0

PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH #1 (0)

Agus Wahidi, M.Pd April 26, 2021

Penjaminan mutu pendidikan merupakan amanah UU Sisdiknas yang dikuatkan oleh PP 19 Tahun 2009. Penjaminan mutu pendidikan menjadi tugas dari satuan pendidikan atau sekolah. Hal ini menjadi tanggung jawab yang besar yang memerlukan komitemn yang besar pula dalam menjamin mutu pendidikan di sekolah. Apakah sudah dilakukan oleh sekolah tanggung jawab ini? Untuk mengenali apakah sekolah sudah melakukan penjaminan mutu pendidikan ada beberapa indikator yang bisa dilihat.

Sebelumnya perlu kita lihat dulu seperti apa penjaminan mutu pendidikan tersebut atau sering dikenal dengan P M P.

PMP merupakan suatu mekanisme yang tersusun secara sistematis dan terintegrasi dan berkelanjutan yang sesuai standar dan mutu pendidikan dan aturan. Mekanisme untuk mencapai mutu inilah yang dikenal dengan Penjaminan Mutu. Sehingga PMP dapat diartikan sebagai mekanisme yang sistematis, terintegrasi dan berkelanjutan yang sesuai dengan standar Pendidikan dan aturan pendidikan yang berlaku.

Standar Nasional pendidikan atau SNP ini menjadi tolok ukur tercapainya sekolah sudah melakukan penjaminan mutu pendidikan atau belum. Secara garis besar SNP dibagi menjadi bagian akademik dan managerial dimana akademik meliputi standar ISi, SKL, Penilaian, dan Proses. Sedangkan bagian managerial adalah standar Pembiayaan, Pendidik dan tenaga Kependidikan, pengeleloaan dan sarana prasarana.

SNP dari suatu sekolah sudah terpenuhi atau belum dapat dilihat dengan menggunakan raport mutu atau raport PMP yang setiap tahunnya keluar dari hasil evaluasi diri satuan pendidikan . Raport PMP memiliki range maksimal 7 sebagai penanda bahwa sekolah sudah mencapai standar.

Dalam PMP dikenal adanya siklus penjaminan mutu pendidikan yang dimulai dari pemetaan mutu sebagai langkah awal untuk mengenali kondisi yang ada, untuk melihat kekuatan dan kelemahan, tandangan dan hambatan menggunakan analisa SWOT. Setelah adanya informasi dan evaluasi yang valid yang dapat mengetahui posisi sekolah tersebut dimana dan permasalahan yang paling krusial itu dimana maka akan ketemu akar masalah. Ada beberapa teknik mengenali akar permasalahan yang salah satunya adalah dengan mind map untuk mengetahui akar masalah. Sebaiknya mengevaluasi diri ini dilakukan secara bersama-sama sehingga analisa masalahnyalebih valid karena dilihat dari beberapa perspektif yang ada. Selanjutnya asanya perencanaan pemenuhan mutu pendidikan berdasarkan hasil pemetaan mutu. Setelah disepakai rencana pemenuhan mutu kemudian dilakukan pelaksanaan perencanaan pemenuhan mutu. Pelaksanaan perencanaan mutu ini memerlukan komitmen yang tinggi sebagai suatu sistem yang ada disekolah semua komponen sekolah harus dapat menyukseskan. Disetiap akhir pelaksanaan program pemenuhan mutu dan saat dilakukan program pemenuhan mutu dilakuakn monitoring dan evaluasi agar sesuai dengan seperti yang sudah dirancang atau direncanakan. Maka akan didapatkan informasi lebih lanjut tentang mutu yang sudah tercapai atau belum sehingga menjadi bahan untuk menetapkan standar mutu yang baru yang merupakan bahan untuk pemetaan pemenuhan mutu pendidikan. Demikian seterusnya dilakukan secara berlanjut.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar