2

Penggunaan Blog Sebagai Media Pembelajaran Terintegrasi Saat BDR (0)

Supadilah, S.Si October 18, 2020

Guru harus memutar otak guna menemukan cara terbaik dalam belajar dari rumah (BDR) Termasuk mencari media apa yang tepat untuk digunakannya.  

Tidak ada cara terbaik yang bisa diterapkan pada di setiap tempat atau di setiap kondisi. Yang ada adalah cara yang tepat yang menyesuaikan dengan kondisi di daerah tersebut.

Beberapa kendala yang ditemui adalah sulitnya akses internet, listrik yang sering padam, kuota internet habis, bahkan tidak punya handphone, handphone milik orangtuanya.

Beragam kendala itu harus dihadapi dengan strategi yang mumpuni. Tidak cukup dengan satu strategi tapi harus dengan strategi cadangan. Kuncinya adalah ketahui masalahnya lalu temukan solusi.

Nah, salah satu cara untuk mengikuti belajar dari rumah adalah dengan penggunaan blog.  Blog ini kadang disebut website.

Menurut Wikipedia, blog merupakan singkatan dari web log yaitu bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan yang dimuat sebagai posting pada sebuah halaman web.

Salah satu blog atau website adalah blog Guraru (www.guraru.org) yang sedang kita baca ini.

Tapi kita bisa punya blog sendiri. Kalau bisa memang guru punya blog yang bisa digunakan sebagai sarana pembelajaran termasuk saat belajar dari rumah seperti sekarang ini. Bahkan blog bisa sebagai jalan untuk menjadi guru penulis. Saya sendiri punya blog sejak 2017 yaitu www.supadilah.com dan www.gurupembelajar.my.id.

Memang, apa yang bisa dilakukan dengan blog? Banyak lho. Bahkan sangat lengkap. Di blog kita bisa memasang:

Presensi siswa lewat Google form, Video pembelajaran lewat YouTube, Kuis (www.quizziz atau kahoot), Komik Pembelajaran, Materi pembelajaran, Soal atau latihan, serta animasi yang membuat materi pembelajaran menjadi menyenangkan.

Sebagai catatan, sebaiknya menggunakan aplikasi WhatsApp untuk koordinasi dalam pembelajarannya.

Salah satu postingan blog yang terintegrasi dengan aplikasi lainnya bisa dilihat di alamat berikut.

https://www.supadilah.com/2020/10/sistem-persamaan-linear-dua-variabel.html

Dalam mengelola blog sebagai sarana belajar ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.

Pertama, gunakan bahasa komunikasi yang enak dibaca. Bukan langsung memposting materi pembelajaran atau video pembelajaran. Menulis di blog sama seperti berbicara. Gunakan kata sapaan dan bahasa santai lainnya.

Kedua, buat postingan nyaman dibaca. Terutama diberi jarak antara paragraf agar nyaman membacanya. Saya pernah membaca satu postingan yang hanya tiga paragraf saja. Kesannya padat dan membosankan. Mata menjadi lelah membacanya.

Ketiga, isi dengan konten yang menarik. Hilangkan isi yang tidak perlu dan kaku. Baca dulu sebelum ditayangkan. Kalau kitasaja membacanya dengan susah payah, apalagi siswa.

Keempat, gunakan judul yang menarik. Judul boleh tidak baku asal menarik. Judul jangan panjang. Sekira 4-8 kata sudah cukup.

Kunci dari semua di atas adalah kebiasaan. Awalnya mungkin terasa sulit. Makanya perlu jam terbang atau sering-sering ngoprek. Satu dua kali masih ada kesalahan di sana sini. Banyak latihan membuat terasah kemampuan kita. Selamat menjadi guru blogger.

#WritingCompetition

#NewNormalTeachingExperience

Supadilah. Seorang guru di Lebak, Banten. Menyukai literasi dan berburu ilmu. Mohon doa agar bisa menjadi guru yang terlatih.

About Author

Supadilah, S.Si

Seorang guru di SMA Terpadu Al Qudwah, Lebak, Banten. Selalu berusaha menjadi guru yang baik untuk murid-muridnya. Selain di www.guraru.org, saya aktif mengelola blog di www.supadilah.com dan www.gurupembelajar.my.id. Mari bersilaturahim :)

View all posts by Supadilah, S.Si →

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar