2

Pentingnya Melatih Adversity Question Anak Di Masa Pandemi (0)

Hardita Amalia,M.Pd.I January 27, 2021

Oleh : Hardita Amalia, M.Pd.I
( Mom of 3 Amazing Children,Dosen,Anggota Asosiasi Peneliti Ilmu Keislaman Sosial / ADPIKS,Penulis Buku Best Seller Anak Muda Keren Akhir Zaman Qibla Gramedia,Penulis Novel Islami Aurora Cinta Di hati Neisya Biru Magenta,Pemerhati Pendidikan, Konsultan Parenting dan Pernikahan, Founder Sekolah Ibu Pembelajar, Founder Sunrise Fun Learning Pre School, Founder Madani Fun Learning Quran )

      Masa Pandemi Covid 19, yang masih melanda Indonesia dan berbagai negara menimbulkan beragam impact problem  di berbagai lini kehidupan ,pada sektor ekonomi mengalami krisis,yang berimbas pula  pada sektor lain tak terkecuali sektor pendidikan.
     Dalam hal ini tak terkecuali berimbas pada   pengasuhan anak. Anak mengalami beban psikologis dalam bertahan menghadapi kondisi pandemi saat ini.Selain anak adalah salah satunya rentan terpapar virus. Anak juga memiliki beban psikologis yang perlu pendampingan orang tua dalam menghadapi mas pandemi ini.
     Penulis menyoroti aspek adversity question di masa pandemi ini yang perlu di maksimalkan dan di stimulus dengan latihan oleh orang tua terhadap anak.
    Adversity Question adalah kemampuan anak  dalam mengatasi dan bangkit dari suatu masalah. Di masa pandemi ini tantangannya jauh lebih berat, dimana segala kondisi berubah, yang berimbas pada problem aspek ekonomi,sosial,dll.
   Maka anak juga akan merasakan imbasnya,misalnya bila terjadi kesulitan ekonomi pada orang tua, karena tak bisa dipungkiri saat ini imbas pandemi corona, menyebabkan krisis ekonomi yang menimbulkan PHK massal.Dan dimasa pandemi ini juga anak yang biasanya bebas bermain,kesana kemari tanpa takut adanya penularan virus covid 19, saat ini anak harus dikondisikan, sekolah yang masi kondisi online,yang biasanya bisa bebas, dll.
      Maka kondisi pandemi ini,urgent menjadikan anak mampu mengasah adversity questionnya dimana peran orang tua penting didalamnya.Diantaranya saat anak mulai bosan dengan lebih banyak stay at home, dan belajar online. Anak diajarkan untuk mampu menyelesaikan kebosanannya. Tidak langsung orang tua yang menyelesaikannya namun anak di stimulus adversity question nya untuk mampu kreatif menyelesaikannya. Orang tua boleh memberikan penjelasan arahan, tapi dengan melatih adversity question akan memiliki benefit yang luar biasa pada anak dan menjadikan anak tangguh.

Penulis mengutip pandangan Paul G. Stoltz, Ph.D pakar psikology penemu konsep adversity question bahwa melihat bagaimana tingkat kegigihan seseorang dalam menghadapi masalah.Jika anak dibiasakan dengan hal mudah maka akan berimbas pada ketangguhan anak dalam menyelesaikan dan bangkit dari masalah rendah. Dan akan terbawa hingga dewasa dan anak akan terus bergantung pada ayah ibunya.
Hal – hal yang bisa dilakukan orang tua untuk melatih adversity question anak di masa pandemi menurut penulis diantaranya :

  1. Biarkan anak mengembangkan kreatifitasnya. Di masa pandemi meski aktifitas di luar terbatas tapi mengembangkan kreatifitas anak bisa banyak dilakukan di rumah misalnya mengajak anak berkebun, melakukan eksperiment di rumah dll.
    2.Memberikan kepercayaan penuh pada anak.
    Rasa percaya orang tua pada anak penting diberikan sejak dini karena ini akan memumpuk tingginya adversity question pada anak gimana anak mampu menyelesaikan beragam konflik diri dan dengan sekitarnya. Anak juga akan menjadi lebih tangguh dan mandiri dan di masa pandemi ini banyak hal yang bisa melatih anak untuk lebih tangguh dan mandiri.
  2. Memberikan anak kesempatan menyelesaikan masalah sendiri.
    Main point dari adversity question adalah kemampuan anak dalam menyelesaikan problem dirinya.Maka di masa pandemi ini misalnya banyak konflik diri yang muncul pada anak, misal kejenuhan dalam belajar, maka beri kesempatan anak menyelesaikan konflik diri kebosanan dengan kemampuannya misal membuat media belajar sederhana dll.juga tak sedikit misalnya anak remaja yang prustasi dengan kondisi ekonomi keluarga, hingga melakukan tindakan yang nekat, bunuh diri dll. Dengan dibekali adversity question yang baik maka dnegan hambatan ekonomi anak akan berfikir untuk membantu orang tua misalnya dengan jualan di sela kegiatan kosong ,hingga anak memiliki ketangguhan tidak mudah menyerah dalan menghadapi kesulitan.
    Penulis menganalisa bahwa dengan adanya adversity question yang baik pada anak, maka anak akan mampu beradaptasi di masa pandemi ini juga menjadikan anak sosok yang lebih tangguh dan mandiri. Jadi mari kita maximalkan ayah bunda kemampuan adversity question anak sebagai bekal anak menjadi pribadi yang mandiri, tangguh dalam segala hal tidak mudah putus asa dan menyerah.

About Author

Hardita Amalia,M.Pd.I

Hardita Amalia, S.Pd.I., M.Pd.I ( Mom Of Three,Dosen,Penulis Buku Anak Muda Keren Akhir Zaman Qibla Gramedia,Peneliti dan Anggota Adpiks , Pemerhati Pendidikan,Konsultan Parenting,Founder Sekolah Ibu Pembelajar, Teacher Sunrise Fun Learning Pre School, Founder Madani Fun Learning Quran )

View all posts by Hardita Amalia,M.Pd.I →

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar