4

PENTINGNYA MENGGUNAKAN ACER ONE 10 SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF BAGI GURU UNTUK PROSES MENGAJAR DI DESA-DESA (+4)

william yohanes May 21, 2015

Kualitas siswa-siswa di Indonesia masih jauh dari siswa-siswa negara berkembang. Berdasarkan Penilaian TIMSS( trends in Mathematics and Scince study) tahun 2012 mengungkapkan bahwa “daya nalar anak Indonesia menempati posisi dibawah bahkan lebih rendah dari anak di Palestina” serta penilaian PISA (Programme for International Student) mengatakan bahwa “kemampuan siswa Indonesia dalam membaca dan menganalisis bacaan menempati posisi bawah”.  Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor dan salah satu faktor utamanya adalah kualitas Guru di Indonesia.

            Guru yang baik adalah guru yang mampu memberikan motivasi dan inspirasi bagi anak didiknya serta mempunyai metode untuk mengubah persoalan yang sulit menjadi gampang, asik, dan menyenangkan (Surya, Yohanes). Namun yang kita temukan saat ini masih minimnya guru-guru yang mempunyai metode pengajaran tersebut khususnya di desa-desa. Hal ini dikarenakan masih kurangnya teknologi perangkat pembelajaran yang dimiliki sekolah dan guru khususnya di desa-desa.

Laptop dan koneksi internet adalah peralatan wajib yang harus dimiliki tiap orang saat ini khususnya seorang guru. Hal ini dikarenakan semakin berkembang pesatnya teknologi yang ada saat ini untuk menunjang informasi dalam proses belajar-mengajar membuat guru harus menjadikan perangkat ini sebagai kebutuhan wajib. Lewat perangkat ini, guru dapat mengakses materi pelajaran, mengakses sistem administrasi dan informasi sekolah, mengembangkan keterampilan metode mengajar nya kepada murid sehingga diharapkan persoalan-persoalan sulit bagi siswa dapat diubah menjadi gampang, asik dan menyenangkan.

Penting bagi guru untuk mengenal spesifikasi laptop yang akan digunakan nya dalam proses belajar-mengajar yang akan dipakainya seperti berapa kapasitas maksimum baterai, kapasitas penyimpanan data, bentuk dan ukuran laptop, software-software yang terkandung di dalamnya. Hal ini dapat mempengaruhi proses mengajar guru di sekolah  dikarenakan berbagai faktor seperti hampir di tiap sekolah saat ini sudah banyak menyediakan fasilitas proyektor untuk presentasi materi pelajaran, sudah banyak menggunakan buku-buku elektronik, siswa-siswa sekolah saat ini sudah semakin cerdas menggunakan komputer hal ini dapat dilihat banyaknya siswa sekolah dasar sudah mahir menggunakan internet dan bermain game online. Oleh sebab itu guru wajib memilih dan mengenal laptop yang akan digunakan nya. sehingga metode pengajaran nya menjadi inovatif, efektif, tepat waktu dan sasaran. Inovatif  berarti bahwa metode pengajaran tidak harus monoton yaitu para siswa hanya melihat guru menulis didepan papan tulis saat mengajar. metode pengajaran nya harus diperbaharui sehingga bukan guru yang menjadi pusat pembelajaran tetapi siswa. guru hanyalah seorang fasilator dan siswa harus lebih aktif. Untuk momen seperti ini, pentingnya menggunakan presentasi saat mengajar di dalam kelas, membuat tugas via email, diskusi menggunakan e-learning saat di luar kelas. Efektif berarti metode pengajaran dari guru harus sesuai untuk kapasitas murid nya dan tidak membuang waktu. Sehingga seorang guru perlu mengembangkan keterampilan nya dalam mengajar. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan software-software pendidikan yang tersedia di internet. Dengan menggunakan software, para siswa dapat memahami materi dengan mudah karena tidak perlu mengimajinasikan materi yang dipelajarinya lagi dikarenakan mereka sudah dapat melihat dengan jelas apa yang diajarkan guru lewat gambaran dari software yang dipakai oleh guru tersebut faktor penyimpanan dan tipe laptop sangat berpengaruh dalam hal ini. Tepat waktu dan sasaran artinya guru menggunakan cara, model, bahasa yang tepat kepada para peserta didik. Mengajar siswa sekolah dasar berbeda dengan mengajar siswa sekolah menengah. Bahasa, cara, dan model pengajaran yang digunakan pun sangat berbeda. Siswa sekolah menengah lebih mudah mengerti apa yang diucapkan oleh seorang guru ketimbang siswa sekolah dasar, siswa sekolah dasar perlu ditunjukan wujud nya dan diterangkan secara perlahan agar memahami apa yang dikatakan oleh guru. bahasa yang dipakai  pun juga berbeda, bahasa yang digunakan untuk anak sekolah dasar harus bahasa yang mudah dipahami, bahasa anak-anak. Oleh sebab itu, pentingnya menggunakan tablet PC bagi guru sehingga dapat dengan mudah menunjukan wujud apa yang diajarkan kepada siswa tanpa harus mencari wujud asli nya yang dapat menghabiskan banyak waktu.

Sekolah-sekolah yang ada di desa berbeda dengan dengan sekolah-sekolah yang ada dikota. Biasanya Sekolah-sekolah di kota sudah banyak mempunyai perangkat pembelajaran yang mendukung aktivitas belajar-mengajar seperti komputer, internet, alat-alat olahraga, dan lain-lain. Guru-guru di kota pun secara umum lebih berkualitas ketimbang di desa karena penghasilan guru di kota lebih besar dibandingkan guru di desa menyebabkan banyak guru-guru yang berkualitas memilih mengajar di kota karena dapat meningkatkan taraf hidup nya. Berdasarkan pengalaman penulis saat proses belajar-mengajar ketika KKN(Kuliah Kerja Nyata) di desa Wonoharjo, Nguntoronadi, Wonogiri. Masih banyak sekolah di desa Nguntoronadi yang tertinggal dibandingkan sekolah yang ada di kota Wonogiri. Sekolah di desa ini belum memiliki banyak perangkat pembelajaran seperti komputer, internet, dan lain-lain. Cara mengajar guru nya pun masih monoton yaitu guru hanya menerangkan materi di depan papan tulis dan siswa memperhatikan. Penulis meyakini banyak siswa yang tidak mengerti sepenuhnya materi yang diajarkan oleh guru karena banyak siswa yang tidak memperhatikan, mereka hanya bercanda dan bermain-main. Kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) ini merupakan kegiatan belajar yang diberikan pihak kampus kepada penulis dimana penulis memberikan pengabdian kepada masyarakat contohnya belajar-mengajar kepada anak-anak di desa Wonoharjo, kecamatan Nguntoronadi, Wonogiri.

Acer One 10 merupakan perangkat laptop yang cocok untuk para guru. Ini karena didalam Acer One 10 terdapat empat mode yaitu notebook mode, tablet mode, tent mode, dan display mode. Dengan notebook mode, para guru dapat mengerjakan pekerjaan nya dengan lebih mudah. Dengan keyboard yang presisi sehingga membuat para guru nyaman dalam mengetik. Sangat cocok saat mengerjakan silabus, soal-soal ujian, tutorial dan modul-modul untuk peserta didik. Dengan tablet mode, tinggal melepas layar Acer One 10, para guru akan mendapatkan sebuah tablet untuk mengerjakan kebutuhannya. Dengan mode ini, para guru dapat dengan bebas melakukan browsing materi pelajaran, bersosial media dan mengecek email dari guru atau murid lainnya, serta bermain sambil mengajar dengan game edukasi yang terdapat didalamnya. Dengan tent mode, lepas layar notebook dan pasang kembali akan seperti tenda dan para guru akan mendapatkan tent mode yang memudahkan kegiatan di meja/space yang terbatas. ketika para guru sedang memeriksa hasil ujian dan tidak ditemani asisten yang dapat memudahkan pekerjaan dan waktu dalam mengoreksi, para guru dapat melakukan nya secara mandiri dengan tent mode ini, sehingga para guru bisa fokus memeriksa hasil ujian di ruangan guru yang biasanya terbatas tanpa harus susah berubah-ubah posisi yang sangat melelahkan. Dengan display mode, lepas layar, putar, dan pasang kembali, para guru akan mendapatkan display mode dari Acer One 10. Dengan mode ini, para guru akan lebih mudah mempresentasikan materi pelajaran di depan murid, rapat dengan jajaran sekolah, dan lain-lain. Selain itu, Acer One memiliki sistem operasi Windows 8.1 dan Office 365 yang memilki lisensi selama 1 tahun. Seperti yang kita ketahui bahwa Windows 8.1 mempunyai banyak software pendidikan seperti buku BSE, penyedia buku elektronik secara gratis, sehingga pengguna dapat membaca buku-buku elektronik dalam keadaan offline. khan academy, software penyedia video-video pendidikan yang dapat diperoleh di windows store secara gratis, penterjemah bahasa, Edu games adalah games komputer yang berisi materi pendidikan dan disajikan dalam bentuk permainan interaktif untuk melatih kreatifitas dan meningkatkan kecerdasan anak. Dan office 365 memiliki microsoft excel, word, powerpoint, access, publisher yang up to date sehingga banyak fitur-fitur baru yang dapat memudahkan guru melakukan pekerjaan nya.

Laptop Acer One 10 sangat cocok bagi mahasiswa atau guru yang ingin melakukan tugas pengabdian masyarakat seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), SM-3T (Sarjana mendidik daerah- terdepan, terluar, tertinggal), dan Indonesia mengajar. Foto 1 merupakan pengalaman penulis bersama teman-teman sedang memberikan penyuluhan kepada siswa sekolah dasar. Penulis merasakan kesulitan saat mengerjakan tugas ini, karena banyak barang-barang yang dibutuhkan untuk penyuluhan tidak tersedia di desa, dan harus pergi ke kota asal untuk belanja. Andai saja saat itu penulis mempunyai laptop Acer One 10, akan sangat memudahkan penulis bekerja karena tidak perlu pergi ke kota asal untuk membeli model sikat gigi yang diperlukan karena dapat mendownload di windows store yang tersedia di Laptop Acer One 10 sehingga tidak menguras waktu dan biaya. Selain itu, kegiatan akan lebih efektif apabila teman-teman yang lain juga mempunyai Laptop Acer One 10 yang sama karena tidak hanya satu orang yang dapat memberikan materi tapi teman-temen lainnya juga dapat berkontribusi karena mempunyai perangkat yang sama.

Foto 2 merupakan kegiatan penulis sedang melakukan kegiatan mengajar di posko KKN. Saat itu penulis dan teman-teman merasakan kesulitan karena di luar dugaan, anak-anak di desa pada waktu itu memiliki antusias belajar yang sangat tinggi. Mereka datang di luar jadwal yang ditetapkan, satu jam datang lebih awal. Kami bingung harus berbuat dan mempersiapkan apa. Andai saja saat itu, kami mempunyai laptop Acer One 10 bersama-sama. kami bisa mengajak bermain-main dahulu dengan mendengarkan musik nasional dan daerah, menari, bermain games bersama-sama sebelum mempersiapkan pelajaran dimulai. Selain itu, kami juga merasa kesulitan saat sedang mengerjakan laporan akhir, karena banyak teman-teman yang memiliki kesibukan yang berbeda, ada yang harus pergi ke tempat asal untuk membayar SPP, ada yang mempunyai urusan masing-masing, andai kami semua memiliki laptop Acer One 10 , pasti laporan akhir kami akan lebih mudah diakses, setiap orang dapat mengerjakan bagian-bagian nya dengan mudah, karena sudah dilengkapi fasilitas One Drive di Laptop Acer One 10, sehingga tugas masing-masing kami tidak tercecer. Selain itu, baterai laptop yang dimiliki penulis saat itu hanya tahan dua jam membuat penulis kerepotan andai saya mempunyai Laptop Acer One 10, saya tidak perlu membawa charger yang memberatkan dan rentan hilang, karena baterai laptop itu tahan lama dan dapat dicharger menggunakan powerbank, sungguh luar biasa.

 

Bagi andaseorang mahasiswa dan calon guru adalah pilihan yang sangat bijak menggunakan Laptop Acer One 10 untuk melakukan tugas seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), SM-3T, atau Indonesia Mengajar. Karena dapat membuat metode pengajaran anda menjadi lebih efektif, inovatif, gampang, asik, dan menyenangkan kepada murid-murid. Penulis juga merekomendasikan kepada  Departemen Pendidikan Indonesia memanfaatkan anggaran pendidikan sebesar 20 % itu dengan membekali calon guru nya dengan perangkat laptop. Dan pilihan laptop Acer one 10 kepada guru-guru tersebut adalah pilihan yang sangat bijak.

“Artikel ini diikutkan dalam lomba menulis guraru untuk bulan pendidikan berhadiah Acer One 10”

Comments (4)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar