0

Pentingnya Mencari Model Teman yang Baik Akhlaknya (0)

Riyo February 19, 2021

Duduk bersama teman yang jelek akhlak tidaklah lepas dari perbuatan haram dan maksiat seperti ghibah, namimah, dusta, melaknat, dan semisalnya.


Bagaimana tidak, sementara majelis orang-orang yang jelek akhlak umumnya jauh dari dzikrullah, yang mana hal ini akan menjadi penyesalan dan kerugian bagi pelakunya pada hari kiamat nanti. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Tidak ada satu kaum pun yang bangkit dari sebuah majelis yang mereka tidak berzikir kepada Allah ta’ala dalam majelis tersebut melainkan mereka bangkit dari semisal bangkai keledai-keledai dan majelis tersebut akan menjadi penyesalan bagi mereka.” (HR. Abu Dawud. Dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Ash-Shahihah no. 77)

Untuk mengantisipasi keburukan-keburukan di atas yang besar kemungkinan akan menular ke pribadi kita, maka sekarang tugas kita adalah mencari model pertemanan yang baik. Mengingat model cara pergaulan teman kita yang berbeda-beda, dan terkadang pergaulan yang mereka terapkan dalam kehidupannya tidak ada dasarnya atau tidak mempunyai rasa kesepahaman dengan kita, sering menimbulkan kekacauan, tidak sesuai dengan nilai agama, serta norma-norma yang ada di masyarakat.  Namun kita harus lebih memilih pergaulan dari teman kita yang memang menciptkan perasaan dan suasana tertentu; membuat kita menjadi tenang, nyaman, dan memiliki kesepahaman yang kuat dan sama dengan kita, dan selain itu sikap dan prilakunya selalu berpegang teguh dengan ajaran-ajran agama, dan tidak menutup kemungkinan teman-teman itulah yang selalu menyuplai energi positif dalam diri kita, menjadi suri tauladan yang baik, memberi semangat motivasi, menaruh kepercayaan yang lebih kepada kita hingga kita tetap merasa saling membutuhkan dalam kehidupan yang lebih baik.

Pertemanan-pertemanan ini muncul di tengah-tengah kita atas dasar bahwasannya itu adalah hal yang unik tanpa kita sadari. Inilah merupakan anugerah yang Allah berikan kepada masing-masing hambanya untuk bermasyarakat, saling mengingatkan dalam hal kebaikan dan kesabaran, serta peringatan-peringatan lain yang sifatnya baik. Perhatikanlah firman Allah SWT berikut ini:

“Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata,” Sungguh, aku termasuk orang-orang muslim (yang menyerah diri)?”(QS: Fussilat: 33)

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kalian dan kuatkanlah kesabaran kalian dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negeri kalian) dan bertakwalah kepada Allah supaya kalian beruntung.” (QS: Ali ‘Imraan:200)

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS: Al-Baqarah:155)

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS: Az-Zumar:10)

“Tetapi orang yang bersabar dan mema`afkan sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (QS: Asy-Syuuraa:43)

“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah:153)

“Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kalian agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar diantara kalian.” (Muhammad:31)

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Qur’an kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur. Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu.” (Al-Insaan:23-24)

Tagged with:

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar