0

Peraturan Permainan Futsal : Pelanggaran Yang Diakumulasikan (0)

oloan February 26, 2021

Pelanggaran Terakumulasi

Apakah sanksi tersebut dilakukan dengan memberikan tendangan bebas langsung seperti disebutkan dalam Peraturan No. 12.

Lima kesalahan yang telah dilakukan oleh masing-masing tim diakumulasi dibabak pertama dan dicatat dalam ringkasan pertandingan.

Posisi Tendangan Bebas

Untuk lima jenis pelanggaran pertama, dicatat oleh kedua tim di setiap babaknya.

Para pemain dari tim lawan boleh membentuk dinding untuk mempertahankan tendangan bebas.

Seluruh pemain lawan paling kurang berjarak 5 meter dari bola baru dapat dikatakan sah untuk permainan.

Gol dapat tercipta secara langsung dari tendangan bebas ini.
Pada permulaan dari terjadinya pelanggaran akumulasi yang keenam dicatat untuk kedua tim pada setiap babak :

Para pemain tim lawan tidak diperbolehkan membentuk dinding untuk mempertahankan tendangan bebas yang diberikan akibat pelanggaran keenam.

Pemain yang melakukan tendangan bebas harus diidentifikasi dengan baik dan jelas.

Penjaga gawang harus tetap dalam zona penaltinya dengan minimum jarak 5 meter dari bola.

Seluruh pemain lainnya di lapangan harus teta berada sejajar dengan bola dan parallel dengan garis gawang, dan diluar penalti area. Mereka harus berjarak minimum 5 meter dari bola dan tidak boleh mengganggu pemain lain yang akan melakukan tendangan bebas. Tidak boleh ada pemain lain yang boleh melewati barisannya yang sejajar dengan posisi bola disentuh atau dimainkan.

Prosedur (Untuk Pelanggaran Keenam dan Pelanggaran Terakumulasi Selanjutnya)

Pemain yang melakukan tendangan bebas, harus menendang bola dengan tujuan mencetak gol dan tidak boleh mengoper bola kepada pemain lainnya.

Setelah tendangan bebas dilakukan, tidak ada pemain yang boleh menyentuh bola sampai bola tersebut disentuh oleh penjaga gawang atau telah memantul pada tiang gawang atau palang gawang atau telah meninggalkan lapangan.

Jika seorang pemain telah melakukan pelanggaran keenam bagi timnya pada posisi diantara garis tengah lapangan dan titik penalti kedua 10 meter dari garis gawang (lanjutkan dengan melihat pada Peraturan No. 13) tendangan bebas dilakukan dari titik penalti kedua. Seperti yang dijelaskan pada Peraturan No. 1. Tendangan bebas dilakukan sesuai dengan ketentuan “Posisi dari tendangan bebas”.

Jika seorang pemain melakukan kesalahan keenam dari timnya dari bagian lapangannya sendiri, lapangan antara garis 10 m dan garis gawang. Tim yang diberi tendangan bebas tersebut dapat memilih apakah mengambilnya dari titik penalti kedua atau dari tempat dimana terjadinya pelanggaran.

Tambahan untuk perpanjangan waktu harus diberikan untuk sebuah tendangan bebas yang dilakukan pada akhir setiap permainan.

Jika permainan masuk ke dalam waktu tambahan, maka semua pelanggaran yang telah diakumulasikan dari babak kedua pertandingan tetap berlanjut untuk diakumulasikan ke dalam waktu tambahan.

Pelanggaran dan Sanksi

Jika seorang pemain dari tim bertahan telah melakukan pelanggaran terhadap peraturan tendangan penalti dari titik penalti kedua :

Tendangan akan diulangi jika tidak terjadi gol.

Tendangan tidak perlu diulang jika gol tercipta.

Jika pemain dari tim yang sama yang melakukan pelanggaran atas peraturan tendangan penalti dari titik penalti kedua :

Tendangan diulangi, jika gol tercipta.

Tendangan tidak diulangi, jika gol tidak tercipta.

Jika pemain yang melakukan tendangan melanggar peraturan tendangan penalti dan titik penalti kedua, ini setelah bola dalam permainan :

Tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada tim lawan, ini dilakukan dari tempat dimana terjadinya pelanggaran, kecuali kejadian ini terjadi di zona penalti, dimana dalam hal ini tendangan bebas langsung dilakukan dari garis zona penalti pada saat tempat terdekat dimana pelanggaran terjadi.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar