat dilakukan dari tempat dimana pelanggaran terjadi.

Tendangan sudut dilakukan dengan waktu minimum 4 detik dari pemain yang akan melakukan tendangan memegangbola.

Tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari busur sudut.

Untuk pelanggaran lainnya : Tendangan sudut diulangi.

Prosedur Untuk Menentukan Pemenang Pertandingan

Untuk tambahan dan tendangan dari titik penalti ada pilihan untuk menentukan tim pemenang apabila peraturan kompetisi mensyaratkan harus ada tim pemenang setelah pertandingan berakhir dengan seri.

Penambahan Waktu

Waktu tambahan terdiri dari dua waktu yang sama, yaitu : Lima Menit. Jika tidak ada gol yang dicetak selama dua babak dari penambahan waktu tersebut dan nilai akhir tetap berimbang, maka pertandingan ditentukan melalui tendangan adu penalti.

Prosedur Tendangan Penalti

Wasit memilih gawang yang akan dilakukan tendangan penalti.

Wasit melempar koin dan kapten tim yang memenangkan lemparan koin tersebut melakukan tendangan pertama.

Wasit mencatat tendangan yang dilakukan.

Masing-masing tim melakukan lima tendangan penalti.

Tendangan dilakukan secara bergantian oleh kedua tim.

Jika sebelum tendangan kelima kali dilakukan salah satu tim telah unggul dan tidak mungkin terkejar, maka sisa tendangan tidak perlu dilakukan.

Setelah kedua tim melakukan kelima tendangan dan mempunyai angka akhir yang sama, maka tendangan penalti dilanjutkan dengan urutan yang sama sampai dengan salah satu tim ada yang unggul.

Setiap penalti dilakukan oleh pemain yang berbeda. Tendangan penalti yang kedua dapat dilakukan setelah semua pemain telah mendapatkan gilirannya.

Pemain yang diperbolehkan melakukan tendangan penalti dapat menggantikan posisi penjaga gawang dalam setiap tendangan penalti dilakukan.

Hanya pemain yang telah ditunjuk sebagai penendang penalti yang boleh dan petugas pertandingan saja yang boleh tetap berada didalam lapangan saat adu penalti dilakukan.

Semua pemain, kecuali pemain yang ditunjuk dan dua penjaga gawang harus tetap didalam lapangan permainan dan berada di tengah lapangan dari arah yang berlawanan.

Kecuali ditentukan lain, peraturan yang dikeluarkan oleh Asosiasi Sepak Bola Internasional berlaku juga untuk tendangan dari titik penalti.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar