0

Penggolongan Darah pada Manusia (0)

Elisa Kristiyanti April 9, 2021

Penggolongan Darah ABO

Sekitar tahun 1900, Karl Landsteiner menemukan kelompok utama yang pertama dari antigen-antigen polisakarida, yaitu antigen yang menentukan golongan darah ABO. Sebenarnya ada dua antigen yaitu antigen A dan antigen B.

Orang-orang dengan antigen A pada sel-sel darahnya mengandung antibodi B dalam plama mereka dan orang tersebut bergolongan darah A. Orang-orang dengan antigen B mengandung antibodi A dalam plasma darahnya dan dikelompokan sebagai orang orang bergolongan darah B. Orang-orang yang memiliki antigen A dan antigen B dan tidak memiliki antibodi A dan antibodi B dalam plasma darahnya dikategorikan dalam kelompok orang bergolongan darah AB. Orang yang bergolongan darah O tidak memiliki antigen dalam darahnya, tetapi plasma darahnya mengandung antibodi A dan antibodi B.

Antigen A tidak akan pernah ada dalam tubuh bersama dengan antibodi A dan antigen B tidak akan pernah ada bersama antibodi B.

Masalah muncul saat transfusi ketika sel-sel darah merah dengan antigen A dimasukkan ke dalam orang yang memiliki antibodi A dalam plasmanya (orang bergolongan darah B atau O), atau ketika sel-sel darah merah dengan antigen B dimasukkan ke dalam orang yang memiliki antibodi B dalam plasmanya (orang bergolongan darah A atau O). Pada situasi seperti di atas, sel-sel darah akan menggumpal dan mengendap keluar dari sirkulasi sebagai kompleks antigen-antibodi.

Perlu diingat kalau yang menjadi permasalahan utama dalam transfusi adalah sel-sel darah merah donor dan plasma penerima (resipien), sebab plasma donor sangat terdilusi oleh plasma resipien , sehingga antibodi-antibodi donor bukan merupakan ancaman serius bagi sel-sel darah resipien. Golongan darah O merupakan donor universal, sebab sel-sel darahnya tidak memiliki antigen. Jika orang bergolongan darah O, maka sistem imunitas orang tersebut akan menganggap sel golongan darah A, B, dan AB sebagai sel asing, sehingga orang bergolongan darah O hanya dapat menerima darah dari orang bergolongan darah O.

Golongan darah AB merupakan resipien universal, sebab plasmanya tidak memiliki antibodi yang bereaksi dengan sel-sel darah merah yang ditransfusikan. Orang bergolongan darah AB , dalam sistem imunitasnya akan memperlakukan golongan darah A dan B sebagai sel yang dikenal sehingga dapat menerima darah dari golongan darah A, B, AB, dan O.

Jika orang bergolongan darah B akan beraksi melawan sel golongan darah A, begitu juga sebaliknya orang bergolongan darah A akan beraksi melawan sel golongan darah B.

1 2 3

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar