0

Penilaian di Era Pandemi (0)

Agus Wahidi, M.Pd April 8, 2021

Sistem pendidikan sesuai dengan Standar Pendidikan Nasional salah satunya adalah standar penilaian. Penilaian ada 3 jenis berdasarkan pelaksananya yaitu Penilaian oleh Pendidik, Penilaian oleh Satuan pendidikan, dan oleh Pemerintah. Penilaian harian atau penilaian yang dilakukan oleh pendidik, Ujian Tengah semester dan Ujian Akhir semester, serta ujian sekolah yang merupakan penilaian oleh satuan pendidikan. Penilaian oleh Pemerintah yang dulu menggunakan Ujian Nasional sekarang menggunakan AKM.

Penilaian di era pandemi mengalami perubahan orientasi dan formulanya. Penilaian oleh pemerintah yang dulu menggunakan UN seiring dengan perkembangan dan berdasarkan kajian, pemerintah perlu mengukur ketercapaian pendidikan secara nasional dari beberepa aspek tidak hanya aspek kognitif dan konten pembelajaran yang dikuasai siswa. Serta secara lebih komprehensif memotret mutu pendidikan nasional dengan adanya Asesmen Kompetensi Minimal ( AKM) yang dilakukan secara sampling dan real time online. Tetapi masih menggunakan test.

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM, yaitu literasi membaca dan literasi matematika (numerasi). Baik pada literasi membaca maupun numerasi, kompetensi yang dinilai mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis, keterampilan bernalar menggunakan konsep dan pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi. AKM menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu diselesaikan oleh murid menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi yang dimilikinya. AKM dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekedar penguasaan konten.

Penilaian oleh satuan pendidikan yang dilakukan dalam bentuk kegiatan Ujian. Ujian yang terbagi menjadi berdasarkan waktu, jika ujian dilakuakn di tengah semester maka namanya UTS, diakhir semester yang disebut UAS, dan Ujian diakhir jenjang yang disebut USP ( Ujian Satuan Pendidikan). Pada kondisi pandemi yang masih belum mengijinkan dilakukan secara tatap muka, maka ujian dilakukan secara online. ketika formula ujian dalam bentuk tast maka masih bisa dilakuakn secara daring atau online. tapi bagaimana jika tuntutan penilaian tersebut dalam bentuk unjuk kerja yang memerlukan pengamatan secara langsung ?. Apakah masih bisa diatasi dengan online?.

Perkembangan teknologi informasi dan komputerisasi maka rekayasa pertemuan tatap muka /meeting sudah banyak dipakai oleh masyarakat pendidikan dengan berbagai platform dan aplikasi yang ada. Penampilan secara real time tetapi masih mengalami hambatan keterbatasan akses yang dimiliki sekolah dan peserta didik dan sekolah. Sehingga beberapa kompetensi masih belum bisa diukur ketercapaiannya. Dengan keterbatasan itu maka sekolah mengambil langkah toleransi dalam standar penilaiannya. Standar penilaian dalam sistem pendidikan nasional pada masa pandemi perlu adanya penyesuaian.

Penurunan standar ketercapaian ko0mpetensi yang terkadang dimaknai oleh beberapa orang sebagai permakluman akan ketidak ketercapaian standar kompetensi menjadi permakluman yang berlebihan. Banyak memaknai bahwa di era pandemi menjadi alasan untuk tidak melakukan atau mengabaikan standar-standar dalan penilaian. Sehingga secara ekstrim ada yang mengungkapkan bahwa pada masa pandemi maka semua peserta didik akan diberi dispensasi sebagai peserta didik yang tuntas. tanpa melalui beberapa proses penilaian yang diturunkan stadar penilaiannya. Kondisi yang luar biasa yaitu pada bencana pandemi memang banyak berpengaruh pada keterlaksanaan proses dan tahapan penilaian.

Tahapan penialian yang serba luar biasa atau darurat sudah merupakan toleransi pada standar ketercapaian kompetensi yang dipersyaratkan dalam suatu penilaian. Maka harus dihadapi dengan bijak untuk melalui proses tersebut dengan sungguh-sungguh dan bukan untuk menjadi alasan mengabaikan sebuah proses penilaian.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar