6

Peran Guru Sebagai Pendidik (0)

Wahid Priyono, S.Pd. December 15, 2020

Peran guru sebagai pendidik (nurturer) merupakan peran-peran yang berkaitan dengan tugas-tugas membri bantuan dan dorongan (supporter) tugas-tugas pengawasan dan pembinaan (supervisor) serta tugas-tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan anak agar anak itu menjadi patuh terhadap aturan-aturan sekolah dan norma hidup dalam keluarga dan masyarakat. Tugas-tugas ini berkaitan dengan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak untuk memperoleh pengalaman-pengalaman lebih lanjut seperti penggunaan kesehatan jasmani,bebas dari orang tua,dan orang dewasa lain,moralitas dan tanggung jawab kemasyarakatan,pengetahuan dan keterampilan dasar,persiapan untuk perkawinan dan hidup berkeluarga,pemilihan jabatan dan hal-hal yang bersifat personal dan spiritual.

Oleh karena itu tugas guru dapat disebut pendidik dan pemelihara anak. Guru sebagai penanggung jawab pendisiplinan anak harus mengontrol setiap aktifitas anak-anak agar tingkah laku anak tidak menyimpang denan norma-norma yang ada.

Layanan bimbingan dan konseling yang diberiakan dapat membantu para siswa dalam memelihara dan mengembangkan keseluruhan pribadinya secara mantap, terarah dan berkelanjutan. Dengan demikian siswa dapat memeliharan dan mengembangkan berbagai potensi dam kondisi yang positif dalam rangka perkembangan dirinya secara mantap dan berkelanjutan fungsi-fungsii tersebut diwujudkan melalui penyelanggaraan berbagai jenis layanan bimbingan dan pendukung bimbing dan konseling untuk mencapai hasil sebagaiman terkandung didalam masing-masing fungsi bimbingan dan konseling. Setiap layanan dan kegitan bimbingan dan konseling dilaksanakan haruslah secar langsung mengacu pada salah satu atau beberapa fungsi, agar hasil yang hendak dicapainya secara jelas. Layanan informasi berkaitan dengan fungsi pemahaman. Fungsi pemahaman yang dimaksud yaitu fungsi bimbingan dan konseling yang akan menghasilkan pemahaman tentang sesuatu oleh pihak-pihak tertentu sesuai dengan keperluan dan pengembanngan siswa.

layanan informasi yaitu layanan bimbingan yang memunkinkan peserta didik dan pihak-pihak lain dapat memberikan pengaruh besar kepada peserta didik (terutama orang tua) dalam menerima dan memahami informasi (seperti informasi pendidikan dan informasi jabatan) yang dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan keputusan sehari-hari sebagai pelajar, anggota keluarga dan masyarakat.

layanan informasi yaitu layanan bimbingan yang memunkinkan peserta didik dan pihak-pihak lain dapat memberikan pengaruh besar kepada peserta didik (terutama orang tua) dalam menerima dan memahami informasi (seperti informasi pendidikan dan informasi jabatan) yang dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan keputusan sehari-hari sebagai pelajar, anggota keluarga dan masyarakat.

efektifitas dan efisien belajar individu disekolah sangat bergantung kepada peran guru. Seorang guru yang ideal seyogyanya dapat berperan sebagai:
a. Konservator (Pemelihara) Sistem nilai yang merupakan sumber norma kecerdasan.
b. Inovator (Pengembang) Sistem ilmu pengetahuan.
c. Transmitor (Penerus) Sistem-sistem nilai tersebut kepada peserta didik
d. Transformator (Penterjemah) Sistem-sistem nilai tersebutmelalui penjelmaan dalam pribadinya dan perilakunya dalam proses interaksi dengan sasaran didik.
e. Organisator (Penyelenggara) Terciptanya proses edukatif yang dapat dipertanggungjawabkan,baik secara formal (kepada pihak yang mengangkat dan menugaskannya) maupun secara moral(kepada sasaran didik,serta Tuhan yang menciptakannya

Daftar Pustaka:

  • Sukardi, Ketut Dewa.2008. Pengantar Pelaksana Program Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah. Jakarta : Rineka Cipta

Comments (6)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar